Gian Piero Gasperini Punya Cetak Biru 3 Tahun untuk Bawa AS Roma Raih Scudetto, Bisa Lebih Cepat?

AS Roma menargetkan Scudetto dalam tiga tahun di era Gian Piero Gasperini. Start 13 poin dari lima laga memperkuat proyek jangka panjang Giallorossi.

Bola.com, Jakarta - AS Roma mulai menata proyek jangka panjang untuk kembali menjadi kekuatan utama di Serie A. Bersama Gian Piero Gasperini, Giallorossi memasang target meraih Scudetto dalam tiga tahun.

Target tersebut menjadi bagian dari pembangunan tim secara bertahap. Meski demikian, Gasperini tidak menutup kemungkinan Roma mencapai ambisi tersebut sebelum tiga tahun jika perkembangan tim berjalan lebih cepat dari rencana.

Roma mengawali musim dengan hasil positif dan mengoleksi 13 poin dari lima pertandingan Serie A. Perolehan itu menempatkan mereka sejajar dengan Inter dan Lazio di papan atas klasemen.

Gasperini tetap menyadari bahwa perebutan Scudetto merupakan perjalanan panjang. Pengalamannya selama sembilan tahun membangun Atalanta menjadi klub yang rutin bermain di Liga Champions menjadi salah satu bekal penting dalam proyek tersebut.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Target Tiga Tahun Gasperini untuk AS Roma

Gasperini membeberkan rencana Roma tersebut dalam wawancara dengan Corriere della Sera menjelang pertandingan tandang melawan Como pada Minggu. Ia menyebut tiga tahun sebagai tenggat yang realistis, tetapi tidak keberatan jika target tersebut bisa dicapai lebih cepat.

"Rencana kami adalah mencapainya dalam tiga tahun. Kami tentu tidak keberatan jika itu terjadi lebih cepat, namun kami sadar perjalanannya masih panjang," kata Gasperini.

Menurut Gasperini, perjalanan menuju gelar tidak akan selalu berjalan sesuai rencana. Roma harus siap menghadapi periode sulit dan menjaga konsistensi ketika momentum tidak berpihak kepada mereka.

"Dalam sepak bola, tidak ada jalan yang lurus atau jalur yang pasti. Akan ada pasang surut, dan jika kami mampu menghadapinya, siapa tahu," sambung Gasperini.

Musim ini merupakan tahun kedua Gasperini menangani Roma setelah bergabung pada musim panas 2025. Sebelumnya, ia menghabiskan sembilan musim bersama Atalanta dan membawa klub tersebut rutin tampil di Liga Champions serta menjuarai Liga Europa 2024.

Roma terakhir kali mengangkat trofi Serie A pada 2001. Kini, Donyell Malen menjadi salah satu motor awal kebangkitan mereka setelah memimpin daftar pencetak gol Serie A dengan enam gol.

Sumber: Football Italia

Video Populer

Foto Populer