Cerita Cristiano Ronaldo dan Thierry Henry Pernah Hampir Jadi Rekan Setim

Cristiano Ronaldo dan Thierry Henry merupakan dua nama besar yang pernah menghiasi panggung Premier League, ternyata pernah hampir jadi rekan setim.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 01 November 2026, 16:45 WIB
Cristiano Ronaldo, Al Nassr. (Dok. X @AlNassrFC)

Bola.com, Jakarta - Cristiano Ronaldo dan Thierry Henry merupakan dua nama besar yang pernah menghiasi panggung Premier League. Ronaldo bersinar bersama Manchester United, sedangkan Henry menjadi ikon Arsenal. Namun, keduanya ternyata nyaris bermain dalam satu tim yang sama.

Momen tersebut terjadi pada 2003, ketika Ronaldo masih berstatus sebagai pemain muda berbakat Sporting CP. Saat itu, Arsenal sebenarnya berada di posisi terdepan untuk mendapatkan tanda tangannya.

Advertisement

Manajer The Gunners kala itu, Arsene Wenger, bahkan sudah sangat dekat untuk memboyong winger asal Portugal tersebut ke Highbury. Namun, Manchester United akhirnya berhasil menikung rivalnya setelah sebuah pertandingan pramusim melawan Sporting CP mengubah segalanya.

Pada 2003, Ronaldo menjadi salah satu pemain muda paling menjanjikan di Eropa. Penampilan impresifnya bersama Sporting CP menarik perhatian sejumlah klub besar, termasuk Arsenal dan MU.

Wenger mengakui bahwa Arsenal hampir mendapatkan tanda tangan Ronaldo. Bahkan, pemain tersebut sempat datang bersama ibunya untuk membicarakan kemungkinan bergabung dengan klub London Utara itu.

"Jelas, pemain yang terlintas dalam pikiran ketika membicarakan sosok yang gagal kami dapatkan adalah Cristiano Ronaldo," ujar Wenger saat mengenang peristiwa tersebut di situs resmi Arsenal, seperti dikutip Give Me Sport, Minggu (1/11/2026). 

"Dia datang ke sini bersama ibunya dan kami sudah sangat dekat. Kemudian Manchester United datang dengan Carlos Queiroz yang saat itu menjadi bagian dari staf kepelatihan mereka."

 


Pengakuan Arsene Wenger

Cristiano Ronaldo layak menjadi pengganti Maguire sebagai kapten Manchester United. Meski baru bergabung di skuat asuhan Ole Gunnar Solskjaer, Ronaldo telah memiliki pengalaman sebagai kapten di Real Madrid dan Juventus. Ia juga memiliki pengaruh besar di Old Trafford. (AFP/Paul Ellis)

Queiroz memang memiliki peran penting dalam proses perekrutan Ronaldo. Kesempatan United untuk melihat langsung kemampuan sang pemain datang ketika mereka menghadapi Sporting CP dalam pertandingan persahabatan pramusim.

Ronaldo tampil luar biasa dalam pertandingan tersebut. Sejumlah pemain Manchester United yang menyaksikan aksinya langsung terkesan dan meminta Sir Alex Ferguson segera merekrut pemain muda itu.

Ferguson pun bergerak cepat hingga akhirnya Setan Merah berhasil mengamankan tanda tangan Ronaldo.

Wenger mengakui jika Arsenal berhasil memenangkan persaingan tersebut, sejarah klub bisa saja berjalan berbeda. Terlebih, The Gunners saat itu memiliki Henry yang sedang berada di puncak performanya.

"Anda bisa membayangkan seperti apa jadinya jika Thierry Henry dan Ronaldo bermain bersama," kata Wenger.

"Manchester United kemudian memiliki Rooney, Ronaldo, dan Van Nistelrooy. Mereka memiliki tim yang luar biasa, ditambah Giggs dan Scholes. Jika Ronaldo bergabung dengan kami, tentu sejarah perjalanan saya di Arsenal juga akan sedikit berbeda."

 

 


Ronaldo Akui Nyaris Bergabung dengan Arsenal

Manajer legendaris Setan Merah, Sir Alex Ferguson disebut-sebut telah menelpon Ronaldo pada Jumat pagi terkait kansnya pulang ke klub lamanya, Manchester United. Ferguson juga memerintahkan manajmen MU untuk mendatangkan sang bintang tersebut. (Foto: AFP/Odd Andersen)

Ronaldo pernah mengonfirmasi kepindahannya ke Arsenal pada 2003 hampir terwujud.

Setelah berkembang menjadi salah satu pemain terbaik dunia bersama Manchester United, Ronaldo meraih dua gelar Premier League dan satu trofi Liga Champions. Ia juga memenangkan Ballon d'Or 2008.

Dalam wawancara dengan France Football, Ronaldo mengungkapkan betapa dekat dirinya dengan kepindahan ke Arsenal.

"Saya hanya tinggal selangkah lagi untuk bergabung dengan Arsenal. Saya sangat menghormati Arsene Wenger. Dia sosok yang sangat cerdas," ujar Ronaldo.

Pada akhirnya, Ronaldo dan Henry tidak pernah menjadi rekan setim. Keduanya justru memperkuat dua klub yang menjadi rival utama dalam persaingan sepak bola Inggris.

Henry kemudian melanjutkan kariernya bersama Barcelona, sementara Ronaldo bergabung dengan Real Madrid beberapa tahun setelah meninggalkan MU. 

Keduanya pun kembali berada di kubu yang berseberangan ketika Barcelona dan Real Madrid bersaing dalam panasnya El Clasico.

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait