Duel Persija Vs Persebaya Paling Dramatis: Hujan 7 Gol dan Comeback Menegangkan

Menjelang duel pekan kesembilan BRI Super League 2026/2027 di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (7/11/2026), ada dua laga yang layak dikenang karena drama dan intensitas tinggi hingga menit-menit akhir.

BolaCom | Aditya WanyDiterbitkan 06 November 2026, 15:30 WIB
Pemain Persija Jakarta, Kerim Memija, beradu sprint dengan pemain Persebaya Surabaya, Diogo Sa Ramalho, untuk menguasai bola pada laga Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (26/7/2026) malam. Persebaya berhasil mengamankan tiga poin setelah menang tipis 1-0 melalui gol bunuh diri Radovan Pankov pada menit ke-64. (Bola.com/Wahyu Pratama)

Bola.com, Jakarta - Pertemuan Persija Jakarta dengan Persebaya Surabaya selalu menyimpan cerita panjang dalam sepak bola Indonesia. Dua tim asal dua kota terbesar di negeri ini menyimpan rivalitas sengit di atas lapangan hijau.

Menjelang duel pekan kesembilan BRI Super League 2026/2027 di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (7/11/2026), ada dua laga yang layak dikenang karena drama dan intensitas tinggi hingga menit-menit akhir.

Advertisement

Dua duel ini dipilih bukan semata-mata karena jumlah gol, melainkan perubahan momentum, aksi pemain, dan dramatisnya hasil akhir.

Berikut ulasan Bola.com:


29 November 2009

Pertandingan pertama yang pantas dikenang berlangsung pada 29 November 2009, ketika Persija menjamu Persebaya dalam lanjutan Indonesia Super League 2009/2010.

Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, menjadi saksi kemenangan dramatis Macan Kemayoran dengan skor 4-3.

Persebaya langsung mengejutkan tuan rumah melalui dua gol cepat pada awal pertandingan.

Andi Odang membuka keunggulan ketika laga baru berjalan tiga menit, sebelum Korinus Fingkrew menggandakan skor empat menit kemudian.

Persija sempat terlihat kesulitan menghadapi agresivitas serangan Bajul Ijo yang tampil mengejutkan.

Namun, Bambang Pamungkas memperkecil ketertinggalan menjelang turun minum setelah memanfaatkan bola rebound hasil peluang Aliyudin.

Memasuki babak kedua, Persija meningkatkan tekanan untuk mengejar ketertinggalan dua gol. Aliyudin akhirnya menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui sundulan pada menit ke-58.

Drama belum berakhir karena Persebaya kembali mengambil keunggulan melalui aksi Josh Maguire. Tendangan melengkung pemain itu membawa Bajul Ijo memimpin 3-2 pada menit 72'.

Persija kembali menunjukkan mentalitas pantang menyerah melalui gol Bambang Pamungkas tiga menit kemudian.

Memanfaatkan kemelut di depan gawang, Bepe membuat kedudukan kembali sama kuat menjadi 3-3.

Puncak drama terjadi lima menit menjelang waktu normal berakhir melalui aksi Aliyudin di menit ke-85.

Ia menyambar bola rebound setelah tendangan bebas Bambang Pamungkas berhasil diblok kiper Persebaya, Endra Prasetya.

Gol tersebut memastikan Persija menang 4-3 setelah sempat tertinggal dua gol pada awal pertandingan.

Bambang Pamungkas dan Aliyudin masing-masing menyumbangkan dua gol dalam kemenangan yang sulit dilupakan pendukung Macan Kemayoran.


14 Februari 2022

Pertandingan kedua yang tidak kalah dramatis berlangsung pada 14 Februari 2022 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

Persebaya dan Persija bermain imbang 3-3 dalam lanjutan BRI Liga 1 2021/2022.

Persija langsung memberi kejutan melalui gol cepat Marko Simic ketika pertandingan baru berjalan dua menit.

Persebaya kemudian mendapatkan kesempatan menyamakan kedudukan melalui Taisei Marukawa yang sukses mengeksekusi penalti menit ke-15.

Memasuki babak kedua, Persebaya justru tampil lebih agresif dan berhasil membalikkan keadaan.

Ricky Kambuaya membawa tuan rumah unggul 2-1 pada menit ke-48 setelah memanfaatkan momentum serangan Bajul Ijo.

Drama kemudian muncul pada menit ke-65 saat Persija harus bermain dengan 10 personel.

Penyebabnya, bek Ryuji Utomo menerima kartu merah akibat melakukan pelanggaran keras terhadap Marselino Ferdinan. Wasit pun mengusir Ryuji.

Persija berusaha mengejar ketertinggalan, tetapi Persebaya semakin menjauh melalui gol Samsul Arif.

Penyerang senior tersebut mencetak gol ketiga tuan rumah pada menit ke-83 setelah menerima umpan Marselino Ferdinan.

Saat pertandingan tampak mengarah kepada kemenangan Persebaya, Persija justru memberikan kejutan besar.

Makan Konate memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3 pada menit ke-86 dan menghidupkan kembali peluang Macan Kemayoran.

Drama mencapai puncaknya pada masa tambahan waktu ketika Persija mendapatkan hadiah penalti.

Makan Konate kembali menjadi eksekutor dan sukses menyamakan kedudukan menjadi 3-3 pada menit 90'+5.

Hasil itu terasa menyakitkan bagi Persebaya karena kemenangan yang sudah berada di depan mata akhirnya sirna.

Sebaliknya, Persija meraih satu poin berharga berkat perjuangan hingga detik terakhir pertandingan.

Dua pertandingan tersebut memperlihatkan bahwa pertemuan Persebaya dan Persija kerap menghadirkan perubahan momentum yang sulit diprediksi.

Kedua tim juga pernah membuktikan kemampuan bangkit ketika berada dalam situasi tertinggal.

Kini, kedua kesebelasan kembali bertemu dalam pekan kesembilan BRI Super League 2026/2027 di Jakarta International Stadium.

Persija akan bertindak sebagai tuan rumah pada Sabtu (7/11/2026), dengan rivalitas panjang kembali menjadi bumbu pertandingan.


Persaingan di BRI Super League

Berita Terkait