Bola.com, Jakarta - Ketua PSSI, Erick Thohir, menyoroti perjuangan dan pengorbanan para pemain Timnas Indonesia yang diangkat dalam film dokumenter "The Longest Wait".
Erick Thohir mengungkapkannya setelah menghadiri gala premiere film itu di CGV Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (28-10-2026) malam WIB.
Erick Thohir menjelaskan film tersebut tidak hanya membawa pesan dari PSSI, tetapi juga memperlihatkan sudut pandang para pemain sebagai manusia biasa.
Menurutnya, perjalanan mereka membutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar dapat menjalankan tanggung jawab sebagai pesepak bola profesional sekaligus membela Indonesia.
"Ini bukan semata-mata pesan dari PSSI, melainkan pesan dari para pemain. Mereka juga manusia biasa yang membutuhkan sistem pendukung," ujar Erick Thohir.
Dia menilai setiap pemain memiliki bentuk pengorbanan yang berbeda, meski memiliki tujuan yang sama untuk mengharumkan nama Indonesia melalui sepak bola.
Satu di antara kisah yang disorotnya adalah perjuangan Yakob Sayuri.
"Kita bisa melihat pengorbanan Yakob. Setelah melakukan kesalahan, dia harus menghadapi tekanan, tetapi ternyata istrinya tetap teguh mendukungnya," kata Erick Thohir.
Perjuangan Beckham Putra
Selain Yakob, Erick Thohir mengaku terkesan dengan perjalanan Beckham Putra untuk mencapai Timnas Indonesia.
Dia menyebut perjuangan gelandang Persib Bandung itu juga melibatkan pengorbanan besar dari kedua orang tuanya.
"Saya juga tidak menyangka bahwa proses Beckham menjadi pemain tim nasional melibatkan pengorbanan orang tuanya yang begitu besar," tuturnya.
Erick Thohir turut menyinggung kontribusi Rizky Ridho dan Marselino Ferdinan dalam perjalanan sepak bola Indonesia.
Dia juga mengapresiasi perjuangan pemain yang berkarier di luar negeri, seperti Jay Idzes, Kevin Diks, dan Calvin Verdonk, yang harus membagi waktu antara pertandingan, perjalanan, latihan, dan aktivitas bersama klub.
"Komitmen seperti ini tidak mudah dijalankan. Namun, mereka melakukannya dengan sungguh-sungguh dan merasa bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia," ucap Erick Thohir.
Bertepatan dengan Sumpah Pemuda
Peluncuran The Longest Wait bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2026.
Erick Thohir menilai momentum tersebut relevan dengan pesan persatuan yang disampaikan melalui film, terutama tentang bagaimana masyarakat menghadapi kesulitan dan kebahagiaan sebagai satu bangsa.
"Kita berbicara tentang satu bangsa dan satu bahasa. Menurut saya, ini merupakan hal yang sangat positif dan bisa menjadi pelajaran bagi kita semua dalam menjalani proses panjang," ujarnya.
"Alhamdulillah, kemarin kita menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026 dan kita bisa melihat masyarakat kembali bersatu. Namun, jangan sampai kita hanya bersatu ketika sedang meraih kemenangan," tegas Erick.
"Karena itu, menurut saya, kita harus terus mendukung tim nasional dan para pemain, baik ketika situasi sedang baik maupun ketika mereka menghadapi masa-masa sulit," ucapnya.