Bertanya Langsung ke Ruben Amorim Rasanya Hadapi Tekanan Melatih Klub Besar

Ruben Amorim siap menjalani musim debut bersama Ruben Amorin.

Bola.com, Jakarta - AC Milan hadir di Jakarta untuk menjalani pramusim. Mereka akan bertanding melawan Chelsea di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (8/8/2026) malam WIB.

Sehari jelang pertandingan digelar sesi konferensi pers. AC Milan menjadi tim pertama yang hadir dalam sesi yang digelar di ruang konferensi pers Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (7/8/2026) siang.

Jurnalis Bola.com, Hery Kurniawan berkesempatan menghadiri sesi konferensi pers itu. Dari sisi AC Milan hadir sang pelatih kepala, Ruben Amorim, dan bek asal Belgia, Koni De Winter.

Suasana sesi konferensi pers itu cukup ramai. Ada lebih dari 40 jurnalis yang hadir dalam sesi konferensi pers itu termasuk beberapa jurnalis yang datang langsung dari Italia.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Menghadapi Tekanan

Satu pertanyaan dilontarkan Bola.com untuk Ruben Amorim. Pertanyaan mengenenai bagaimana rasanya melatih di klub dengan nama besar yang juga menghadirkan tekanan yang tidak kalah besar.

"Saat Anda menjadi manajer klub besar, Anda harus siap menghadapi segala kritik dan segala pembicaraan mengenai kinerja Anda. Hal itu adalah sesuatu yang wajar," ujar Ruben Amorim menjawab pertanyaan dari Bola.com.

"Hal yang bisa saya katakan dan yang terpenting adalah mengenai situasi saat ini. Saya telah berbicara dengan banyak legenda Milan, dan mereka meyakini kinerja kami. Jadi, itulah hal yang paling penting."

"Namun, kami akan terus dinilai dalam setiap pertandingan. Itulah harga yang harus dibayar untuk melatih klub-klub ikonik seperti ini. Jika memang itu harganya, saya siap membayarnya karena saya sangat senang berada di sini," jelasnya.

Impian Banyak Orang

Ruben Amorim menyebut melatih tim besar seperti AC Milan menjadi impian banyak orang. Ia harus bersyukur bisa mendapatkan pekerjaan prestisius itu mulai musim 2026/2027.

"Saya juga paham banyak orang menginginkan posisi saya ini, jadi saya harus berjuang untuk mempertahankannya. Yang lebih penting lagi, saya harus membantu pemain dan klub saya meraih kesuksesan. Itulah fokus utama saya," ujarnya.

"Saya akan menjalankan tugas saya dan menghadapi berbagai hal di luar pertandingan itu sendiri, karena begitulah memang seharusnya kita menjalani hidup ini," tandas pelatih berusia 41 tahun itu.

Trilogi Sepak Bola Putri
Trilogi Sepak Bola Putri
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer