Dua Target Besar Barcelona Musim Ini: Liga Spanyol dan Liga Champions

Hansi Flick menegaskan Barcelona membidik gelar La Liga dan Liga Champions pada musim 2026/2027. Ia juga membahas persiapan melawan Aston Villa dan kondisi pema

BolaCom | Aga Deta AndityaDiterbitkan 03 November 2026, 18:29 WIB
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, bereaksi dalam laga persahabatan antara Barcelona dan FC Seoul di Stadion Piala Dunia Seoul, Seoul, Korea Selatan, Kamis, 31 Juli 2025. (AP Photo/Ahn Young-joon)

Bola.com, Jakarta - Barcelona masih memiliki dua ambisi utama yang ingin diwujudkan pada musim 2026/2027. Hansi Flick menargetkan timnya mampu mempertahankan gelar Liga Spanyol sekaligus membawa pulang trofi Liga Champions.

Pelatih asal Jerman tersebut menyatakan keyakinannya terhadap kemampuan skuad Blaugrana. Ia percaya Barcelona memiliki kualitas yang dibutuhkan untuk bersaing dalam perebutan kedua gelar tersebut.

Advertisement

Langkah berikutnya bagi Barcelona adalah menjamu Aston Villa dalam lanjutan fase liga Liga Champions di Camp Nou, Rabu (4/11/2026) dini hari WIB. Laga ini datang setelah mereka meraih kemenangan meyakinkan 6-1 atas Alaves di kompetisi domestik.

Hasil positif itu menjadi respons Barcelona setelah sebelumnya kalah dari PSG dan Real Madrid dalam dua pertandingan beruntun. Flick kini ingin anak asuhnya menjaga fokus, mengejar posisi delapan besar klasemen fase liga, dan tidak larut dalam hasil negatif yang telah berlalu.

Simak jadwal lengkap pertandingan Liga Champions yang akan berlangsung di sini.


Flick Tak Ingin Barcelona Terjebak dalam Kekalahan

Pelatih Barcelona asal Jerman, Hans-Dieter Flick, meneriakkan instruksi kepada para pemainnya dari pinggir lapangan selama pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions UEFA antara Inter Milan dan FC Barcelona di stadion San Siro di Milan, Rabu dini hari WIB (7-5-2025). (PIERO CRUCIATTI/AFP)

Flick melihat performa Barcelona saat melawan PSG dan Real Madrid sebenarnya tidak terlalu jauh berbeda dari kedua lawannya. Ia menilai timnya memiliki peluang mendapatkan hasil lebih baik dalam dua pertandingan tersebut, sehingga tidak ingin menjadikan kekalahan sebagai beban untuk menghadapi laga berikutnya.

Menurut Flick, Barcelona masih punya kesempatan untuk meraih pencapaian besar musim ini. Ia pun meminta para pemain menjaga keyakinan dan terus bekerja keras demi mewujudkan ambisi meraih dua trofi utama.

"Kami bermain dengan level yang sama seperti PSG dan Real Madrid, sehingga hasilnya sebenarnya bisa saja berbeda. Saya tidak suka terus memikirkan masa lalu dan lebih memilih fokus pada masa depan," kata Flick.

"Kami bisa menciptakan sejarah dan sedang bekerja untuk mewujudkannya, yaitu menjuarai La Liga dan Liga Champions. Kami memiliki kualitas untuk mencapai target tersebut," lanjutnya.


Aston Villa Jadi Fokus Barcelona di Liga Champions

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, berbicara dengan Andreas Christensen saat pertandingan La Liga Spanyol melawan Rayo Vallecano di Stadion Vallecas, Madrid, Spanyol, Senin, 1 September 2025. (AP Photo/Manu Fernandez)

Barcelona kini harus segera mengalihkan perhatian ke pertandingan melawan Aston Villa. Flick mengingatkan bahwa hasil dalam sepak bola bisa berubah dan dua kekalahan tidak seharusnya menghapus catatan positif yang sudah dibangun timnya.

Sebelum menghadapi periode sulit tersebut, Barcelona sempat mencatatkan 11 kemenangan berturut-turut. Flick ingin para pemain kembali menunjukkan konsistensi agar bisa mengakhiri fase liga di posisi delapan besar dan mendapatkan tiket langsung ke babak 16 besar.

"Segala sesuatu bisa terjadi di level ini. Kami sebelumnya memenangi 11 pertandingan secara beruntun, tetapi sekarang perhatian justru tertuju pada dua kekalahan tersebut," ujar Flick.

"Saya percaya kepada tim ini. Kami harus fokus menghadapi Aston Villa dan Liga Champions karena ingin finis di antara delapan tim teratas," tegasnya.


Empat Pemain Bertahan Barcelona Masih Absen

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, bertepuk tangan saat pertandingan La Liga Spanyol melawan Elche di Barcelona, Spanyol, Senin, 3 November 2025. (AP Photo/Joan Monfort)

Di luar persiapan pertandingan, Flick juga harus mengatur komposisi tim di tengah masalah kebugaran pemain. Barcelona kehilangan empat pemain di sektor pertahanan, sehingga pelatih asal Jerman tersebut perlu mencari solusi untuk menjaga keseimbangan lini belakang.

Flick tetap melihat respons positif dari para pemain ketika mengalahkan Alaves. Ia mengapresiasi kontribusi seluruh anggota tim, termasuk Farinas dan De Jong, yang bersedia mengambil tanggung jawab saat sejumlah pemain utama tidak tersedia.

"Saya harus menenangkan diri. Kami kehilangan empat pemain di lini pertahanan, semuanya pemain berkualitas, sehingga situasi ini tidak mudah untuk ditangani," ungkap Flick.

"Namun, saat menghadapi Alaves, saya melihat semua pemain saling membantu dan mengambil tanggung jawab, seperti Farinas dan De Jong. Saya berharap Eric, Kounde, dan Christensen bisa kembali setelah jeda internasional, begitu juga Olmo. Kami memperkirakan Espart baru bisa kembali tahun depan," pungkasnya.

Sumber: ESPN


Persaingan Sengit di Liga Champions

Berita Terkait