Lamine Yamal Sebut Dirinya Layak Raih Ballon d’Or, Harry Kane Tak Terpancing

Respons Harry Kane terhadap sindiran Lamine Yamal soal Ballon d’Or 2026.

Bola.com, Jakarta - Persaingan menuju Ballon d'Or 2026 memasuki fase akhir. Proses pemungutan suara akan ditutup pada 28 September, sedangkan malam penghargaan dijadwalkan berlangsung di London pada 26 Oktober 2026.

Lamine Yamal, Harry Kane, Rodri, Kylian Mbappe, dan Lionel Messi disebut sebagai kandidat terkuat berdasarkan performa mereka bersama klub sepanjang musim terakhir maupun di Piala Dunia 2026.

Di antara nama-nama tersebut, persaingan Yamal dan Kane menjadi perhatian tersendiri.

Yamal membantu Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 sekaligus tampil menonjol bersama Barcelona ketika meraih gelar La Liga musim lalu.

Sementara itu, Kane mencetak enam gol untuk Inggris di Piala Dunia 2026 dan membawa Three Lions melangkah hingga semifinal.

Di level klub, penyerang Bayern Munchen tersebut juga produktif sepanjang perjalanan menuju gelar Bundesliga.

Di tengah persaingan tersebut, Yamal sempat menyampaikan pandangannya mengenai kriteria pemenang Ballon d'Or.

Pernyataannya kemudian dikaitkan dengan Kane yang dikenal memiliki catatan gol tinggi.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Pernyataan Lamine Yamal

Saat ditanya mengenai penghargaan individu paling bergengsi tersebut, Yamal menilai Ballon d'Or seharusnya diberikan kepada pemain terbaik di dunia, bukan semata-mata kepada pencetak gol terbanyak.

"Saya pikir Ballon d'Or harus diberikan kepada pemain terbaik di dunia, titik. Bukan kepada pemain yang mencetak 80 gol karena jika mencetak 80 gol, Anda mendapatkan penghargaan pencetak gol terbanyak. Itu dua hal yang sama sekali berbeda dan tidak dipahami orang," ujar Yamal kepada Movistar Plus melalui Goal.

Musim lalu, Yamal mencetak 24 gol dan memberikan 18 assist untuk Barcelona. Namun, kontribusinya di Piala Dunia 2026 hanya menghasilkan satu gol dan satu assist.

Ia kemudian menjelaskan sosok pemain terbaik menurut pandangannya. Bagi Yamal, pemain tersebut adalah sosok yang mampu membuat penonton menikmati pertandingan dan terlihat berbeda dari pemain lain di lapangan.

Itulah mengapa, Yamal menyebut dirinya dan Mbappe sebagai dua kandidat terbaik. Ia juga secara terbuka menilai dirinya layak memenangkan Ballon d'Or tahun ini.

"Mbappe dan saya adalah dua pemain terbaik di dunia, tetapi saya pikir saya layak mendapatkannya tahun ini. Bagi saya, itu jelas dan semua orang yang menyaksikan pertandingan mengetahuinya," lanjutnya.

Jawaban Harry Kane

 

Pernyataan Yamal muncul ketika Kane juga memiliki peluang dalam persaingan Ballon d'Or berkat produktivitasnya.

Musim lalu, mantan bintang Tottenham Hotspur itu mencetak 61 gol bersama Bayern Munchen. Pada musim 2026/2027, Kane sudah menambah tujuh gol dan menjadi pemain tercepat yang mencapai 100 gol di Bundesliga.

Setelah mencatatkan rekor tersebut, Kane mendapat pertanyaan mengenai komentar Yamal.

Ia memilih tidak membalas pernyataan tersebut secara langsung.

"Saya tidak ingin terlalu banyak membicarakan diri sendiri. Saya berbicara melalui penampilan di lapangan. Setiap orang berbeda. Lamine Yamal menjalani musim yang luar biasa, begitu juga Michael Olise. Ballon d'Or bukan sesuatu yang berada dalam kendali saya," kata Kane.

Jalankan Tugas dan Tunggu Hasil

Ketika kembali ditanya mengenai pernyataan Yamal, Kane mengaku tidak mengetahui maksud di balik komentar tersebut.

Ia justru menyebut Yamal sebagai pemain luar biasa dan memasukkan sejumlah nama lain ke persaingan Ballon d'Or.

"Saya tidak tahu maksud di balik apa yang dia katakan. Dia pemain yang luar biasa. Dia menjalani musim yang hebat, begitu juga banyak pemain lainnya. Mbappe, Michael Olise, Rodri... ada banyak kandidat," ujar Kane.

Kane kemudian menegaskan dirinya akan tetap menjalankan tugasnya di lapangan dan menunggu hasil pemungutan suara.

"Setiap orang berhak menyampaikan pendapat dengan cara yang mereka inginkan. Ini bukan sesuatu yang bergantung kepada saya. Bagi saya, saya sangat menikmati semua yang sedang terjadi. Saya hanya akan menunggu dan melihat apa yang terjadi. Saya akan terus melakukan pekerjaan saya di lapangan, lalu kita lihat bagaimana hasil akhirnya," tuturnya.

 

Sumber: Give Me Sport

Video Populer

Foto Populer