Sukses


Rahmad Darmawan Sebut Madura United Banyak PR usai Digebuk Bali United

Bola.com, Jakarta - Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan, kecewa berat dengan pencapaian tim asuhannya pada laga pekan ketiga Shopee Liga 1 2020. Bruno Matos cs. dihajar 1-3 oleh Bali United pada  di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Minggu (16/3/2020).

Sebiji gol Madura United dicetak Alberto Goncalves. Sementara itu, gol-gol Bali United dipersembahkan Melvin Platje (2) dan Willian Pachecho.

RD mengungkapkan faktor psikologi menjadi alasan mengapa timnya bisa kalah telak. "Ya, tentu ada banyak faktor. Ketenangan pemain dalam mengeksekusi peluang. Kemungkinan faktor yang menyangkut psikologis pemain," kata Rahmad Darmawan.

Ia mengakui bila anak asuhannya melakukan kesalahan di awal pertandingan sehingga bisa dimanfaatkan para penggawa tim Serdadu Tridatu menjadi gol cepat. Ia pun tidak malu mengucapkan selamat kepada Bali United yang berhasil memenangkan laga kemarin.

"Saya ucapkan selamat kepada Bali United yang telah memenangkan pertandingan kemarin. Kami akui mengawali pertandingan dengan cukup lengah. Kami melakukan kesalahan dan dihukum oleh pemain Bali United lewat gol yang sangat cepat," ujar Rahmad Darmawan.

Lebih lanjut, pelatih yang juga pernah berkarier di Liga Malaysia ini juga menyebut bila skuad Bali United bermain lebih efektif dibandingkan anak asuhannya yang sebenarnya lebih banyak mendapat peluang mencetak gol.

"Setelah gol pertama, sebenarnya permainan berimbang dan kami mendapat beberapa peluang tapi sayang masih selalu gagal. Harus saya akui bila Bali United bermain lebih efektif dengan jumlah peluang yang lebih sedikit, tapi mereka tetap bisa mengungguli kami," kata sang nakhoda asal Lampung.

 

2 dari 3 halaman

Banyak PR

Konsistensi permainan kerap mengganggu Madura United beberapa musim terakhir. Tim yang selalu bertabur bintang itu sering mendadak loyo saat menghadapi laga-laga krusial. Hal ini yang membuat mereka kerap terlempar dari persaingan juara di pengujung musim.

Di pentas Shopee Liga 1 2020 start Madura United bisa dibilang tak terlalu bagus. Usai mengantungi kemenangan telak di kandang melawan Barito Putera dengan skor 4-0, selanjutnya anak asuh RD ditahan imbang kacamata di markas klub promosi, Persiraja Banda Aceh.

Pekerjaan rumah ini wajib dibenahi RD.  Apesnya kompetisi mendadak dihentikan karena sebaran virus Corona yang mulai meresahkan.

“Penyebaran virus Corona bencana. Saya ingin pemain tetap menjaga kebugaran fisik, walaupun berada di rumah. Menurut saya, kalau mereka biasa beraktivitas dan berolahraga, lalu ada di rumah, saya rasa kondisinya bukan baik, tapi malah stres dan akhirnya sakit,” tutur Rahmad.

“Tapi libur juga penting untuk psikologi pemain agar mereka bisa berkumpul dan memproteksi keluarganya. Setelah itu kami kembali latihan untuk membenahi permasalahan yang ada di tim," ungkapnya.

Melihat perkembangan terkini virus Corona yang mulai menyebar di banyak daerah, Rahmad bisa memaklumi jika durasi libur kompetisi selama dua pekan diperpanjang lagi. "Harus bisa dipahami dan diterima karena kaitannya nyawa manusia," kata sang mantan pelatih Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2011 dan 2013 itu.

 

 

3 dari 3 halaman

Video

APSSI Usulkan Pra-Musim Selama 2 Bulan Sebelum Liga Indonesia Kembali Bergulir

Video Populer

Foto Populer