Marc Marquez Berpotensi Pensiun Lebih Cepat dari MotoGP, Ini Penyebabnya

Legenda paddock MotoGP, Carlo Pernat, memperingatkan Marc Marquez berpotensi pensiun lebih cepat dari perkiraan.

Bola.com, Jakarta - Legenda paddock MotoGP, Carlo Pernat, memperingatkan Marc Marquez berpotensi pensiun lebih cepat dari perkiraan. Tekanan yang semakin besar terhadap para pembalap disebut menjadi salah satu penyebabnya.

Pernat, yang telah berkecimpung di dunia balap selama puluhan tahun, menilai Marquez mungkin hanya akan bertahan satu musim lagi setelah MotoGP 2026. Padahal, kontrak pembalap asal Spanyol tersebut bersama Ducati masih berlaku hingga akhir 2028.

Pernat memiliki pengalaman panjang di dunia balap. Ia pernah bekerja untuk Gilera sejak 1979, kemudian bersama Cagiva dan Aprilia, sebelum menangani sejumlah pembalap di paddock MotoGP, termasuk Marco Simoncelli, Tony Arbolino, dan Enea Bastianini.

Ia juga telah mengikuti perjalanan karier Marquez dalam waktu yang sangat panjang. Menurutnya, kemenangan Marquez di MotoGP Malaysia 2026 praktis membuat sang pembalap semakin dekat dengan gelar juara dunia ke-10, meski secara matematis belum sepenuhnya dipastikan.

"Marc benar-benar memberikan pukulan yang hampir menentukan dalam perebutan gelar juara dunia," ujar Pernat dalam program Fast GPOne setelah balapan di Sepang, seperti dikutip dari Crash, Selasa (3/11/2026). 

"Bagi mereka yang belum memahami, saya tidak pernah meragukannya. Dia benar-benar seperti makhluk dari planet lain. Sosok yang datang dengan pesawat luar angkasa yang luar biasa dan memperlihatkan hal-hal menakjubkan."

"Selama dia masih berada di sini, dia akan terus menang. Setelah itu, dia akan pergi dengan pesawat luar angkasanya," imbuh Pernat. 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Bisa Pensiun Semusim Lagi

Pernat kemudian mengungkapkan prediksinya mengenai masa depan Marquez. Ia memperkirakan pembalap berusia 33 tahun itu akan meninggalkan MotoGP pada akhir musim depan.

Menurutnya, perubahan di bawah kepemilikan baru Liberty Media membuat tuntutan terhadap para pembalap semakin berat. Kondisi tersebut dinilai dapat mengurangi kualitas hidup mereka, baik dari sisi fisik maupun mental.

"Dia mungkin akan pergi," kata Pernat.

"Saya pikir dia akan menjalani satu musim lagi tahun depan karena jelas masih memiliki kontrak."

"Namun, dengan semua yang terjadi setelah Liberty Media mengambil alih MotoGP, saya merasa Marc termasuk orang yang ingin menghilangkan gangguan tersebut," imbuh dia. 

Pernat juga melihat Marquez mulai mengambil peran sebagai sosok yang menyuarakan kepentingan para pembalap.

"Anda bisa melihat dia mulai menjadi semacam pemimpin bagi para pembalap dalam berbagai persoalan," ujar Pernat. 

"Dia ingin mencapai usia pensiun dari dunia balap motor dalam satu atau dua tahun ke depan dengan kondisi tubuh yang tetap sehat."

 

Tak Lagi Ideal

Pernat menilai jadwal dan regulasi yang semakin padat membuat kehidupan pembalap MotoGP tidak lagi ideal. Ia menyinggung rangkaian aktivitas pada Jumat dan Sabtu serta 44 kali start yang harus dijalani sepanjang musim.

"Dengan semua aturan baru yang mereka perkenalkan, mulai dari aktivitas Jumat, Sabtu, hingga 44 kali start, Marc menyadari bahwa kehidupan sebagai pembalap tidak lagi menyenangkan," kata Pernat. 

"Ini seperti kehidupan yang terisolasi, sekaligus sangat berbahaya dari sudut pandang fisik dan mental.

Sumber: Crash

Video Populer

Foto Populer