Sukses


Flashback Petualangan Safee Sali di Indonesia, Kok Justru Memilih Pelita Jaya Ketimbang Persib?

Bola.com, Makassar - Nama Safee Sali menjadi pembicaraan publik sepak bola Tanah Air ketika menerima tawaran Pelita Jaya untuk berkiprah di kompetisi kasta tertinggi Indonesia pada 2011. Striker asal Malaysia menjadi sorotan setelah membuat Timnas Indonesia gagal mewujudkan mimpi meraih trofi juara Piala AFF 2010 silam.

Dalam dua pertemuan di laga final, ia mencetak tiga gol untuk membawa tim Harimau Malaya unggul agregat 4-2. Tiga gol dalam laga final mengantar Safee Sali menjadi pencetak gol terbanyak dalam turnamen paling bergengsi di Asia Tenggara ini dengan koleksi lima gol.

Berkat aksinya itu, Safee jadi incaran klub kontestan Liga Super Indonesia. Sebut saja Persiba Balikpapan, Persija Jakarta, Persib Bandung dan Pelita Jaya. Dua nama terakhir adalah klub terus bersaing mendapatkan tanda tangan Safee sampai tikungan terakhir.

Dalam channel Youtube Radio PRFM 107,5, Safee mengungkap alasan kenapa akhirnya memilih tawaran Pelita ketimbang Persib. Padahal, ia justru lebih banyak berburu informasi terkait Persib dan Bandung.

"Saya menilai nama dan pamor Persib lebih baik dari Pelita. Mereka pun memiliki striker yang bagus. Justru dua kelebihan ini membuat saya lebih memilih Pelita Jaya," kenang Safee.

Safee ingin bermain tanpa beban dan mendapatkan menit bermain yang banyak di kompetisi Indonesia. Tujuannya agar nama dan penampilannya tetap terjaga agar bisa secara reguler masuk daftar panggil timnas Malaysia.

"Sempat ada juga rasa khawatir bakal jadi 'musuh' suporter Indonesia karena hasil Piala AFF 2010. Ternyata anggapan saya itu salah. Saya merasa mendapat sambutan hangat dan istimewa di Indonesia," papar Safee.

Musim pertama di Indonesia, Safee Sali hanya mampu membawa Pelita Jaya yang bermarkas di Stadion Singaperbangsa, Karawang, Jawa Barat bertengger di peringkat enam klasemen akhir Liga Super Indonesia musim 2011-2012. Peraih trofi juara musim ini adalah Sriwijaya FC.

2 dari 3 halaman

Terpaksa Meninggalkan Indonesia

Seperti diketahui, karier Safee Sali di kompetisi tertinggi Indonesia terbilang singkat. Pada musim berikutnya, ia terpaksa meninggalkan Indonesia meski sudah setuju bergabung di Arema Cronus.

Dualisme kompetisi yang terjadi di Indonesia saat itu membuat Safee mengambil keputusan pahit demi kelanjutan kariernya di Timnas Malaysia. "Padahal, saya merasa mulai menikmati atmosfer kompetisi Indonesia," ungkap Safee.

Safee pun ditampung oleh Johor Darul Ta'zim (JDT) yang tengah membangun tim yang solid. Bukan hanya materi pemain, tapi juga fasilitas yang mewah.

Bersama klub elite Malaysia ini, Safee meraih berbagai sukses dengan trofi juara Liga Super Malaysia musim 2014, 2015 dan 2016. Safee bersama JDT juga meraih gelar di Piala AFC 2015.

Saat ini, dalam usianya yang sudah 37 tahun, Safee masih beredar di Liga Super Malaysia bersama Kuala Lumpur FA. Ia tengah bersiap berkiprah bersama klub ibukota Malaysia menghadapi musim 2021.

3 dari 3 halaman

Video

Video Populer

Foto Populer