Michael Carrick Lolos dari Pemecatan, tetapi MU Dikabarkan Hanya Beri Kesempatan 3 Laga

Manchester United dikabarkan beri Michael Carrick tenggat baru terkait ancaman pemecatannya.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 29 Oktober 2026, 06:45 WIB
Hasil ini membuat skuad asuhan Michael Carrick tertahan di posisi ketiga dengan koleksi 51 poin. Selain itu, tren positif tak pernah kalah dalam 11 laga terakhir di Liga Inggris terputus. (AP Photo/PA/Owen Humphreys)

Bola.com, Jakarta - Posisi Michael Carrick sebagai pelatih Manchester United kembali menjadi sorotan.

MU dikabarkan memberi Michael Carrick kesempatan memimpin tiga pertandingan lagi untuk menyelamatkan posisinya sebagai manajer. Jika performa tim tak kunjung membaik, ia bisa dipecat saat jeda internasional November.

Advertisement

Carrick sebelumnya diperkirakan bakal kehilangan pekerjaannya setelah MU takluk dari Bournemouth, Minggu malam lalu.

Namun, manajemen justru memberinya kesempatan tambahan untuk memperbaiki keadaan, meski masa depannya masih belum sepenuhnya aman.

CEO MU, Omar Berrada, dan Direktur Sepak Bola, Jason Wilcox, menggelar rapat darurat pada Senin untuk membahas kelanjutan tugas Carrick.

Hasil pembicaraan itu membuat sang pelatih tetap dipercaya menangani tim untuk sementara waktu.

 

Meluncur ke sini ya untuk mendapatkan jadwal komplet Premier League 2026/2027.


Hingga Jeda Internasional?

Hal itu disampaikan MU di laman resmi klub pada Rabu (14/1/2026) dini hari WIB. Tampak dalam foto, Michael Carrick saat masih menjadi pelatih sementara Manchester United melihat arlojinya selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris melawan Arsenal di Old Trafford, Manchester, Inggris barat laut, pada 2 Desember 2021. (Oli SCARFF/AFP)

Satu di antara pertimbangannya adalah belum adanya kandidat pengganti yang benar-benar meyakinkan manajemen.

Selain itu, pemecatan Carrick yang baru menjalani lima bulan dari kontrak berdurasi dua tahun juga berpotensi menimbulkan biaya besar.

MU masih harus memperhitungkan kompensasi bagi staf kepelatihan yang kemungkinan ikut meninggalkan klub.

Dengan keputusan itu, Carrick akan mendampingi MU saat bertandang ke markas Chelsea, Sabtu (31-10-2026).

Kekalahan di Stamford Bridge bakal memperpanjang catatan tanpa kemenangan Setan Merah menjadi sembilan pertandingan di semua kompetisi.

Menurut The Athletic, MU berpeluang mengambil keputusan untuk memecat Carrick saat jeda internasional November apabila performa tim belum menunjukkan perbaikan.

Hal ini berarti, sang pelatih masih berpotensi memimpin tiga pertandingan, yakni melawan Chelsea, Roma, dan Aston Villa.


Sir Jim Ratcliffe Hadir di Stamford Bridge

Sir Jim Ratcliffe ketika hadir di Stadion Etihad untuk menyaksikan laga Manchester City vs Manchester United pada pekan ke-4 Premier League 2025/2026 - AP Photo/Dave Thompson

Manajemen Setan Merah disebut meyakini jeda internasional menjadi waktu yang lebih tepat untuk melakukan pergantian pelatih.

Dengan demikian, pengganti Carrick memiliki kesempatan beradaptasi sebelum menghadapi rangkaian pertandingan penting, alih-alih langsung mengambil alih tim di tengah periode krusial.

Meski begitu, Carrick masih bisa memperpanjang masa baktinya apabila MU kembali meraih kemenangan melawan Chelsea dan mampu mempertahankan hasil positif dalam pertandingan-pertandingan selanjutnya.

Laga kontra Chelsea juga akan menjadi kesempatan bagi Sir Jim Ratcliffe untuk menyaksikan langsung perjuangan MU. Pemilik INEOS itu dijadwalkan terbang ke Inggris menjelang pertandingan.

Sejak mengakuisisi sebagian kepemilikan MU dua tahun lalu, Ratcliffe belum pernah menyaksikan Setan Merah menang dalam lawatan ke markas Chelsea.

Mantan bek MU, Gary Neville, turut mengungkapkan keterkejutannya atas keputusan manajemen yang belum memecat Carrick.


Neville Terkejut

Gary Neville (kiri) dan Jamie Carragher dahulu sering berduel di lapangan. Kini keduanya kerap beradu argumen di stasiun televisi Inggris sebagai pandit sepak bola. (AFP/Peter Powell)

Dalam komentarnya kepada Sky Sports, Neville mengaku semula yakin kekalahan dari Bournemouth akan menjadi pertandingan terakhir Carrick sebagai pelatih MU.

"Saya terkejut, tetapi juga senang karena saya benar-benar yakin apa yang saya saksikan pada Minggu akan menjadi akhir perjalanan Michael," ujar Neville.

Ia juga menggambarkan pemandangan setelah pertandingan yang membuatnya menduga Carrick akan segera berpisah dengan klub.

"Saya melihatnya berjalan sendirian setelah pertandingan, dengan para pemain berada di belakangnya. Dia melambaikan tangan kepada suporter seperti orang yang hendak berpamitan. Gesturnya seolah menunjukkan permintaan maaf sekaligus salam perpisahan. Karena itu, saya benar-benar terkejut Michael masih bertahan sebagai pelatih MU," ujar Neville.

Neville mengakui situasi MU setelah kekalahan dari Bournemouth sangat sulit. Meski belum mengetahui bagaimana keadaan tim dalam beberapa pekan ke depan, ia berharap Carrick mampu mengembalikan komitmen para pemain.

"Saya berharap dia bisa membuat para pemain kembali bermain untuknya. Sebab, dalam beberapa pekan terakhir, mereka tidak menunjukkan bahwa mereka bermain untuk dia," tuturnya.

 

Sumber: Express

Berita Terkait