Michael Carrick Tersentuh Dukungan Suporter MU, Ungkap Keajaiban Old Trafford

Michael Carrick puji suporter MU setelah kemenangan dramatis atas Roma.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 04 November 2026, 08:40 WIB
Matheus Cunha dari Manchester United mencetak gol kedua timnya pada pertandingan fase pembuka Liga Champions antara Manchester United dan AS Roma di Manchester, Inggris, Rabu (4-11-2026) dini hari WIB. (AP Photo/Jon Super)

Bola.com, Jakarta - Michael Carrick memberikan apresiasi kepada suporter Manchester United setelah Setan Merah mengakhiri rentetan sembilan pertandingan tanpa kemenangan.

Dukungan dari tribune Old Trafford menjadi satu di antara hal yang disoroti Carrick setelah kemenangan dramatis atas Roma.

Advertisement

MU bangkit pada babak kedua untuk membalikkan keadaan. Gol penalti Bruno Fernandes dan dua gol Matheus Cunha memastikan kemenangan 3-2 bagi tuan rumah setelah sempat tertinggal dua gol.

Hasil ini memberikan kelegaan bagi Carrick dan para pemainnya yang berada di bawah tekanan menyusul serangkaian hasil mengecewakan.

Carrick mengaku bangga dengan perjuangan timnya. Ia menilai para pemain pantas mendapatkan pujian karena mampu melewati situasi sulit dan meraih kemenangan.

"Saya bangga kepada para pemain. Mereka pantas mendapatkan banyak pujian karena mampu melewati situasi sulit ini," ujar Carrick setelah pertandingan.


Pujian buat Suporter

Pelatih kepala Manchester United asal Inggris Michael Carrick (tengah) dan para pemain bertepuk tangan kepada para penggemar setelah Liga Champions UEFA, pertandingan League Phase antara Manchester United dan Roma di Old Trafford di Manchester, barat laut Inggris, pada 4 November 2026. Man Utd memenangkan pertandingan tersebut 3-2. (Oli SCARFF/AFP)

Ia juga menyampaikan rasa senangnya kepada para pendukung MU. Carrick merasakan betapa besar keinginan suporter untuk melihat tim kesayangan mereka memberikan sesuatu yang bisa dibanggakan.

"Saya senang untuk para suporter. Saya bisa merasakan betapa mereka sangat menginginkan kami memberikan sesuatu yang bisa mereka nikmati," lanjutnya.

Carrick mengungkapkan sempat berbicara dengan para pemain saat jeda pertandingan. Ia mengingatkan mereka tentang kekuatan Old Trafford dan bagaimana satu momen bisa mengubah jalannya laga.

Menurutnya, meski semua pihak merasa frustrasi dan kecewa setelah babak pertama, MU tetap menjaga sikap positif sepanjang paruh kedua.

Ia pun mengaku senang karena kemenangan itu menghadirkan banyak hal positif bagi banyak orang.

"Ini baru satu kemenangan. Kami tidak ingin terlalu terbawa suasana, tetapi hasil ini sangat penting bagi kami," tegas Carrick.


Pahami Kekecewaan Suporter

Gelandang Manchester United asal Portugal, #08 Bruno Fernandes, mencetak gol pertama timnya melalui titik penalti dalam pertandingan League Phase Liga Champions UEFA antara Manchester United dan Roma di Old Trafford, Manchester, Inggris barat laut, pada 4 November 2026. (Oli SCARFF/AFP)

Carrick tidak menutup mata terhadap kekecewaan para pendukung MU. Ia memahami reaksi suporter setelah timnya kembali menjalani babak pertama yang sulit.

Manajer berusia 45 tahun itu juga mengingat kembali dukungan yang diberikan suporter ketika MU menghadapi Chelsea pada akhir pekan lalu.

Saat itu, Setan Merah kesulitan pada babak kedua, tertinggal 0-2, dan harus bermain dengan 10 orang.

Carrick menilai para pendukung tetap berada di belakang tim ketika mereka sebenarnya memiliki alasan untuk tidak memberikan dukungan.

"Saya memahami rasa frustrasi dan kekecewaan mereka. Saya benar-benar mengerti," kata Carrick.

"Jika melihat bagaimana suporter mendukung kami saat melawan Chelsea pada akhir pekan, ketika kami kesulitan di babak kedua, tertinggal 0-2 dan bermain dengan 10 orang, mereka tetap berada di sana saat sebenarnya mudah bagi mereka untuk tidak melakukannya," imbuhnya.


Kekuatan Old Trafford

Manajer Manchester United (MU), Michael Carrick, menyaksikan jalannya pertandingan Liga Inggris antara Chelsea dan Manchester United di Stadion Stamford Bridge, London, Sabtu (31/10/2026). (Glyn Kirk/AFP)

Carrick mengakui kekecewaan suporter juga terasa saat pertandingan melawan Roma.

Namun, ia memahami karakter para pendukung MU dan menyadari bahwa para pemain harus memberikan alasan bagi mereka untuk terus mendukung tim.

Ia menilai para pemain berhasil melakukannya pada babak kedua. Menurut Carrick, dukungan dan semangat dari pemain maupun suporter saling memengaruhi.

"Kami harus terus memberikan cukup alasan bagi mereka untuk berada di belakang kami. Old Trafford bisa melakukan hal-hal ajaib. Itu sudah terjadi sebelumnya dan akan terus terjadi berulang kali," ujarnya.

 

Sumber: Hayters

Berita Terkait