Sukses


Stadion Piala Eropa 2016: Stade de Lyon

Bola.com — Stade de Lumieres atau Stade de Lyon merupakan salah satu stadion baru yang dibangun untuk perhelatan [Piala Eropa 2016](Profil Kota Piala Eropa 2016: Saint-Etienne ""). Meski begitu, pembangunan stadion yang awalnya bernama OL Land ini sempat tak berjalan mulus.

Pada 1 September 2008, Presiden Olympique Lyon, Jean-Michel Aulas, mengumumkan rencana klubnya untuk membangun stadion baru dengan kapasitas yang mencapai 60 ribu tempat duduk. Nantinya, stadion ini akan menggantikan Stade de Gerland yang telah menjadi kandang Lyon sejak 1950.

Proyek pembangunan stadion yang terletak di Decines-Charpieu atau 10 km sebelah timur dari pusat Kota Lyon itu pun mendapat restu dari Pemerintah Prancis, anggota dewan setempat, dan walikota Lyon, pada 13 Oktober 2008. Stadion yang bakal dibangun di atas lahan seluas 50 hektar ini memiliki fasilitas olahraga, dua hotel, pusat rekreasi, kantor-kantor komersial dan bisnis, serta terhubung langsung dengan kereta bawah tanah.

Stade de Lyon. (EPA-Guillaume Horcajuelo)

Akan tetapi, rencana pembangunan stadion ini mengalami sedikit gangguan. Masalah prosedur administrasi, kepentingan sosial, ekologi lingkungan, hingga kepentingan politik menghambat pembangunan tersebut. Kubu oposisi dikabarkan mengkritik megaproyek ini karena dinilai tak rasional mengingat Prancis tengah dilanda krisis finansial dan angka pengangguran yang terus meningkat.

Kendati sempat terhambat, proses pembangunan stadion ini tetap berjalan. Apalagi, Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) telah resmi menunjuk Kota Lyon sebagai salah satu penyelenggara pertandingan Piala Eropa 2016 pada 11 November 2009. Usai melakukan groundbreaking pada 22 Oktober 2012, peletakan batu pertama dilakukan pada November 2013.

"Mimpi akan menjadi kenyataan bagi seluruh masyarakat Kota Lyon," ujar Walikota Lyon, Gerard Collomb dan Presiden Olympique Lyon, Jean-Michel Aulas, ketika meletakkan batu pertama.

Setelah memakan waktu hampir empat tahun dan menghabiskan biaya hingga 415 juta euro, Stade de Lumiere akhirnya resmi dibuka pada 9 Januari 2016. Stadion dengan kapasitas 59,186 tempat duduk tersebut mengusung desain perpaduan antara alam dan teknologi.

Stade de Lyon. (EPA-Guillaume Horcajuelo)

Stadion ini juga diselimuti oleh struktur atap besar yang menciptakan efek kanopi sehingga memunculkan gema seperti hutan lokal, ketika para suporter bernyanyi memberikan dukungan untuk tim kesayangan mereka. Untuk kenyamanan penonton, Stade de Lumiere memiliki fasilitas kelas dunia, mulai dari bar, ruang rapat, fasilitas dapur, ruang perjamuan, lebih dari 100 suite eksekutif, dan delapan lounge perusahaan.

Sebagai pemilik, Olympique Lyon mendapat kerhormatan untuk menjajal stadion yang didesain oleh perusahaan arsitektur ternama di dunia, Populous. Laga perdana yang dihelat di Stade de Lumiere adalah duel Lyon kontra Troyes dalam laga lanjutan Ligue 1 Prancis, 9 Januari 2016. Lyon pun sukses melumat Troyes dengan skor 4-1.

Selain menjadi markas Olympique Lyon, stadion ini juga menjadi kebanggan masyarakat Grand Lyon. Sebab, Stade de Lumiere akan menjadi salah satu stadion termegah di Prancis menyamai Stade de France yang pertama kali dibangun untuk pagelaran Piala Dunia 1998.

Sejumlah partai seru juga akan dihelat di Stade de Lumiere pada ajang Piala Eropa 2016. Beberapa diantaranya adalah duel Belgia kontra Italia dalam laga Grup E pada 13 Juni 2016 serta pertandingan semifinal, 6 Juli 2016.

Profil Stade de Lyon (bola.com/Rudi Riana)

Sumber: Berbagai sumber

Saksikan cuplikan pertandingan dari Liga Inggris, Liga Italia, dan Liga Prancis dengan kualitas HD di sini

Ini 5 Supermodel Dunia yang Menjalin Hubungan dengan Atlet

Video Populer

Foto Populer