Bola.com, Jakarta - Cristiano Ronaldo resmi mengakhiri perjalanan selama 23 tahun bersama Timnas Portugal.
Kariernya di level internasional dimulai ketika masih remaja, saat menggantikan Luis Figo dalam sebuah pertandingan persahabatan. Sejak itu, Ronaldo berkembang menjadi sosok terbesar dalam sejarah sepak bola Portugal.
Pengumuman pensiunnya pada Kamis kemarin meninggalkan sederet gelar dan momen berkesan. Namun, ada pula dua catatan rekor di sepak bola internasional putra yang kini terlihat makin sulit dikejar.
Muncul pertanyaan, apakah suatu saat nanti ada pemain yang mampu mendekati pencapaian tersebut?
Rekor pertama adalah jumlah gol terbanyak untuk sebuah tim nasional. Ronaldo menutup kiprahnya bersama Portugal dengan koleksi 146 gol, angka yang terus bertambah selama lebih dari dua dekade.
Gol internasional terakhirnya tercipta melalui titik penalti saat Portugal menghadapi Kroasia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Jumlah Gol
Ronaldo mulai menguasai daftar pencetak gol terbanyak tim nasional pada 2021. Dua golnya ke gawang Republik Irlandia ketika itu membuat koleksinya mencapai 111 gol, melewati rekor Ali Daei dari Iran yang sebelumnya bertahan dengan 109 gol.
Jarak Ronaldo dan para pemain di bawahnya terbilang besar. Lionel Messi, yang berada di posisi terdekat, mengakhiri karier bersama Argentina dengan 126 gol atau terpaut 20 gol dari Ronaldo.
Setelah pensiun pada Oktober lalu, seusai menjalani pertandingan perpisahan melawan Benin, jumlah gol Messi tidak akan bertambah lagi.
Ali Daei juga sudah lama mengakhiri kariernya. Begitu pula Sunil Chhetri dari India, yang menempati urutan keempat dengan 95 gol.
Di antara pemain yang masih aktif, Romelu Lukaku dari Belgia dan Robert Lewandowski dari Polandia menjadi nama yang berada di posisi teratas.
Lukaku, yang berusia 33 tahun, telah mencetak 94 gol, sedangkan Lewandowski yang berusia 38 tahun mengoleksi 92 gol. Keduanya masih terpaut lebih dari 50 gol dari Ronaldo.
Melihat usia mereka, peluang Lukaku maupun Lewandowski untuk menyamai catatan Ronaldo dinilai sulit. Sementara itu, pemain aktif lainnya belum berada dalam jarak yang cukup dekat untuk mengancam rekor tersebut.
Rekor Penampilan yang Juga Sulit Dikejar
Catatan penampilan Ronaldo bersama Portugal juga menunjukkan pencapaian serupa.
Ia mengakhiri karier internasional dengan 234 caps, sekaligus menjadi pemain dengan jumlah penampilan terbanyak dalam sejarah sepak bola internasional putra.
Ronaldo melewati rekor sebelumnya yang dipegang Bader Al-Mutawa dari Kuwait, yakni 196 penampilan, pada 2023.
Ia juga menjadi pemain pertama yang mencapai 200 caps. Tonggak tersebut diraihnya ketika Portugal menghadapi Islandia dalam kualifikasi Euro 2024.
Daftar pemain yang masih aktif di jajaran teratas rekor penampilan internasional ternyata tidak banyak. Messi menempati posisi kedua dengan 208 caps, terpaut 26 penampilan dari Ronaldo. Namun, ia sudah pensiun.
Satu-satunya pemain di lima besar yang masih berpeluang menambah jumlah penampilannya adalah Luka Modric. Gelandang Kroasia itu berada di posisi ketiga dengan 206 caps.
Meski demikian, pada usia 41 tahun, Modric harus mencatat lebih dari 30 penampilan tambahan untuk bisa menantang rekor Ronaldo. Skenario tersebut dinilai sangat kecil kemungkinannya.
Konsistensi di Level Tertinggi
Kedua rekor itu memperlihatkan hal yang sama: daya tahan dan konsistensi di level tertinggi.
Untuk bisa menyamai Ronaldo, seorang pemain harus mampu mencetak gol dengan produktivitas elite sekaligus bertahan di tim nasional selama lebih dari dua dekade, tanpa mengalami cedera serius atau penurunan performa.
Dengan Messi, Daei, dan sejumlah nama lain sudah mengakhiri karier internasional, sementara para pemain aktif masih tertinggal jauh, catatan Ronaldo berupa 146 gol dan 234 penampilan berpotensi bertahan selama beberapa generasi.
Sumber: World Soccer Talk