Sukses


Sulap Bayer Leverkusen Jadi Tim Favorit Juara Liga Jerman: Xabi Alonso Kandidat Pelatih Masa Depan Liverpool, Real Madrid sampai Munchen

Bola.com, Jakarta - Usai 14 bulan berstatus pelatih Bayer Leverkusen, sosok Xabi Alonso telah menyulap tim jadi kandidat kuat juara Bundesliga 2023/2024.

Setelah menjalani 12 pertandingan di Liga Jerman, Bayer Leverkusen kini menempati posisi pertama dengan keunggulan dua poin dari rival terkuat, Bayern Munchen.

Pada pertemuan langsung kedua tim pada pertengahan September, Leverkusen bisa menahan imbang Munchen 2-2.

Itu merupakan satu-satunya laga di mana Bayern Leverkusen gagal meraih tiga poin. Rekam jejak istimewa turut diperlihatkan pada ajang Liga Europa.

Sampai matchday kelima, mereka sudah memastikan lolos ke fase knockout dengan catatan selalu menang!

Jadi apa yang dilakukan Xabi Alonso di Bayer Leverkusen? Padahal ketika datang pada akhhir tahun 2022, tim ini berstatus semenjana di Bundesliga.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 4 halaman

Rekrutan Anyar Langsung Nyetel

Faktor pertama yang membuat Bayer Leverkusen berkibar di Liga Jerman musim ini adalah sosok Xabi Alonso diuntungkan oleh fakta bahwa beberapa rekrutan baru langsung nyetel.

Terutama Victor Bonifasius, Granit Xhaka, Jonas Hofmann, dan Alex Grimaldo. Keempatnya menyesuaikan diri dengan klub dan sistem yang diterapkan Alonso dengan mudah dan menjadi pilar di tim inti Basque.

"Untuk mempersiapkan diri menghadapi tahun ini, kami mulai memikirkan para pemain strategis di posisi-posisi strategis. Siapa yang dapat membuat kami menjadi lebih baik," ujar Alonso dalam acara temu media baru-baru ini.

 

3 dari 4 halaman

Gaya Main Xabi Alonso

Paling mencolok dari cara Leverkusen memainkan sebagian besar pertandingan mereka adalah bahwa hal itu mengingatkan pada bagaimana Xabi Alonso bertindak sebagai konduktor lini tengah saat berkarier sebagai pemain.

Bayer Leverkusen biasanya menguasai bola dan tempo permainan, sambil secara metodis bergerak ke depan.

Peran Xabi Alonso di lapangan sendiri dimainkan oleh Xhaka atau Exequiel Palacios yang andal mengalirkan bola.

 

"Kualitas umpan memberikan kami banyak kontrol, terutama di struktur pertama, para pemain bertahan dengan para gelandang," jelas Alonso.

"Namun setelah itu, kami membutuhkan perubahan tempo. Kami harus berada di belakang para gelandang," lanjutnya. 

 

 

4 dari 4 halaman

Diminati Tim Papan Atas

Kini performa apik Xabi Alonso sebagai juru taktik menarik minat klub-klub papan atas, yang berpotensi mempertemukannya kembali dengan mantan klubnya, Liverpool, Real Madrid, atau Bayern Munchen.

Kesimpulannya tugas bersama Bayer Leverkusen yang berbasis di Rhineland ini kemungkinan besar hanyalah awal dari karir kepelatihannya.

Ke depannya kepintarannya mungkin akan membawanya ke tempat-tempat yang sangat familiar baginya, termasuk gelar juara. 

 

Video Populer

Foto Populer