Feyenoord Vs Inter Milan: Misi Kebangkitan Nerazzurri Usai Terpuruk di Derby della Madonnina

Inter Milan tandang ke Feyenoord, Rabu 4 Nov 2026 pukul 03.00 WIB. Sama-sama 3 poin, duel di De Kuip jadi momentum bangkit usai kalah 1-3 dari AC Milan.

BolaCom | Asad ArifinDiterbitkan 03 November 2026, 09:06 WIB
Bek Inter Milan asal Brasil #30 Carlos Augusto merayakan mencetak gol pertama timnya pada pertandingan putaran pertama hari ke-3 Liga Champions UEFA antara Inter Milan dan Shakhtar Donetsk di stadion San Siro di Milan, pada 22 Oktober 2026 (Stefano RELLANDINI/AFP)

Bola.com, Jakarta - Inter Milan membawa misi kebangkitan saat bertamu ke markas Feyenoord pada matchday keempat fase liga Liga Champions 2026/2027. Lawatan ke De Kuip menjadi momentum bagi Nerazzurri untuk memperbaiki posisi di klasemen sekaligus merespons kekalahan menyakitkan dari rival sekota, AC Milan.

Duel Feyenoord vs Inter Milan akan berlangsung pada Rabu, 4 November 2026, pukul 03.00 WIB. Pertandingan ini dijadwalkan disiarkan secara langsung melalui layanan live streaming Vidio.

Advertisement

Kedua tim memiliki modal poin yang sama, yakni tiga angka dari tiga pertandingan. Karena itu, tambahan tiga poin menjadi kebutuhan penting bagi Feyenoord dan Inter untuk menjaga peluang melanjutkan perjalanan di Liga Champions.

Tekanan lebih besar mengiringi langkah Inter setelah mereka takluk 1-3 dari AC Milan dalam Derby della Madonnina akhir pekan lalu. Kekalahan tersebut bukan hanya menjadi hasil negatif pertama Inter di liga musim ini, tetapi juga memperpanjang puasa kemenangan mereka dalam delapan derbi beruntun.


Inter Milan Dituntut Merespons Kekalahan dari AC Milan

Gelandang Inter Milan, Nicolo Barella (tengah), berebut bola dengan bek AC Milan, Strahinja Pavlovic (kiri), dan bek AC Milan, Koni De Winter (kanan), dalam pertandingan Liga Italia di Stadion San Siro (Giuseppe Meazza), Milan, Sabtu (31/10/2026). (Stefano Rellandini / AFP)

Hasil derbi membuat Cristian Chivu memiliki sejumlah persoalan yang harus segera diselesaikan. Inter perlu memperbaiki performa agar kekalahan di kompetisi domestik tidak berlanjut menjadi hambatan dalam persaingan fase liga Liga Champions.

Catatan Nerazzurri di Eropa sejauh ini juga belum konsisten. Mereka mengawali kompetisi dengan kekalahan 1-2 dari Real Madrid, kemudian kembali tumbang 3-4 saat menghadapi Club Brugge.

Inter baru mendapatkan kemenangan pertama ketika mengalahkan Shakhtar Donetsk dengan skor 1-0. Hasil itu terasa istimewa karena mereka mampu mengamankan tiga poin meski harus bermain dengan 10 pemain.

Namun, kemenangan tersebut belum menghapus persoalan yang terlihat dalam dua laga sebelumnya dan kekalahan dari Milan. Situasi ini membuat perubahan mentalitas menjadi salah satu hal yang disoroti para pemain, termasuk Nicolo Barella dan Alessandro Bastoni.


Thuram Ingin Mentalitas Kontra Shakhtar Muncul Kembali

Marcus Thuram dari Inter Milan melakukan tekel terhadap Luka Modric dalam laga Serie A melawan AC Milan di Milan, Italia, Minggu, 23 November 2025. (AP Photo/Antonio Calanni)

Thuram sejalan dengan pesan yang disuarakan Barella dan Bastoni. Ia menilai keduanya punya peran sentral di ruang ganti sehingga pandangan mereka patut menjadi perhatian seluruh tim.

“Saya sangat setuju dengan apa yang mereka katakan. Mereka adalah dua sosok pemimpin, dan perkataan mereka penting," ucap Thuram dikutip dari Football Italia.

Penyerang asal Prancis itu menekankan pentingnya menghidupkan kembali semangat yang diperlihatkan saat menghadapi Shakhtar Donetsk. Inter kala itu bermain dengan 10 orang dan tetap mampu mengamankan kemenangan pada menit-menit akhir.

“Sikap yang kami tunjukkan dalam pertandingan itu, terutama saat kami hanya bermain dengan 10 orang, harus kembali ditampilkan baik di Liga Champions maupun di liga domestik,” ujarnya.


Klasemen Liga Champions 2026/2027

Berita Terkait