Sukses


Alasan Napoli Gagal Singkirkan Liverpool Versi Andrea Pirlo dan Fabio Capello

Bola.com, Jakarta - Liverpool sanggup keluar dari himpitan setelah menang atas Napoli, pada Matchday 6 Grup C Liga Champions. Hasil tersebut membuat Liverpool lolos ke Babak 16 Besar.

Napoli dan Liverpool harus meraih kemenangan pada partai terakhir Grup C bila ingin lolos ke babak knock out Liga Champions. Pasalnya, PSG di tempat yang berbeda diprediksi tak akan kesulitan mengalahkan Crvena Zvezda.

Pertandingan berjalan seru sejak menit awal. Mohamed Salah menjadi satu-satunya pembeda pada pertandingan tersebut lewat gol tunggalnya pada menit ke-34. Usai pertandingan tersebut, Andrea Pirlo dan Fabio Capello memiliki pandangan khusus.

Secara penguasaan bola, baik Liverpool maupun Napoli memiliki statistik ball possession yang berimbang. Namun dari total peluang yang diciptakan, Liverpool jauh lebih unggul dengan 22 peluang berbanding delapan milik Napoli.

Perbedaan dalam menyerang ke depan ini yang menurut Andrea Pirlo dan Fabio Capello menjadi penentu. Menurut keduanya, Napoli tidak mampu mengikuti kecepatan permainan yang digeber Liverpool.

"Tidak ada penyesalan, Anda tidak dapat memikirkan pertandingan sebelumnya ketika Anda menghadapi pertandingan yang menentukan. Napoli kalah kecepatan permainan hari ini," ujarnya.

Hal senada terucap dari mulut Fabio Capello, yang didapuk sebagai panel di Sky Sports. "Napoli tak cukup melakukan sesuatu di depan. Kecepatan Liverpool memberi Napoli banyak masalah. The Reds melambat di 15 menit terakhir, dan Napoli harusnya bisa memanfaatkan itu," sebut Don Fabio.

Berlatar hasil tersebut, Liverpool lolos ke Babak 16 Besar Liga Champions, menemai PSG yang di tempat berbeda mengalahkan Crvena Zvezda dengan skor 4-1. Liverpool berada di posisi kedua dengan raihan 9 poin dari 6 pertandingan.

Jumlah poin Liverpool sama dengan Napoli, yang ada di posisi ketiga. Namun The Reds berhak menemani PSG karena lebih produktif meskipun selisih gol kedua tim sama.

Sumber: Bola.net

Tati Sumirah, Prestasi Untuk Bangsa

Tutup Video

Video Populer

Foto Populer