Sukses


Pra PON Zona Jawa Batal, Tim DKI Merugi Rp 200 Juta

Bola.com, Semarang- Tim Pra PON DKI Jakarta mengalami besar kerugian akibat pembatalan pertandingan kualifikasi PON 2016 cabor sepak bola zona Jawa, Selasa (6/10/2015). Dari klaim manajer tim Pra PON DKI, Muchlas Rowi, mereka mengalami kerugian Rp 200 juta.

Kerugian itu disebabkan dua kali perpindahan venue pertandingan kualifikasi Pra PON zona Jawa. Seperti diketahui, PSSI akhirnya memilih Jawa Tengah seiring mundurnya Jawa Timur sebagai tuan rumah karena tidak mendapatkan izin kepolisian.

Sialnya, gelaran Pra PON zona Jawa juga batal berlangsung pada Selasa (6/10/2015) karena Polda Jateng mencabut izin pertandingan. Padahal, laga perdana antara Jawa Tengah melawan DI Yogyakarta sudah siap dimainkan. Babak kualifikasi Pra PON zona Jawa direncanakan berlangsung 8-18 Oktober 2015.

"Waktu Jatim diputuskan sebagai tuan rumah kami sudah beli tiket ke sana, tapi akhirnya mereka batal jadi tuan rumah. Di Jateng, kami sudah bayar hotel untuk 10 hari dan uang saku pemain," ucap Muchlas kepada Bola.com.

"Soal kerugian angkanya sekitar Rp 150- Rp 200 juta. Bagaimana mengganti dana yang sudah kami keluarkan itu? Yang jelas, DKI sudah rugi dua kali gara-gara pembatalan ini," ia menambahkan.

Muchlas menyayangkan sikap PSSI yang ia nilai tidak pro-aktif. Saat Jatim akhirnya memilih mundur sebagai tuan rumah, PSSI secara mendadak menunjuk Jateng sebagai tuan rumah zona Jawa.

Menurut Muchlas, PSSI seharusnya berdiskusi dengan tim peserta Pra PON zona Jawa sebelum memutuskan untuk memindahkan venue pertandingan.

"Kalau memang sudah ada indikasi akan sulit kenapa harus dijalankan, PSSI harusnya tidak diam saja dan harus menjalin komunikasi," ia menuturkan.

Baca juga :

Tim Transisi Bersedia Ganti Kerugian Tim Peserta Pra PON 2016

Hasil Laga Pra PON Zona Papua Terancam Tak Diakui

Gagal Gelar Pra PON, Kalimantan Gugat Tim Transisi dan Kemenpora

 

Video Populer

Foto Populer