Buntut Konflik di Ruang Ganti, AC Milan Buka Pintu Keluar untuk Rafael Leao

AC Milan akan mempertimbangkan semua tawaran yang masuk untuk penyerang asal Portugal, Rafael Leao.

Bola.com, Jakarta - Euforia kemenangan derby atas Inter Milan dengan cepat sirna di San Siro. Rossoneri kembali harus menapak ke tanah setelah menelan kekalahan 0-1 dari Lazio pada pekan berikutnya di Serie A, Senin (16/3/2026) dini hari WIB..

Lebih dari sekadar hasil pertandingan, laga tersebut akan dikenang karena reaksi emosional Rafael Leao. Reaksi itu kini memunculkan keraguan besar terhadap masa depannya di San Siro.

Menurut laporan Gazzetta dello Sport, seperti dikutip Sportmole, Rabu (18/3/2026), Rossoneri akan mempertimbangkan semua tawaran yang masuk untuk penyerang asal Portugal tersebut pada bursa transfer 2026.

Meski masih terikat kontrak hingga Juni 2028 dan memiliki klausul rilis £143 juta (Rp3,23 triliun), Leao bisa dilepas dengan harga jauh lebih rendah. Milan dikabarkan bersedia menerima tawaran di kisaran £68 juta (Rp1,53 triliun) untuk pemain bernomor punggung 10 itu.

Pemain berusia 26 tahun tersebut menarik minat klub-klub dari Arab Saudi dan Premier League, yang dinilai lebih mampu memenuhi gajinya sebesar £4,6 juta (Rp104,1 miliar) per musim.

Seperti diketahui, Leao diboyong dari LOSC Lille pada Agustus 2019. Leao menjelma menjadi pemain kunci Milan dalam beberapa musim terakhir, membantu meraih Supercoppa Italiana dan gelar Serie A, serta dinobatkan sebagai pemain terbaik liga pada musim 2021/2022.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Alasan AC Milan Siap Menjual Leao

Performa sang penyerang dinilai tidak lagi seimpresif musim-musim sebelumnya. Musim ini, ia sering dimainkan di posisi yang bukan peran alaminya di sayap kiri.

Ia dimainkan lebih ke tengah di bawah arahan Massimiliano Allegri, untuk memanfaatkan serangan balik karena Milan kesulitan menemukan penyerang tengah yang konsisten.

Meski berusaha berkontribusi, penampilannya dalam beberapa pekan terakhir kurang meyakinkan.

Dengan hanya mencetak dua gol dan satu assist dalam 10 pertandingan terakhir, Leao bahkan ditarik keluar saat jeda oleh Allegri dalam laga melawan Lazio tanpa mencatatkan satu pun tembakan ke gawang.

Terlihat kesal, ia menepis Mike Maignan dan menolak merangkul pelatihnya.

 

Perselisihan di Ruang Ganti

Allegri mencoba meredam insiden tersebut, tetapi Leao juga terlihat berdebat dengan Christian Pulisic karena tidak mendapat umpan dalam dua situasi berbahaya di sepertiga akhir lapangan. Perselisihan itu bahkan berlanjut ke ruang ganti hingga membutuhkan intervensi Allegri.

Rossoneri dikabarkan sudah “gerah” dengan performa dan sikap Leao. Terlebih ia merupakan pemain dengan gaji tertinggi di klub.

Leao terbuka untuk memperpanjang kontraknya selama dua tahun, namun dengan syarat kenaikan gaji. Sementara itu, pihak Milan belum yakin bahwa peningkatan bayaran tersebut layak diberikan saat ini.   

Sumber: Sportmole

Yuk Intip Posisi Tim Favoritmu

Video Populer

Foto Populer