Bola.com, Jakarta - Ketidakpastian penyelenggaraan MotoGP Qatar semakin memanas setelah 19 dari 22 pembalap dilaporkan menandatangani surat kepada MotoGP Group.
Mereka meminta penyelenggara bertanggung jawab penuh jika terjadi sesuatu selama balapan atau membatalkan seri yang dijadwalkan berlangsung akhir pekan ini.
Menurut laporan Crash.net, Senin (2/11/2026), tiga pembalap yang tidak ikut menandatangani surat tersebut adalah Marco Bezzecchi, Ai Ogura, dan Johann Zarco.
Informasi itu disampaikan jurnalis Spanyol, Mela Chercoles. Namun, alasan ketiganya untuk tidak menandatangani surat belum diketahui.
Profesional
Bezzecchi dan Ogura termasuk pembalap yang sebelumnya menyampaikan pandangan terkait rencana balapan di Qatar.
Ogura menegaskan bahwa tugasnya sebagai pembalap adalah turun ke lintasan apabila balapan tetap digelar.
“Sejujurnya, saya tidak terlalu memikirkannya. Saya seorang pembalap, jika ada balapan, pekerjaan saya adalah balapan. Jadi, bagi saya ini sederhana. Kita lihat saja nanti,” kata Ogura kepada TNT Sports, yang dikutip dari Crash.net, Senin (2/11/2026).
Bezzecchi juga menyatakan kepercayaannya kepada penyelenggara. Ia menilai MotoGP telah mengelola kejuaraan selama bertahun-tahun dan selalu mengutamakan keselamatan pembalap.
“Saya sangat percaya kepada penyelenggara. Mereka telah mengelola kejuaraan ini selama bertahun-tahun dan selalu mengutamakan keselamatan kami,” ujar Bezzecchi, dilansir dari Crash.net, Senin (2/11/2026).
Sembilan Pembalap Disebut Tetap Akan Berangkat
Menurut Chercoles, sembilan dari 19 pembalap yang menandatangani surat tersebut kemudian menyampaikan kepada tim masing-masing mereka akan berangkat ke Qatar.
Namun, para pembalap masih menunggu hingga waktu paling memungkinkan sebelum melakukan perjalanan.
Situasi ini juga berdampak pada jadwal kegiatan sebelum balapan. Konferensi pers pra-balapan MotoGP diperkirakan harus ditunda beberapa jam karena pembalap menunggu kepastian sebelum berangkat ke Qatar.
Sementara itu, Yamaha telah mengumumkan mundur dari Grand Prix Qatar berdasarkan saran perjalanan perusahaan.
Keputusan itu membuat empat pembalap dipastikan tidak akan memulai balapan, sedangkan jumlah peserta berpotensi berkurang lagi jika sejumlah pembalap yang cedera ikut absen.
Jorge Martin juga Disebut Menandatangani Surat
Jorge Martin termasuk pembalap yang menandatangani surat tersebut. Situasi itu menjadi sorotan karena Martin masih memiliki peluang dalam persaingan gelar juara dunia, meski kini tertinggal 44 poin dari pemuncak klasemen.
Sementara di sisi lain, Marc Marquez memilih tidak menyampaikan pendapatnya secara terbuka. Ia mengatakan keputusan terkait penyelenggaraan balapan bukan di tangan para pembalap.
“Ini bukan berada di tangan kami, tetapi saya tidak ingin menyampaikan pendapat saya,” kata Marc.
Hingga laporan itu diterbitkan, belum ada kepastian mengenai keputusan akhir penyelenggaraan MotoGP Qatar maupun alasan tiga pembalap tidak menandatangani surat penolakan.
Sumber: Crash.net