Lionel Messi Akui Pernah Sengaja Ingin Mempermalukan Lawan, Ternyata Robert Lewandowski Orangnya

Lionel Messi mengungkap satu-satunya momen dalam kariernya ketika ia benar-benar ingin mempermalukan lawan di atas lapangan. Sosok tersebut adalah Robert Lewandowski.

Bola.com, Jakarta - Lionel Messi mengungkap satu-satunya momen dalam kariernya ketika ia benar-benar ingin mempermalukan lawan di atas lapangan. Sosok tersebut adalah Robert Lewandowski.

Messi kini berada di penghujung karier sepak bolanya setelah melewati Piala Dunia 2026 di Amerika Utara. Argentina berhasil melaju hingga final, tak lepas dari peran besar sang kapten. Namun, Albiceleste harus mengakui keunggulan Spanyol pada partai puncak.

Meski demikian, penampilan Messi di Piala Dunia 2026, ketika usianya sudah mendekati 40 tahun, kembali mempertegas statusnya sebagai salah satu pesepak bola terbaik sepanjang masa di mata banyak pihak.

Sepanjang lebih dari dua dekade berkarier, Messi dikenal jarang terlibat perselisihan dengan lawan. Namun, ada satu pemain yang pernah membuatnya benar-benar tersulut emosi.

Pemain tersebut adalah Robert Lewandowski.

Momen itu terjadi ketika Argentina menghadapi Polandia pada fase grup Piala Dunia 2022. Messi mengakui dirinya sengaja bermain dengan tujuan membuat Lewandowski malu di atas lapangan.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Pernyataan Lewandowski Bikin Messi Tersinggung

Amarah Messi berawal dari komentar Lewandowski setelah seremoni Ballon d'Or 2021.

Pada saat itu, Messi memenangkan penghargaan Ballon d'Or untuk kali ketujuh. Namun, banyak pihak menilai Lewandowski lebih layak meraih penghargaan tersebut setelah mencetak 41 gol dalam 29 pertandingan Bundesliga.

Dalam pidato kemenangannya, Messi bahkan menyebut Lewandowski dan mengakui bahwa striker Polandia itu layak mendapatkan Ballon d'Or 2020 yang tidak diberikan akibat pandemi COVID-19.

"Saya juga ingin mengatakan kepada Robert Lewandowski bahwa merupakan sebuah kehormatan bagi saya bisa bersaing dengannya. Menurut saya, kamu layak mendapatkan Ballon d'Or," ujar Messi kala itu.

Namun, komentar tersebut ternyata tidak sepenuhnya diterima dengan baik oleh Lewandowski. Mantan striker Bayern Munchen itu kemudian menyebut ucapan Messi sebagai "kata-kata kosong".

Komentar tersebut rupanya membekas bagi Messi.

Ketika keduanya kembali berhadapan di Piala Dunia 2022, Messi mengaku masih menyimpan kekesalan.

"Saya sangat marah. Pernyataannya pada 2021 mengganggu saya karena ketika saya memenangkan Ballon d'Or, saya mengatakan apa yang benar-benar saya rasakan," kata Messi kepada ESPN.

"Saya mengabaikannya selama pertandingan karena dia adalah dia. Saya marah dan merasa dia seharusnya tidak mengatakan apa yang dia katakan."

Messi bahkan mengakui dirinya sengaja melakukan aksi individu untuk melewati Lewandowski. "Apakah saya sengaja menggiring bola karena dia? Ya," tegas Messi.

 

 

Sudah Berbaikan

Momen tersebut juga disadari oleh Angel Di Maria, rekan setim Messi di Timnas Argentina. Di Maria mengaku bisa melihat Messi memang sedang berusaha menunjukkan sesuatu kepada Lewandowski.

"Saya menyadarinya, Anda menyadarinya, bahkan nenek saya menyadarinya. Itu adalah sesuatu yang terkadang dia simpan di dalam dirinya," ujar Di Maria kepada Marca.

Menurut Di Maria, ketika Messi merasa tersinggung, ia bisa menunjukkan responsnya melalui permainan di lapangan. Namun, persoalan tersebut akhirnya tidak berlarut-larut.

Messi mengungkapkan bahwa dirinya dan Lewandowski berbicara setelah pertandingan. Keduanya kemudian menyadari bahwa konflik tersebut bermula dari kesalahpahaman.

"Setelah itu, kami bertemu dan berbicara. Kami sepakat bahwa itu adalah sebuah kesalahpahaman," tutur Messi.

Lewandowski kemudian bergabung dengan Barcelona. Keduanya pun kembali berkomunikasi, termasuk membicarakan kehidupan di Barcelona, kota tersebut, serta berbagai hal mengenai klub.

"Dia kesal karena apa yang dia katakan tidak sesuai dengan apa yang diberitakan. Kemudian dia bergabung dengan Barcelona dan kami berbicara tentang banyak hal mengenai klub, kota, dan semuanya," pungkas Messi.

Sumber: Give Me Sport

Video Populer

Foto Populer