Taktik Jose Mourinho di Real Madrid Dikritik, Didesak Cadangkan Vinicius Junior

Mantan striker Real Madrid, Poli Rincon, melontarkan kritik terhadap keputusan taktik Jose Mourinho.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 03 November 2026, 18:45 WIB
Pelatih kepala Real Madrid, Jose Mourinho, duduk di bangku cadangan sebelum pertandingan sepak bola La Liga antara Real Madrid dan Villarreal di Madrid, Spanyol, Minggu (11-10-2026) dini hari WIB. (Foto AP/Manu Fernandez)

Bola.com, Jakarta - Mantan striker Real Madrid, Poli Rincon, melontarkan kritik terhadap keputusan taktik Jose Mourinho. Ia menilai pelatih asal Portugal itu melakukan sejumlah kesalahan sejak awal musim, termasuk terlalu lama mempertahankan Vinicius Junior sebagai pemain utama.

Real Madrid memang menunjukkan kebangkitan dalam beberapa pekan terakhir setelah Mourinho melakukan sejumlah perubahan strategi.

Advertisement

Momentum tersebut bermula dari kemenangan dramatis Los Blancos di Roma. Sempat tertinggal 1-3, Real Madrid mampu membalikkan keadaan dan menang 4-3 setelah mencetak gol-gol penentu pada 10 menit terakhir pertandingan.

Setelah laga tersebut, Mourinho mulai melakukan sejumlah perubahan penting dalam komposisi tim. Federico Valverde digeser ke posisi bek kanan, sementara Bernardo Silva mendapatkan peran di lini tengah.

Namun, keputusan sang pelatih tidak sepenuhnya mendapat dukungan. Rincon termasuk pihak yang masih meragukan sejumlah langkah Mourinho, terutama terkait komposisi pemain di sektor tengah.

Dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Ruben Martin, Rincon menilai Mourinho sebenarnya terlambat menyadari kelemahan taktik timnya.

"Jose Mourinho tidak ingin memainkan Bernardo Silva sebagai gelandang tengah. Namun, pada akhirnya dia menggunakan susunan pemain tersebut dalam El Clasico karena tidak punya pilihan lain," ujar Rincon, seperti dikutip dari Defensa Central, Selasa (3/11/2026). 

Menurut Rincon, keputusan terbaik Mourinho sejauh ini justru ketika berani memperbaiki kesalahan yang dibuatnya pada awal kompetisi.

"Hal terbaik yang dilakukan pelatih adalah memperbaiki kesalahannya. Sebab, dia melakukan sejumlah kekeliruan pada pertandingan-pertandingan awal musim," katanya.

Simak update terkini Liga Spanyol 2026/2027 di sini. 

 

 


Vinicius Junior Seharusnya Dicadangkan

Kekalahan 0-1 Real Madrid membuat selisih poin mereka menjauh dari Barcelona dalam perebutan puncak klasemen Liga Spanyol. Vinicius Jr dkk kini terpaut empat poin dari Blaugrana. (AP Photo/Manu Fernandez)

Rincon juga menyoroti duet Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni di posisi gelandang bertahan. Menurutnya, kedua pemain tersebut tidak ideal jika dimainkan bersama dalam skema dua gelandang tengah.

"Mourinho melakukan banyak kesalahan sejak awal musim hingga akhirnya menyadari kenyataan bahwa Vinicius tidak bisa selalu menjadi starter. Fede Valverde dan Tchouameni juga tidak bisa dimainkan bersama sebagai duet gelandang bertahan," ucap Rincon.

Ia bahkan menyarankan Mourinho lebih berani mengubah komposisi lini serang. Menurutnya, Real Madrid memiliki pemain-pemain dengan kemampuan teknik yang seharusnya bisa dimaksimalkan untuk memainkan sepak bola menyerang.

"Jose Mourinho memiliki pemain-pemain yang mampu bermain sepak bola, bukan hanya bertahan dan menunggu di area sendiri. Dia seharusnya mencadangkan Vinicius dan memainkan Diomande sejak awal. Jika dia juga memainkan Carlos Espi, akan lebih baik," lanjutnya.

 


Justru Sedang Menanjak

Pemain Real Madrid, Arda Guler (tengah kanan), merayakan gol dalam pertandingan Liga Champions melawan RB Leipzig di Madrid, Spanyol, Kamis (22/10/2026). (AP Photo/Bernat Armangue)

Kritik Rincon muncul ketika performa Real Madrid justru sedang menanjak. Mourinho tercatat membawa Los Blancos meraih enam kemenangan beruntun, termasuk kemenangan tandang 2-1 atas Barcelona di Spotify Camp Nou.

Kehadiran Bernardo Silva di lini tengah juga dinilai memberikan perubahan positif bagi permainan Madrid. Meski demikian, penilaian Rincon mengenai lambatnya Mourinho melakukan perubahan taktik menjadi sorotan tersendiri.

Di sisi lain, Mourinho tetap layak mendapat apresiasi karena mampu menyadari kelemahan tim dan melakukan penyesuaian sebelum memasuki fase penting musim ini.

Kini, hasil positif mulai berdatangan dan Real Madrid menunjukkan perkembangan di bawah arahan pelatih asal Portugal tersebut.

Berita Terkait