Jurgen Klopp Terpukau dengan Regenerasi Timnas Jerman meski Gagal Menang di Yunani: Terkejut, Bukan Kecewa

Jerman menutup agenda internasional kali ini dengan hasil imbang 0-0 melawan Yunani di Thessaloniki, Senin (5/10/2026) dini hari WIB.

Bola.com, Jakarta - Jurgen Klopp mengaku terkesan dengan perkembangan Timnas Jerman setelah melewati rangkaian pertandingan internasional dengan banyak memberikan kesempatan kepada pemain muda.

Jerman menutup agenda internasional kali ini dengan hasil imbang 0-0 melawan Yunani di Thessaloniki, Senin (5/10/2026) dini hari WIB.

Meski gagal mencetak gol, Die Mannschaft tampil dominan dan lebih layak meraih kemenangan dibandingkan lawannya.

Jurgen Klopp juga melihat banyak pemain muda mampu menunjukkan kualitas mereka. Florian Wirtz, Aleksandar Pavlovic, Tom Bischof, Jonas Urbig, hingga Malick Thiaw jadi beberapa pemain Jerman yang tampil menonjol.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Jurgen Klopp Justru Terkejut dengan Performa Jerman

Jurgen Klopp tidak menyembunyikan rasa puasnya setelah menyaksikan performa anak asuhnya menghadapi Yunani.

Pelatih berusia 59 tahun itu bahkan mengaku lebih terkejut secara positif dibandingkan merasa kecewa karena Jerman gagal menang.

"Saya sangat puas karena saya tahu dari mana kami berasal," ujar Jurgen Klopp seperti dilansir iMiaSanMia.

"Saya sangat, sangat, sangat terkesan dengan tim ini. Jika ada sesuatu, saya justru terkejut dengan cara yang menyenangkan, bukan kecewa."

Klopp menilai Jerman mampu menunjukkan permainan luar biasa, khususnya di babak pertama. Satu-satunya hal yang membuatnya kecewa adalah kegagalan memaksimalkan peluang menjadi gol.

"Saya tidak menyangka kami mampu memainkan babak pertama seperti itu. Anak-anak menunjukkan performa luar biasa, top dalam segala aspek, kecuali kami tidak mengonversi peluang menjadi gol atau tidak melihat rekan yang berada di posisi lebih baik di sepertiga akhir," katanya.

Gegenpressing Klopp Mulai Berjalan

Performa Timnas Jerman juga menunjukkan bahwa gaya permainan yang diinginkan Klopp mulai diterapkan dengan baik.

Salah satu aspek yang paling membuatnya puas adalah kemampuan pemain melakukan counter-pressing setelah kehilangan bola.

Namun, Klopp menyadari bahwa permainan dengan intensitas tinggi memiliki konsekuensi fisik dan mental.

"Kami sedikit kehilangan keseimbangan sekitar menit ke-60, sehingga pergerakan kami hilang kejelasan," ucap Klopp.

Menurutnya, kondisi itu dapat dimaklumi karena Jerman baru bermain tiga hari sebelumnya.

Menghadapi Yunani yang memiliki kekuatan fisik dan organisasi permainan bagus membuat para pemain kesulitan mempertahankan intensitas sepanjang pertandingan.

"Counter-pressing kami bekerja sangat luar biasa dengan baik, sekitar 90 persen waktunya. Masalahnya, selama 10 persen ketika itu tidak bekerja, situasinya bisa menjadi sedikit rumit," tutur Klopp.

Pintu Timnas Jerman Terbuka Lebar untuk Semua Pemain

Salah satu hal paling menarik dari agenda internasional kali ini adalah keberanian Klopp mencoba banyak pemain.

Jerman menggunakan dua komposisi skuad berbeda dalam empat laga untuk memberikan kesempatan kepada lebih banyak pemain.

Hasilnya memang belum sempurna. Jerman mencatat satu kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan. Namun, Klopp melihat ada keuntungan besar dari eksperimen tersebut.

"Kami melihat banyak pemain selama dua pekan ini. Semua menunjukkan apa yang bisa mereka lakukan; semua mendapatkan tempat mereka," kata Klopp.

Ia menilai para pemain berhasil membuktikan Jerman memiliki kemampuan lebih besar dibandingkan yang selama ini diperkirakan.

"Bayangkan semua hal yang dikatakan orang tentang kami, apa yang bisa kami lakukan dan apa yang tidak bisa kami lakukan. Kami menunjukkan tanda-tanda bahwa kami bisa melakukan beberapa hal lebih baik daripada yang orang-orang kira," ujar Klopp.

"Pintu terbuka untuk semuanya. Terbuka lebar."

Klopp Siapkan Skuad Terbaik untuk November

Klopp kini menghadapi tantangan berikutnya pada November. Ia berencana menggunakan skuad yang lebih konvensional pada dua pertandingan terakhir fase grup UEFA Nations League.

Setelah memberikan kesempatan kepada banyak pemain dalam empat laga terakhir, Klopp harus menyatukan komposisi tersebut menjadi satu skuad terbaik.

Jerman membutuhkan dua kemenangan pada dua pertandingan tersisa untuk memastikan langkah mereka menuju perempat final Nations League.

Keputusan Klopp menggunakan dua skuad berbeda pada jeda internasional kali ini pun akan mulai mendapatkan jawabannya bulan depan.

Jika pemain muda seperti Wirtz, Pavlovic, Bischof, Urbig, dan Thiaw mampu mempertahankan performa, persaingan memperebutkan tempat di skuad utama Jerman dipastikan makin menarik.

Bagi Klopp, yang terpenting adalah semua pemain kini mengetahui bahwa peluang untuk memperkuat Die Mannschaft benar-benar terbuka lebar.

Sumber: Bavarian Football Works

Video Populer

Foto Populer