Bola.com, Jakarta - CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, melontarkan kritik kepada pihak yang mempermasalahkan keikutsertaan MotoGP Qatar 2026.
Ia menilai seluruh tim harus mengikuti keputusan penyelenggara jika balapan dinyatakan aman.
Pernyataan itu muncul setelah Yamaha memutuskan mundur dari seri Qatar.
Balapan yang dijadwalkan berlangsung pada 6-8 November di Sirkuit Lusail itu masih menjadi perhatian di tengah ketegangan Timur Tengah.
Rivola menegaskan dirinya siap berangkat ke Qatar. Ia bahkan menyindir pihak yang enggan menjalani pekerjaan tersebut dengan meminta mereka tetap berada di rumah.
Rivola Tegaskan MotoGP Qatar Harus Tetap Digelar
Rivola menyampaikan pandangannya kepada media Spanyol, AS, di Phillip Island pada Minggu (1/11/2026).
Ia menilai keputusan untuk berangkat ke Qatar seharusnya tidak lagi menjadi perdebatan jika penyelenggara telah memastikan keamanan.
“Jika penyelenggara mengatakan aman, Anda harus pergi. Tidak perlu banyak perdebatan,” ujar Rivola, seperti dikutip Crash, Rabu (4/11/2026).
Bos Aprilia itu juga mengaku tidak memahami polemik yang berkembang menjelang balapan. Menurutnya, keputusan penyelenggara seharusnya menjadi acuan bagi seluruh pihak yang terlibat dalam MotoGP.
“Saya ingin pergi. Jika Anda tidak ingin melakukan pekerjaan ini, di rumah saja,” tegas Rivola.
Ia menambahkan, penyelenggara telah memiliki informasi dan dokumentasi yang diperlukan untuk mengambil keputusan.
Jika balapan dapat berlangsung, Rivola menilai semua pihak harus mengikuti keputusan tersebut.
Yamaha Mundur, Aprilia Tetap Siap Berangkat
Pernyataan Rivola muncul setelah Yamaha mengumumkan pengunduran diri dari MotoGP Qatar.
Keputusan tersebut membuat pabrikan asal Jepang itu menjadi tim pertama yang memastikan tidak akan mengikuti seri tersebut.
MotoGP kemudian mengeluarkan pernyataan terkait keputusan Yamaha. Penyelenggara menyebut pabrikan asal Iwata itu berpotensi menerima sanksi olahraga akibat pilihannya.
Hingga artikel Crash.net diterbitkan pada Rabu (4/11/2026), belum ada komunikasi resmi dari FIM mengenai Qatar maupun kemungkinan sanksi bagi pembalap dan tim yang tidak mengikuti balapan.
Aprilia masih berkomitmen mengikuti seri Qatar. Rivola menilai tidak ada alasan untuk memperdebatkan keikutsertaan selama penyelenggara telah memastikan keamanan.
Sumber: Crash.net