Pernah Tolak Arsenal, Robert Lewandowski Kini Lontarkan Candaan Menohok soal Gelar Juara

Robert Lewandowski melontarkan candaan pedas yang mengarah kepada Arsenal.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 31 Oktober 2026, 18:30 WIB
Robert Lewandowski berseragam Chicago Fire FC di MLS. (Jared Lennon/Getty Images/AFP)

Bola.com, Jakarta - Robert Lewandowski melontarkan candaan pedas yang mengarah kepada Arsenal. Penyerang asal Polandia itu mengaku tidak pernah tertarik bergabung dengan The Gunners karena ingin meraih banyak gelar juara sepanjang kariernya.

Lewandowski memang sempat beberapa kali dikaitkan dengan Arsenal. Bahkan, mantan kiper The Gunners yang juga rekan setimnya di Timnas Polandia, Wojciech Szczesny, pernah berusaha membujuknya untuk pindah ke London Utara.

Advertisement

Namun, transfer tersebut tidak pernah terwujud. Lewandowski justru melanjutkan karier bersama Bayern Munchen setelah meninggalkan Borussia Dortmund.

Kini, sebuah video yang beredar di media sosial kembali mengangkat cerita tersebut. Dalam rekaman itu, Lewandowski mendapat pertanyaan mengenai alasannya menolak Arsenal.

"Saya ingin memenangkan beberapa gelar," jawab Lewandowski sambil bercanda, seperti dikutip dari Sport Illustrated, Sabtu (31/10/2026). 

Ketika diingatkan bahwa Arsenal akhirnya berhasil menjuarai Premier League untuk pertama kalinya dalam 22 tahun pada musim lalu, pemain berusia 38 tahun itu kembali melontarkan komentar yang tak kalah menggelitik.

"Mungkin kalian tidak perlu menunggu selama itu jika saya bergabung dengan Arsenal," ujarnya.

 


Szczesny Pernah Berusaha Membujuk Lewandowski

Bahkan akibat ketatnya penjagaan Robert Lewandowski terhadap Lionel Messi yang akhirnya berujung pelanggaran, La Pulga sempat menolak jabatan permintaan maaf kapten Timnas Polandia tersebut. (AP/Ariel Schalit)

Ketertarikan Arsenal terhadap Lewandowski bukan sekadar rumor. Pada 2014, sang striker pernah mengungkapkanSzczesny mencoba meyakinkannya untuk bergabung dengan klub asal London tersebut.

"Saya bisa memastikan bahwa Wojciech pernah mencoba membujuk saya untuk bergabung dengan Arsenal. Kami beberapa kali membicarakan hal itu. Dia yang paling banyak berbicara, menjelaskan bagaimana kondisi klub dari dalam dan apa yang dipikirkan Arsene Wenger tentang saya," kata Lewandowski pada 2014.

Wenger juga mengakui bahwa Arsenal sempat memantau situasi Lewandowski sebelum sang striker memutuskan pindah ke Bayern Munchen.

"Ya, kami memang memantau Lewandowski. Namun, sejujurnya, dia sudah menandatangani kontrak dengan Bayern satu setengah tahun lalu. Semua orang tahu itu," ujar Wenger pada Januari 2014.

Mantan manajer Arsenal tersebut menambahkan bahwa klubnya selalu memantau peluang untuk mendatangkan pemain-pemain berkualitas.

 

 


Lewandowski Bisa Mengubah Sejarah Arsenal?

Kegembiraan Los Blancos tidak berlangsung lama. Pada menit ke-45+4, Blaugrana kembali unggul lewat kerjasama apik Robert Lewandowski, Pedri dan Thibaut Courtois. Tampak dalam foto, penyerang Barcelona asal Polandia, Robert Lewandowski merayakan setelah mencetak gol saat pertandingan final Piala Super Spanyol melawan Real Madrid di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah pada Minggu 11 Januari 2026 waktu setempat atau Senin 12 Januari 2026 dini hari WIB. (Fadel SENNA/AFP)

Keputusan Lewandowski memilih Bayern Munchen membuat Arsenal kehilangan kesempatan mendapatkan salah satu striker paling produktif di Eropa.

Pada musim pertamanya bersama Bayern, penyerang asal Polandia itu langsung mencetak 25 gol. Jumlah tersebut tentu bisa menjadi tambahan kekuatan bagi Arsenal yang saat itu mengandalkan Alexis Sanchez dan Olivier Giroud di lini depan.

Sanchez memang mampu mencetak jumlah gol yang sama dengan Lewandowski pada musim tersebut. Namun, kehadiran striker Polandia itu berpotensi membuat lini serang Arsenal semakin tajam.

Produktivitas Lewandowski bersama Bayern kemudian semakin mengesankan. Ia mampu mencetak setidaknya 41 gol dalam masing-masing dari tujuh musim berikutnya bersama Die Roten.

Selama memperkuat Bayern, Lewandowski juga mengoleksi 19 gelar juara, termasuk delapan trofi Bundesliga dan satu gelar Liga Champions.

Setelah pindah ke Barcelona pada 2022, koleksi prestasinya bertambah dengan tujuh trofi utama bersama klub asal Catalunya tersebut.

Sementara itu, Arsenal harus menunggu hingga musim lalu untuk kembali merasakan gelar Premier League setelah penantian selama 22 tahun.

Sumber: Sport Illustrated

Berita Terkait