Bola.com, Jakarta - Masa depan Bruno Fernandes di Manchester United (MU) kembali menjadi sorotan setelah muncul ketegangan dengan manajer Michael Carrick.
Menurut Sport Bible, Rabu (28/10/2026), Kedua belah pihak mengadakan pembicaraan untuk menyelesaikan masalah menjelang laga tandang melawan Chelsea, Sabtu (31/10/2026).
Situasi itu memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan kepergian sang kapten dari Old Trafford.
Bruno Fernandes sebelumnya tidak dimainkan saat MU kalah 0-3 dari Bournemouth, Minggu (25/10/2026).
Keputusan itu muncul setelah sang gelandang dilaporkan mengkritik taktik Michael Carrick dalam wawancara setelah kekalahan mengecewakan dari Como di Liga Champions pada tengah pekan.
Meski Bruno Fernandes telah kembali menjalin komunikasi dengan klub, masa depannya masih belum sepenuhnya jelas.
MU memang memiliki opsi untuk memperpanjang kontraknya hingga Juni 2028, tetapi sejumlah laporan menyebut klub tetap membuka kemungkinan menjual pemain asal Portugal itu.
Jika Bruno Fernandes benar-benar meninggalkan Old Trafford, MU harus mencari pengganti yang mampu mengisi peran penting di lini tengah, baik membangun serangan maupun menciptakan peluang bagi rekan setim.
Menurut Sport Bible, berikut 5 pemain yang disebut berpotensi menggantikan Bruno Fernandes di skuad Setan Merah:
Alex Scott
MU menjadi salah satu klub yang dikabarkan tertarik merekrut Alex Scott pada musim panas lalu, bersaing dengan Chelsea, Liverpool, Manchester City, Arsenal, dan Tottenham.
Meski Bournemouth awalnya menegaskan bahwa gelandang berusia 23 tahun itu tidak dijual, Sky Sports kemudian melaporkan bahwa sikap The Cherries mulai melunak.
Dengan kontrak yang tersisa sekitar 18 bulan, Bournemouth disebut siap melepas Scott dengan harga lebih dari 80 juta paun (Rp1,94 triliun).
Pemain yang dijuluki Guernsey Grealish itu mencatat jumlah lari pendukung terbanyak keenam di Premier League musim lalu.
Kombinasi kreativitas dan etos kerjanya dinilai berpotensi membantu MU mengisi peran penting Bruno Fernandes di lini tengah.
Angelo Sttiler
Meski belum berpengalaman di Premier League seperti Alex Scott, Angelo Stiller telah lama dikaitkan dengan kepindahan ke klub elite Eropa.
Gelandang berusia 25 tahun itu memiliki karakter berbeda dari Bruno Fernandes karena lebih berorientasi pada pertahanan dan mampu mengatur permainan dengan tenang.
Musim lalu, tidak ada pemain Stuttgart yang mencatatkan sentuhan per 90 menit lebih banyak darinya.
Sebagai gelandang kidal, Stiller dikenal cerdas dalam menguasai bola dan mampu melepaskan umpan terobosan yang akurat.
Kontrak Stiller bersama Stuttgart berlaku hingga Juni 2028, dan menurut Sport Bild, klub Jerman itu dikabarkan meminta setidaknya 41 juta pound (Rp992,2 miliar) untuk melepasnya.
Nico Paz
Meski tampil mengesankan di beberapa pertandingan bersama Como, masa depan Paz masih dibayangi klausul kontrak yang menguntungkan Real Madrid.
Menurut laporan The Athletic, klub Spanyol itu memiliki opsi untuk merekrutnya kembali pada 2027 dengan biaya hanya 10 juta euro atau sekitar Rp202,6 miliar.
Situasi ini bisa menjadi tantangan bagi Manchester United jika ingin memboyongnya ke Old Trafford, terlebih Transfermarkt menaksir nilai pasar Paz mencapai 80 juta euro atau Rp1,62 triliun.
Morgan Gibbs-White
Morgan Gibbs-White menjadi salah satu pemain menonjol di Premier League. Ia mencatat musim paling produktif dalam kariernya di kompetisi tersebut pada musim lalu dengan torehan 15 gol dan empat assist.
Kontribusinya sangat penting bagi Nottingham Forest dalam mempertahankan tempat di Premier League sekaligus mencapai semifinal Liga Europa.
Gibbs-White juga memiliki fleksibilitas taktik karena mampu bermain di sayap kiri, di belakang striker utama, maupun sebagai gelandang bertahan.
Untuk merekrutnya, MU harus bernegosiasi dengan pemilik Nottingham Forest, Evangelos Marinakis.
Sebelumnya, Marinakis berhasil membujuk Gibbs-White menandatangani kontrak baru setelah Tottenham Hotspur memenuhi klausul pelepasannya senilai 60 juta pound atau sekitar Rp1,45 triliun pada 2025.
Eberechi Eze
Posisi Eberechi Eze di Arsenal berpotensi terancam setelah kedatangan Bruno Guimaraes dan Christos Tzolis, peningkatan performa Martin Odegaard, serta munculnya Max Dowman.
Meski telah menunjukkan kualitas sejak bergabung dari Crystal Palace setahun lalu, termasuk mencetak hattrick melawan Tottenham Hotspur, Eze masih kesulitan mengamankan tempat reguler di starting XI.
Pemain berusia 25 tahun itu dikenal sebagai salah satu penggiring bola paling lincah di Premier League dan mampu tampil cukup bagus, seperti saat mencetak gol kemenangan Crystal Palace di final Piala FA 2025 melawan Manchester City.
Namun, performanya terkadang kurang konsisten, terlihat ketika ia ditarik keluar pada babak pertama dalam kemenangan Arsenal 1-0 atas Nottingham Forest setelah hanya mencatatkan sembilan operan sukses dan 22 sentuhan.
Merekrutnya memang berisiko, tetapi bisa menjadi peluang bagi MU untuk menambah kreativitas di lini serang.
Sumber: SportBible