Sukses


Bustomi Tampil Oke untuk Pastikan Arema Lolos, Ini Statistiknya

Bola.com, Jakarta - Arema Cronus mampu menang 2-0 atas Sriwijaya FC di stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (22/11/2015) malam. Kemenangan ini memastikan Singo Edan lolos dari Grup A Piala Jenderal Sudirman. Kemenangan ini juga sebagai balas dendam pada Laskar Wong Kito yang menyingkirkan mereka di semifinal Piala Presiden lalu.

Permainan berjalan berimbang. Arema menguasai 51 persen bola dan Sriwijaya memegang 49 persen bola. Singo Edan melepaskan 287 umpan sukses dari total 366 umpan dengan tingkat akurasi 78%. Sementara anak asuh Benny Dollo melepaskan 271 umpan sukses dari total 350 umpan dengan akurasi 77%.

Anak asuh Joko Susilo lebih tajam dengan melepaskan 15 tendangan dengan 6 di antaranya menemui sasaran yang 2 di antaranya berakhir dengan gol melalui Ahmad Bustomi pada menit 25 dan Esteban Vizcarra pada menit 33. 7 tendangan lainnya melebar dan 2 sisanya diblok lawan.

Sementara Titus Bonai cs. hanya melepaskan 7 tembakan. Hanya 2 tendangan yang tepat sasaran sedangkan sisanya melebar.

Untuk aksi bertahan, Sriwijaya FC punya catatan lebih baik. Mereka melakukan 23 tekel sukses, 16 kali intersepsi, dan 27 kali sapuan. Sedangkan Ahmad Bustomi dkk. hanya melakukan 14 kali tekel sukses, 16 kali intersepsi, dan 18 kali sapuan.

Arema melakukan pelanggaran lebih banyak, yakni 15 berbanding 13 pelanggaran yang dilakukan Sriwijaya. Tapi, hanya 2 pemain Arema yang diganjar kartu kuning sementara ada 4 pemain Laskar Wong Kito yang diganjar kartu kuning.

Ahmad Bustomi pemain terbaik
Ahmad Bustomi yang beberapa waktu lalu menunaikan ibadah haji tampil bagus. Oleh Labbola, Bustomi dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan ini.

Kontribusi Cimot, panggilan akrab Ahmad Bustomi, paling kentara jelas gol indahnya pada menit 25 yang jadi satu-satunya percobaan tembakan yang dia lakukan. Sebagai gelandang tengah Bustomi melepaskan 24 umpan sukses dan 8 lainnya gagal.

Catatan statistik lainnya, Bustomi melakukan 2 tekel sukses dari 5 percobaan serta 1 umpan silang sukses juga dari 5 percobaan. Bustomi juga mencatatkan 4 kali memotong bola serangan lawan.

Bustomi memang pemain sentral bagi kubu Arema. Selain sebagai kapten, Bustomi jadi algojo utama setiap tendangan bebas, total dia mengambil 4 tendangan bebas. Dia juga mengambil 5 sepak pojok sepanjang pertandingan.

Pertandingan ini menunjukkan skuat Arema tampil lebih baik dibandingkan Piala Presiden lalu. Komposisi skuatnya amat bagus. Di lini tengah misalnya, selain ada nama Bustomi masih ada Antoni Espinosa Mossi, Juan Revi, maupun Esteban Gabriel Vizcarra.

Jika mampu tampil konsisten dan memanfaatkan satu laga tersisa untuk pematangan tim, tim Singo Edan adalah kandidat terkuat juara Piala Jenderal Sudirman. Apalagi dua finalis Piala Presiden, Persib dan Sriwijaya FC, belum menunjukkan penampilan yang memuaskan.

Video Populer

Foto Populer