Kiper Spurs, Antonin Kinsky, Diganti setelah 16 Menit di Liga Champions: Ini Memalukan!

Kiper Tottenham Hotspur, Antonin Kinsky, diganti setelah 16 menit yang 'benar-benar mengerikan' melawan Atletico Madrid di Liga Champions.

Bola.com, Jakarta - Kiper Tottenham Hotspur, Antonin Kinsky, harus mengakhiri penampilannya leg pertama 16 besar di Liga Champions 2025/2026 dengan cara yang pahit setelah ditarik keluar hanya 16 menit sejak pertandingan dimulai saat menghadapi Atletico Madrid, Rabu (11-3-2026) dini hari WIB.

Penampilan buruk kiper muda tersebut bahkan disebut sebagai "benar-benar mengerikan" oleh komentator TNT Sports, Darren Fletcher, yang juga mempertanyakan keputusan pelatih Igor Tudor menurunkannya sebagai starter.

Kesalahan pertama Kinsky terjadi ketika pertandingan baru berjalan sedikit lebih dari lima menit. Dalam laga leg pertama babak 16 besar di markas Atletico, Metropolitano Stadium, kiper asal Republik Ceko itu terpeleset saat mencoba menguasai bola.

Bola justru jatuh ke kaki Ademola Lookman yang kemudian mengalirkannya kepada Julian Alvarez. Serangan tersebut berlanjut hingga bola disodorkan kepada Marcos Llorente yang dengan mudah menuntaskannya menjadi gol pembuka.

Atletico kemudian menggandakan keunggulan melalui Antoine Griezmann, yang memanfaatkan terpelesetnya bek Tottenham, Micky van de Ven.

Namun, petaka bagi Spurs belum berhenti.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Keputusan Mengganti Kinsky

Hanya semenit setelah gol kedua, Atletico kembali mencetak gol ketiga, lagi-lagi berawal dari kesalahan Kinsky.

Kiper berusia 22 tahun tersebut mencoba mengirim umpan dengan kaki kiri ke arah Kevin Danso, tetapi bola tidak terkena dengan sempurna. Kinsky kembali jatuh ke tanah, memberi kesempatan kepada Alvarez untuk dengan mudah menceploskan bola ke gawang kosong.

Tak lama setelah skor menjadi 3-0, Tudor langsung menyiapkan Guglielmo Vicario dari bangku cadangan. Sang pelatih akhirnya memutuskan menarik Kinsky dan mengakhiri debut Eropanya lebih cepat.

Tudor tetap berdiri di tepi lapangan tanpa bereaksi saat Kinsky berjalan menuju lorong stadion, bahkan tidak memberikan isyarat apa pun kepada kiper yang didampingi satu di antara anggota staf tim.

Padahal, Kinsky sendiri terakhir kali tampil untuk Tottenham saat kalah 0-2 dari Newcastle United di Carabao Cup babak 16 besar.

Berdampak ke Karier Pemain

Fletcher mengaku bingung melihat keputusan Tudor memainkan Kinsky dalam laga penting tersebut.

"Apa yang sebenarnya terjadi di sini? Kinsky terlihat benar-benar kacau. Spurs sudah tertinggal tiga gol dalam 15 menit. Mereka bahkan sudah menyiapkan Vicario," kata Fletcher saat siaran langsung.

"Tudor membuat keputusan, dia akan mengubahnya. Sepertinya Kinsky tidak mampu mengatasinya. Spurs juga tidak mampu mengatasinya, dan Atletico Madrid sudah unggul tiga gol. Ini memalukan."

Ia menambahkan bahwa penarikan kiper setelah 16 menit bisa berdampak besar pada karier sang pemain.

"Jika dia ditarik keluar setelah 16 menit, sebagai kiper karier Anda di klub itu, bisa selesai. Anda tidak bisa bangkit dari ini jika Anda Kinsky. Dia yang memutuskan memainkannya sejak awal, Anda tidak bisa menariknya di tahap ini, bukan? Tapi, dia akan melakukannya!" cetus Fletcher.

"Omong-omong, ini bukan hanya kesalahan Kinsky, ini juga tanggung jawab pelatih. Saya merasa kasihan kepadanya," imbuhnya.

Alasan Mengganti Kinsky

Komentator lain yang berada di samping Fletcher, Ally McCoist, juga tak kalah terkejut.

"Saya tidak percaya dengan apa yang saya lihat. Dia mencoba memainkan bola, tetapi itu bahkan bukan umpan yang bagus. Dia seharusnya membuang bola jauh ke depan atau ke belakang bek kanan atau ke mana pun," kata McCoist.

"Itu penjagaan gawang yang mengerikan, benar-benar mengerikan. Dia benar-benar meleset dengan kaki kirinya."

Menurut McCoist, Tudor bisa saja beralasan harus menarik Kinsky karena kesalahan yang dibuat terlalu mendasar.

"Anda bisa berargumen bahwa Tudor harus melakukannya karena dia tidak boleh membuat kesalahan seperti itu. Itu kesalahan seperti pemain sekolah. Tapi, keputusan mengganti kiper seperti ini luar biasa. 14 menit yang benar-benar luar biasa."

Dibandingkan Insiden Karius

Fletcher bahkan mengatakan penampilan kiper yang begitu merugikan tim terakhir kali ia lihat terjadi pada Loris Karius ketika memperkuat Liverpool di final Liga Champions 2018 melawan Real Madrid.

Saat itu Karius melakukan dua kesalahan fatal yang berujung gol bagi Madrid.

"Dia pernah melalui periode ketika semuanya berjalan salah, dan itu memengaruhi dirinya untuk waktu yang lama. Saya benar-benar tidak percaya dengan apa yang baru saja saya lihat," kata Fletcher.

Mantan kiper Timnas Inggris, Joe Hart, yang kini menjadi analis TNT Sports, juga menyampaikan simpati kepada Kinsky.

"Saya mencoba memahami apa yang terjadi, dan perasaan saya secara keseluruhan adalah hati saya benar-benar hancur untuk anak itu," kata Hart.

"Saya tahu ini lingkungan yang keras, ini Liga Champions, dan ini pertandingan yang sangat penting."

Simpati untuk Kinsky

Hart mengaku sejak sebelum laga ia penasaran dengan alasan Tudor memainkan Kinsky.

"Saya mengatakan sebelum pertandingan, ini kesempatan baginya untuk menunjukkan kepada kita alasan mengapa dia dipasang sebagai kiper. Apakah dia diberi kesempatan malam ini? Atau hanya menggantikan posisi untuk satu pertandingan? Siapa yang tahu," tanyanya.

"Saya tidak mencari-cari alasan untuknya, dia memang memulai dengan sangat buruk. Terpeleset dan gol ketiga itu adalah semua hal yang tidak ingin dia alami. Saya bahkan tidak tahu harus berkata apa lagi. Saya sudah melihat banyak hal, tapi saya benar-benar sedih untuk anak itu," imbuh Hart.

Di tengah kekacauan tersebut, Atletico kembali menambah keunggulan lewat sundulan Robin Le Normand pada menit ke-22.

Tottenham sempat memperkecil ketertinggalan empat menit kemudian melalui gol Pedro Porro. Namun, awal pertandingan yang buruk membuat Spurs berada dalam posisi yang sangat sulit.

 

Sumber: TNT Sports

Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer