Pengakuan Staf Pelatih Irlandia: Diludahi Pemain Israel pada Laga UEFA Nations League

Laga Irlandia vs Israel di UEFA Nations League berakhir 1-1. Staf Damien Doyle menuduh pemain Israel meludah; Hallgrimsson serahkan ke komite disiplin.

Bola.com, Jakarta - Pertandingan Republik Irlandia kontra Israel di UEFA Nations League kembali diwarnai ketegangan. Duel yang berlangsung di TSC Arena, Senin (5/10) dini hari WIB, berakhir imbang 1-1.

Hasil tersebut menjadi penutup rangkaian dua pertemuan kedua tim dalam dua pekan terakhir. Sebelumnya, Irlandia menang telak 3-0 atas Israel dalam pertandingan tertutup di Hungaria.

Rangkaian laga tersebut berlangsung di tengah tensi politik terkait perang di Gaza. Tekanan dari sejumlah pendukung dan politisi Irlandia bahkan sempat muncul agar tim nasional mereka memboikot pertandingan melawan Israel.

Atmosfer tegang juga terlihat dalam seremoni sebelum pertandingan. Tidak ada jabat tangan maupun pertukaran panji, sedangkan kedua tim mengenakan ban lengan hitam dengan latar belakang penghormatan yang berbeda.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Staf Pelatih Irlandia Dilaporkan Diludahi

Ketegangan kembali mencuat setelah babak pertama pertandingan di TSC Arena berakhir. Media Irlandia melaporkan staf pelatih Republik Irlandia, Damien Doyle, menuduh seorang pemain Israel meludah ke arahnya.

Pelatih Irlandia, Heimir Hallgrimsson, mengaku berada di lokasi ketika insiden tersebut terjadi. Namun, ia memilih tidak memberikan keterangan lebih jauh karena kasus tersebut berpotensi ditangani oleh komite disiplin.

"Saya ada di sana. Saya tidak akan berkomentar. Hal itu akan ditangani oleh komite disiplin," ujarnya dikutip dari Al Jazeera.

Hallgrimsson sebelumnya mengakui bahwa rangkaian pertandingan melawan Israel memberikan tekanan besar kepada timnya. Pelatih asal Islandia itu juga berharap tim nasional lain tidak perlu mengalami situasi serupa.

"Saya sangat lega semuanya sudah berakhir," ujar pelatih Irlandia, Heimir Hallgrimsson.

"Situasi ini sangat menguras tenaga dan pikiran kami semua. Saya sangat mengapresiasi para pemain. Mereka tampil luar biasa di masa-masa sulit ini, dan saya berharap tidak ada tim nasional lain yang harus mengalami apa yang kami alami selama dua pekan terakhir," imbuhnya.

Ben-Shimon: Tidak Melihat Insiden

Pelatih Israel, Ran Ben-Shimon, mengaku tidak melihat insiden yang dilaporkan terjadi saat jeda pertandingan. Ia mengatakan telah meninggalkan area pinggir lapangan dan berada di ruang ganti bersama stafnya.

"Saat jeda babak pertama, saya berada di ruang ganti, di ruangan saya bersama staf; saya tidak melihat apa pun. Setelah saya melihat dan memeriksanya, saya akan memberikan jawabannya kepada Anda," katanya kepada wartawan.

Duel tersebut akhirnya berakhir dengan skor 1-1. Hasil ini sekaligus menutup dua pertemuan Irlandia dan Israel yang berlangsung dalam atmosfer penuh tekanan, sementara dugaan tindakan meludah terhadap staf pelatih Irlandia berpotensi masuk ke ranah disipliner.

Sumber: Al Jazeera

Video Populer

Foto Populer