Kobbie Mainoo Sebut Pemain MU Punya Utang terhadap Michael Carrick

Gelandang Manchester United (MU), Kobbie Mainoo, menegaskan rekan-rekannya berutang tanggung jawab untuk membantu sang manajer Michael Carrick untuk membangkitkan tim.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 03 November 2026, 09:30 WIB
Pelatih interim Manchester United, Michael Carrick, meninggalkan lapangan bersama Kobbie Mainoo dari Manchester United di akhir pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Liverpool di Manchester, Inggris, Minggu, 3 Mei 2026. (Foto AP/Dave Thompson)

Bola.com, Jakarta - Gelandang Manchester United (MU), Kobbie Mainoo, menegaskan rekan-rekannya berutang tanggung jawab untuk membantu sang manajer Michael Carrick untuk membangkitkan tim.

Ia juga menilai Setan Merah mungkin hanya membutuhkan satu kemenangan untuk mengubah perjalanan musim ini.

Advertisement

MU akan menjamu AS Roma dalam laga Liga Champions di Old Trafford, Rabu (4/11/2026) dini hari WIB, dengan kondisi yang jauh dari ideal. Tim berjuluk Setan Merah itu belum meraih kemenangan dalam sembilan pertandingan terakhir dan kini hanya terpaut satu posisi dari zona degradasi Premier League.

Situasi tersebut membuat posisi Carrick sebagai manajer mulai terancam. Para pendukung bahkan meluapkan kekecewaan kepada pemain setelah MU menelan kekalahan telak 0-3 dari Bournemouth pada pertandingan kandang terakhir.

Carrick selama ini berusaha melindungi para pemainnya dari kritik. Mainoo merasa sudah seharusnya seluruh anggota tim memberikan dukungan penuh kepada sang manajer, baik di dalam maupun luar lapangan.

"Saya merasa cara kami membalas kepercayaan itu adalah dengan mendukung manajer di lapangan maupun di luar lapangan, serta berjuang sebagai sebuah tim," ujar Mainoo, seperti dikutip dari Daily Mail, Senin (2/11/2026). 

"Pada masa sulit seperti ini, kami tidak bisa mengharapkan para suporter selalu bahagia dan memberikan dukungan 100 persen ketika kami tidak mendapatkan hasil yang diinginkan. Kami punya kewajiban untuk memberikan hasil agar mereka bisa kembali bersorak," lanjutnya.

 


Ingin Kembalikan Standar MU

Gelandang Manchester United, Kobbie Mainoo. (Oli Scarff/AFP)

Mainoo mengakui musim ini berjalan sulit bagi MU. Namun, ia meminta rekan-rekannya tidak terus terpuruk dan mulai menatap pertandingan-pertandingan penting berikutnya.

"Ini memang musim yang sulit. Kami belum mendapatkan hasil seperti yang diharapkan, tetapi sekarang kami harus melihat ke depan. Ada pertandingan-pertandingan besar yang menanti dan saya merasa kami hanya berjarak satu kemenangan untuk mengubah situasi ini," tutur gelandang berusia 21 tahun tersebut.

Mainoo juga menyadari perjalanan klub besar seperti MU tidak selalu berjalan mulus. Menurutnya, pasang surut merupakan bagian dari perjalanan yang harus dihadapi dengan keyakinan untuk bangkit.

"Saya sudah lama berada di klub ini dan tahu akan selalu ada masa naik dan turun. Perjalanan menuju puncak tidak pernah mudah. Akan selalu ada rintangan, tetapi hal terbaiknya adalah kami memiliki kesempatan untuk bangkit," katanya.

 


Berterima Kasih kepada Carrick

Gelandang Manchester United asal Inggris bernomor punggung 37, Kobbie Mainoo, melakukan pemanasan sebelum pertandingan Liga Inggris antara Burnley dan Manchester United di Turf Moor, Burnley, barat laut Inggris pada 7 Januari 2026. (Oli SCARFF/AFP)

Mainoo menandatangani kontrak baru berdurasi lima tahun pada April 2026 setelah kembali mendapatkan tempat di tim utama di bawah asuhan Carrick. Sebelumnya, ia sempat meminta hengkang ketika masih ditangani Ruben Amorim.

Pemain jebolan akademi MU itu mengaku berterima kasih kepada Carrick karena telah memberikan kepercayaan dan banyak masukan sejak mengambil alih tim.

"Saya sangat berterima kasih kepada manajer karena langsung memberikan kepercayaan dan keyakinan kepada saya ketika dia datang. Dia juga memberikan banyak nasihat yang sangat berarti," ujar Mainoo, yang kembali bermain saat MU menghadapi Chelsea pada Sabtu (31/10/2026) setelah absen dalam lima pertandingan.

Mainoo menilai pengalaman Carrick sebagai mantan pemain MU membuat setiap nasihatnya memiliki arti tersendiri.

"Dia adalah pemain yang pernah membela klub ini, memahami sejarahnya, dan tahu apa yang dibutuhkan untuk meraih kemenangan. Saya benar-benar memperhatikan setiap perkataannya dan berusaha menerapkannya dalam latihan maupun pertandingan," ucapnya.

Mainoo juga merasa memiliki tanggung jawab untuk menjaga nilai-nilai yang selama ini melekat pada MU. Sebagai pemain yang tumbuh melalui akademi klub, ia ingin meneruskan identitas tersebut selama mungkin.

"Manchester United adalah klub besar. Banyak orang memahami nilai-nilai yang dipegang klub ini dan diwariskan oleh mereka yang pernah bekerja maupun bermain di sini. Saya merasa memiliki tanggung jawab untuk ikut menjaga dan menyebarkan apa arti Manchester United," tuturnya.

Sumber: Daily Mail

 

Berita Terkait