Pakai Fasilitas VIP Bandara Miami untuk Istri, Anak, hingga Anjing Peliharaan, Gianni Infantino Dituding Abuse of Power

Infantino Dituding menyalahgunakan kekuasaan demi fasilitas VIP untuk keluarga di Bandara Miami.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 08 November 2026, 11:15 WIB
Presiden FIFA, Gianni Infantino, berbicara di KTT Semafor World Economy 2026 pada 15 April 2026 di Washington, DC. KTT ini mempertemukan para pemimpin bisnis dan CEO teknologi untuk membahas ekonomi, kecerdasan buatan, dan tren bisnis. (Alex Wong/Getty Images via AFP)

Bola.com, Jakarta - Presiden FIFA, Gianni Infantino, kembali mendapat sorotan terkait dugaan abuse of power alias penyalahgunaan kekuasaan.

Kali ini, Infantino dituding memanfaatkan fasilitas VIP di Bandara Internasional Miami untuk anggota keluarganya, termasuk istri, anak-anak, hingga anjing peliharaan mereka.

Advertisement

Layanan tersebut tercatat telah digunakan lebih dari 100 kali.

Menurut New York Post, istri dan putri-putri Infantino tercatat sebanyak 125 kali dalam log protokol Bandara Internasional Miami sejak Januari 2024.

Terdapat 95 catatan dalam dokumen tersebut, dengan sejumlah catatan mencantumkan lebih dari satu anggota keluarga.

New York Post juga mengaku telah melihat korespondensi internal bandara yang memperlihatkan permintaan FIFA untuk menyediakan protokol VIP bagi putri-putri Infantino, Alessia, Sabrina, dan Dahlia, ketika mereka melakukan perjalanan ke Doha bersama anjing peliharaan.


Larangan Sesuai Kode Etik FIFA

Ilustrasi FIFA. (AFP/Sebastien Bozon)

Fasilitas protokol VIP di bandara umumnya diperuntukkan bagi diplomat senior. Sejumlah pakar protokol dan tata kelola yang dikutip New York Post menilai permintaan tersebut sebagai bentuk "penyalahgunaan kekuasaan".

Menurut mereka, fasilitas semacam itu tidak ditujukan bagi keluarga pejabat yang memperoleh status VIP, kecuali jika mereka bepergian sebagai bagian dari rombongan pejabat tersebut.

Dari 63 catatan yang ditinjau New York Post, nama Gianni Infantino tidak tercantum pada tanggal perjalanan tersebut.

Sementara itu, nama istrinya, Leena Infantino, muncul sebanyak 46 kali, hampir dua kali lipat dibandingkan sang suami yang tercatat 24 kali. Infantino lebih memilih bepergian menggunakan jet pribadi.

Kode etik FIFA melarang para pejabat menggunakan jabatan mereka untuk tujuan atau keuntungan pribadi.


Pernyataan FIFA

Logo FIFA terlihat di kantor regional Afrika organisasi tersebut di Sale pada 5 Agustus 2026. Presiden Gianni Infantino mengadakan pembicaraan darurat dengan para direktur FIFA lainnya di Maroko pada 5 Agustus—menurut keterangan seorang sumber kepada AFP, di tengah gelombang kritik terkait rencananya yang kini telah dibatalkan untuk membuka Piala Dunia bagi investasi swasta. (Abdelmajid BZIOUAT AFP)

Seorang pengacara olahraga menilai, apabila Infantino meminta FIFA mengatur perjalanan pribadi keluarganya, tindakan tersebut dapat dikategorikan sebagai penyalahgunaan jabatan sekaligus pemanfaatan sumber daya FIFA untuk kepentingan pribadinya.

Menanggapi tudingan tersebut, juru bicara FIFA menyatakan permintaan layanan Port Courtesy kepada Bandara Internasional Miami dilakukan atas saran mantan penasihat Presiden FIFA.

"Port Courtesy diberikan tanpa biaya kepada Presiden FIFA karena posisinya sebagai kepala sebuah asosiasi atau NGO. Anggota keluarga Tuan Infantino juga berhak meminta layanan tersebut berdasarkan 'Courtesies of Port Handbook' milik MIA. Layanan ini pun diberikan secara gratis, berdasarkan kasus per kasus, sesuai kebijaksanaan MIA," ujar juru bicara FIFA.


Periode Sulit

Momen itu juga disaksikan Presiden FIFA Gianni Infantino yang turut hadir di pertandingan Iran vs Kosta Rika. (AP Photo/Riza Ozel)

Pekan ini kembali menjadi periode yang sulit bagi Infantino yang sedang berada di bawah tekanan.

Ia sebelumnya dituduh melanggar hukum demi memperoleh visa bagi asisten rumah tangganya yang tidak memiliki dokumen resmi. Infantino juga dipaksa memberikan akses terhadap dokumen FFE.

Di sisi lain, ia turut menyaksikan sekutu terbesarnya, Donald Trump, mendapat tekanan dari Partai Demokrat dalam pemilihan paruh waktu Amerika Serikat.

Hasil pemilu tersebut berpotensi membuka jalan bagi pemanggilan Infantino untuk memberikan kesaksian di hadapan Komite Kehakiman DPR AS.

 

Sumber: Inside World Football

Berita Terkait