3 Alasan MU Berubah Pikiran dan Pertahankan Michael Carrick: Dukungan Fans dan Pemecatan Bukan Solusi

Manchester United memberi Michael Carrick kesempatan memperbaiki performa tim.

BolaCom | Merisa AmandaDiterbitkan 28 Oktober 2026, 22:00 WIB
Pelatih Middlesbrough, Michael Carrick memberi instruksi dari pinggir lapangan saat menghadapi Brighton and Hove Albion pada laga putaran ketiga Piala FA 2022/2023 di Riverside Stadium, Middlesbrough (7/1/2023). Michael Carrick saat ini tengah membesut Middlesbrough sejak ditunjuk pada 24 Oktober 2022. Sebelumnya ia sempat menjadi caretaker Manchester United hanya dalam 3 laga, mulai 21 November 2021 hingga 2 Desember 2021. (AFP/Oli Scarff)

Bola.com, Jakarta - Manchester United (MU) membuat keputusan mengejutkan dengan mempertahankan Michael Carrick sebagai pelatih untuk sementara waktu.

Padahal, posisinya berada di bawah tekanan besar setelah Setan Merah menelan kekalahan telak dari Bournemouth di Premier League.

Advertisement

Carrick sebelumnya diperkirakan akan meninggalkan jabatannya setelah rentetan hasil buruk yang turut memperuncing ketegangan di dalam tim.

Namun, manajemen memberikan kesempatan kepadanya untuk memperbaiki situasi, setidaknya menjelang pertandingan melawan Chelsea pada Sabtu (31/10/2026).

Keputusan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai alasan klub belum mengambil langkah tegas.

Sports Illustrated, Rabu (28/10/2026), menyoroti tiga faktor yang menjelaskan perubahan sikap MU, mulai dari respons suporter hingga persoalan manajemen yang lebih mendasar.


Suporter Masih Mendukung Carrick

Pelatih sementara Manchester United asal Inggris, Michael Carrick (kanan), bertepuk tangan dengan maskot Fred the Red menjelang dimulainya pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Brentford di Old Trafford, Manchester, barat laut Inggris, pada 28 April 2026. (Darren Staples/AFP)

Carrick mendapat sambutan positif dari suporter ketika menyapa tribun Old Trafford setelah kekalahan dari Bournemouth. Sebaliknya, jajaran manajemen justru menerima cemoohan.

Dukungan itu disebut tidak luput dari perhatian petinggi klub. Namun, kondisi ruang ganti belum sepenuhnya solid setelah Bruno Fernandes sebelumnya mengkritik pendekatan taktik tim.

Bek Harry Maguire tetap menyuarakan dukungan kepada sang pelatih. “Kami sepenuhnya mendukung Michael,” kata Maguire.


MU Masih Pertimbangkan Pengganti

Pelatih kepala Manchester United asal Inggris Michael Carrick memberi isyarat di tepi lapangan selama pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Bournemouth di Old Trafford di Manchester, barat laut Inggris, pada 25 Oktober 2026. (Darren Staples/AFP)

Direktur sepak bola Jason Wilcox disebut menjadi salah satu pihak yang mendorong Carrick tetap bertahan untuk sementara.

Namun, klub juga dikaitkan dengan upaya mencari pengganti, termasuk Eddie Howe.

Jadwal pertandingan yang padat turut membuat situasi semakin rumit. Setelah menghadapi Chelsea, MU dijadwalkan melawan Roma di Liga Champions sebelum kembali beraksi di Premier League menghadapi Aston Villa.

Jeda internasional pada November juga berpotensi menjadi waktu yang lebih leluasa bagi manajemen untuk mengevaluasi situasi.

Namun, belum ada kepastian Carrick akan digantikan setelah rangkaian pertandingan itu.

 

Masalah Klub Tidak Selesai dengan Memecat Pelatih

Sports Illustrated, Rabu (28/10/2026), menilai krisis MU tidak semata-mata berkaitan dengan Carrick. Masalah pengelolaan klub, keputusan transfer, dan kondisi finansial turut membayangi performa tim.

Carrick sendiri mengakui bahwa persoalan klub lebih besar daripada kendalinya sebagai pelatih. “Jika saya benar-benar punya jawabannya, saya tidak akan membiarkan ini terjadi,” ujar Carrick dalam konferensi pers, merujuk pada masalah yang terus berulang.

Untuk saat ini, Carrick masih diberi kesempatan membalikkan keadaan. Laga melawan Chelsea pada Sabtu (31/10/2026) akan menjadi ujian penting bagi masa depannya di Old Trafford.

Sumber: Sport Illustrated


Persaingan di Premier League

Berita Terkait