Sukses


5 Hukuman Kartu Merah yang Tak Wajar di Sepak Bola

Bola.com - Pertandingan sepak bola kadangkala berjalan keras, sehingga memicu emosi para pemain sampai pelatih. Akibatnya, kartu kuning bahkan kartu merah dikeluarkan wasit untuk menghukum pemain dan pelatih yang bertindak tak sesuai peraturan.

Memicu keributan di lapangan, melakukan pelanggaran keras, membentak wasit, hingga berbuat curang membuat pesepak bola ataupun pelatih digajar kartu merah dan harus meninggalkan lapangan.

Namun, ada juga peristiwa unik di sepak bola yang menyebabkan seorang pemain dan pelatih menyudahi pertandingan lebih awal. Bahkan, beberapa diantaranya sangat jarang terjadi di dalam sebuah pertandingan. 

Berikut ini lima momen unik kartu merah yang terjadi di sepak bola:

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 6 halaman

1

Diusir dari lapangan karena kentut

Seorang pemain sepakbola di Liga Swedia diusir dari lapangan karena kentut di lapangan. Wasit menuduh tindakan tersebut sebagai provokasi dan aksi yang tidak sportif. Pemain tersebut bernama Adam Lindin Ljungkvist, yang bermain sebagai bek kiri di klub Jarna SK’s saat menghadapi Pershagen SK, pada 22 Juni 2016.

"Perut saya sedang bermasalah, dan karena itulah saya buang angin sebanyak dua kali," ucap pemain berusia 25 tahun tersebut. "Lalu saya menerima dua kartu kuning hanya karena buang angin. Ini momen teraneh selama saya menjalani karier di sepak bola," tambahnya.

"Tentu saja saya bertanya kepada wasit apa saya tidak boleh buang angin, namun dia menjawab tidak. Mungkin dia mengira saya buang angin di tangan saya dan mengarahkannya ke wasit, yang tentu saja tidak mungkin saya lakukan," katanya menanggapi kartu merah tersebut.

3 dari 6 halaman

2

Pelatih yang diusir dari lapangan karena melempar bola

Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, diusir dari lapangan oleh wasit pada saat pertandingan melawan Malaga di La Liga, 23 April 2016. Penyebabnya adalah Simeone melempar bola ke arah pemain Malaga yang sedang membawa bola.

Walaupun pelatih kebugaran Atletico Madrid mengaku jika dia yang melakukan tindakan tersebut, wasit menegaskan melihat Simeone yang melakukan hal tersebut, bukan pelatih kebugaran Atletico.

"Yang melakukan hal tersebut adalah seseorang yang berada di sebelah saya, tetapi itu tidak jadi masalah, wasit sudah melakukan hal yang benar. Tidak ada hal lain yang bisa saya katakan mengenai hal tersebut," jawab Simeone.

Karena pelanggaran ini, Simeone tidak bisa mendampingi anak asuhnya selama tiga pertandingan.

4 dari 6 halaman

3

Dihadiahi kartu merah karena menendang anak gawang

Pemain Chelsea, Eden Hazard, diganjar kartu merah ketika menghadapi Swansea City pada leg kedua semifial Piala Liga Inggris, 23 Januari 2013, akibat menendang anak gawang.

Karena insiden itu, dia hampir saja berkelahi dengan pemain Swansea jika saja tak dihalangi oleh kapten Chelsea waktu itu, Frank Lampard. Hazard mengaku hanya ingin mendapatkan bola tersebut dan memulai pertandingan. Apalagi saat itu laga sudah masuk menit ke-80 dan Chelsea tertinggal 0-2.

"Anak itu menutupi bola dengan badannya dan saya hanya ingin menendang bola, bukan menendang anak tersebut," bela Hazard terhadap pelanggaran tersebut.

5 dari 6 halaman

4

Diganjar kartu merah karena merebut kartu kuning dari wasit

Andre Luis Garcia, pemain klub Liga Brasil, Botafogo, diganjar kartu merah karena merebut kartu kuning dari wasit. Pada pertandingan melawan Estudiantes de La Plata pada November 2008 tersebut, wasit berniat untuk memberikan kartu kuning pertama pada Andre karena melakukan tekel pada pemain Estudiantes.

Namun, Andre langsung merebut kartu kuning tersebut dan menghadapkannya pada wasit. Wasit kemudian memberikannya kartu merah karena tindakan tidak sportif tersebut.

6 dari 6 halaman

5

Mendapat kartu merah karena membuka baju di tengah pergantian pemain

Samuel Inkoom, pemain bertahan Dnipro Dnipropetrovsk, diberi kartu merah oleh wasit karena membuka bajunya saat akan digantikan oleh pemain lain. Pada pertandingan Liga Ukraina melawan Karpaty Lviv pada 3 November 2011, wasit Oleg Derevinsky memberikan kartu kuning tersebut pada menit ke-62.

Yang menarik, Inkoom mengatakan jika dia membuka baju karena dinginnya cuaca. "Sangat dingin disini. Pada saat itu temperatur berada di bawah nol," jelasnya.

 Sumber: Guardian, Metro

Video Populer

Foto Populer