Barcelona Hadapi Aston Villa di Liga Champions, Lamine Yamal Berpeluang Melampaui Rekor Kylian Mbappe

Pemain asal Spanyol itu hanya membutuhkan satu gol untuk mengukir rekor baru di kompetisi elite antarklub Eropa tersebut.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 03 November 2026, 22:15 WIB
Pemain Barcelona Lamine Yamal merayakan gol dalam laga Liga Champions antara Barcelona vs Feyenoord di Barcelona, Spanyol, Rabu, 9 September 2026. (AP Photo/Emilio Morenatti)

Bola.com, Jakarta - Bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, berpeluang mencatatkan sejarah ketika menghadapi Aston Villa pada pertandingan Liga Champions, Rabu (4/11/2026) dini hari WIB.

Pemain asal Spanyol itu hanya membutuhkan satu gol untuk mengukir rekor baru di kompetisi elite antarklub Eropa tersebut.

Advertisement

Lamine Yamal saat ini berada di jalur yang tepat untuk menjadi salah satu pemain terbaik dunia.

Meski belum genap berusia 20 tahun, ia sudah mengoleksi berbagai prestasi, termasuk gelar juara dunia dan Eropa bersama Timnas Spanyol serta beberapa trofi La Liga bersama Barcelona.

Penampilan impresif Yamal musim ini juga membuatnya sempat masuk dalam persaingan Ballon d'Or sebelum penghargaan tersebut akhirnya dimenangkan Harry Kane.

Kini, ia memiliki kesempatan untuk kembali mencuri perhatian melalui rekor Liga Champions.

 

Lamine Yamal Sejajar dengan Kylian Mbappe

Penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe (kiri), berebut bola dengan penyerang Barcelona asal Spanyol, Lamine Yamal, dalam pertandingan final Piala Super Spanyol antara Barcelona dan Real Madrid di Stadion King Abdullah, Jeddah, Arab Saudi, Minggu (11/1/2026). (Fadel Senna/ AFP)

Lamine Yamal sedang berada di ambang rekor istimewa di Liga Champions. Sejauh musim ini, pemain berusia 19 tahun itu telah mencetak dua gol dan menyumbangkan empat assist hanya dalam tiga pertandingan.

Catatan itu membuat Lamine Yamal sejajar dengan Kylian Mbappe sebagai pemain dengan jumlah gol terbanyak di Liga Champions sebelum berusia 20 tahun.

Keduanya sama-sama telah mengoleksi 13 gol dalam kompetisi tersebut. Mbappe mencatatkan seluruh gol tersebut ketika masih memperkuat Paris Saint-Germain (PSG).

Lamine Yamal bahkan sudah melampaui sejumlah nama besar lainnya, seperti Erling Haaland, Patrick Kluivert, Raul, Karim Benzema, dan Jude Bellingham.

Kini, satu gol tambahan ke gawang Aston Villa akan membuat Yamal berdiri sendirian sebagai pemain dengan koleksi gol terbanyak di Liga Champions sebelum berusia 20 tahun.


Lamine Yamal Punya Banyak Kesempatan Pecahkan Rekor

Pemain Barcelona, ​​Lamine Yamal (tengah), tampak lesu seusai pertandingan fase pembuka Liga Champions antara Paris Saint-Germain dan FC Barcelona di Paris, Rabu (21-10-2026) dini hari WIB. (Foto AP/Teresa Suarez)

Lamine Yamal tidak perlu terburu-buru untuk mengejar rekor tersebut. Ia baru akan genap berusia 20 tahun pada Juli mendatang.

Artinya, setiap gol yang dicetaknya di Liga Champions sepanjang musim ini berpeluang mengantarkannya melewati catatan Mbappe.

Performa Yamal musim ini memang sangat mengesankan. Ia sudah mencetak 12 gol dan memberikan 11 assist dalam 14 pertandingan di seluruh kompetisi.

Ketajamannya menjadi salah satu faktor penting di balik produktivitas Barcelona.

Bersama Raphinha, Yamal menjadi bagian dari lini serang yang sangat berbahaya dan membantu Blaugrana kembali bersaing di papan atas La Liga.


Aston Villa Punya Tantangan Berat Menghentikan Yamal

Aston Villa harus menyiapkan strategi khusus untuk meredam ancaman Lamine Yamal. Apalagi, Barcelona tidak hanya mengandalkan satu pemain dalam urusan mencetak gol.

Raphinha juga sedang menunjukkan performa impresif. Selain itu, Barcelona memiliki sejumlah pemain menyerang lain yang bisa memberikan ancaman bagi pertahanan lawan.

Meski demikian, Aston Villa datang dengan kepercayaan diri tinggi. Tim asuhan Unai Emery tersebut masih memiliki rekor kemenangan 100 persen di Liga Champions musim ini dan bahkan berada di atas Barcelona dalam klasemen sementara.

Villa sebelumnya berhasil mengalahkan Viking, Fenerbahce, dan Club Brugge. Namun, Barcelona diyakini menjadi ujian yang jauh lebih berat bagi pasukan Emery.

Sementara itu, Barcelona telah mengalahkan Feyenoord dan Galatasaray, tetapi harus mengakui keunggulan Paris Saint-Germain (PSG) yang berstatus juara bertahan dua kali secara beruntun.


Barcelona Ingin Lanjutkan Momentum Positif

Barcelona memiliki motivasi tambahan untuk meraih kemenangan atas Aston Villa. Pasukan Hansi Flick ingin melanjutkan momentum positif setelah merespons kekalahan dari Real Madrid dalam El Clasico dengan kemenangan besar.

Pada pertandingan akhir pekan lalu, Barcelona menghancurkan Alaves dengan skor telak enam gol. Yamal tampil gemilang dengan mencetak dua gol dalam kemenangan tersebut.

Hasil itu membuat sang pemain datang ke pertandingan versus Aston Villa dengan kepercayaan diri tinggi.

Kini, perhatian tertuju kepada Yamal. Selain membantu Barcelona mengamankan kemenangan, ia berpeluang melewati rekor Mbappe dan mengukuhkan namanya sebagai pemain termuda dengan jumlah gol terbanyak dalam sejarah Liga Champions sebelum berusia 20 tahun.

Sumber: Give Me Sport


Persaingan di Liga Champions

Berita Terkait