BRI Super League: Kalah Gara-Gara 2 Penalti di Markas Persija, Pelatih Madura United Sayangkan Permainan Timnya

Madura United kalah 0-2 dari Persija pada pekan ke-18 BRI Super League. Dua gol tercipta lewat penalti lawan.

Bola.com, Jakarta - Madura United kembali gagal menang di BRI Super League 2025/2026. Terbaru, mereka dipaksa takluk 0-2 oleh Persija Jakarta dalam pertandingan pekan ke-18 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (23-1-2026) malam.

Dua kali hukuman penalti di masa injury time menjadi momok yang gagal diantisipasi oleh skuad Madura United. Sebaliknya, Persija cerdik memanfaatkan celah konsentrasi pemain tamu yang dianggap melakukan pelanggaran di area terlarang.

Dua gol yang dicetak oleh tim tuan rumah berasal dari eksekusi titik putih, masing-masing oleh Gustavo (44') dan Maxwell (90+15').

Madura United yang bermain lebih bertahan, kesulitan untuk mencetak gol, meski mendapat beberapa peluang.

Pelatih Madura United, Carlos Parreira, performa anak asuhnya menunjukkan grafik meningkat pada paruh kedua berkat rotasi pemain yang dilakukan. Hal itu terkonfirmasi dari sejumlah peluang emas yang lahir, meski tidak ada yang berujung gol sehingga mereka harus pulang tanpa raihan angka.

"Sayangnya, di babak pertama, kami gagal menemukan cara bermain yang bagus. Kami bertahan cukup baik, sayangnya kami mendapat penalti yang membuat saya harus melakukan perubahan di babak kedua," kata Parreira.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 4 halaman

Formasi Tiga Bek Sejajar

Pertandingan berlangsung sengit dan beberapa kali wasit asang Jepang, Yudai Yamamoto, menghentikan jalannya pertandingan. Bahkan di penghujung babak kedua, tambahan waktu hingga 11 menit diberikan oleh wasit karena beberapa kali terhenti akibat pelanggaran.

Laskar Sape Kerrab menurunkan tiga pemain anyar mereka dengan skema taktik berbeda sejak menit awal. Akan tetapi, debut Riquelme, Junior Brandao, dan Giovani Numberi bersama Madura United gagal membuahkan hasil positif.

Pada laga ini Madura United menerapkan formasi tiga bek sejajar. Pilihan formasi tersebut terbukti ampuh meredam alur serangan terbuka Persija sehingga tuan rumah hanya mampu memecah kebuntuan melalui eksekusi penalti.

Menurut Carlos, permainan timnya mulai membaik di babak kedua dengan pergantian sejumlah pemain yang dilakukan. Terbukti beberapa peluang mampu diciptakan, meski gagal berbuah gol yang membuat timnya harus pulang dengan tangan hampa pada laga ini.

"Kami melakukan perubahan di babak kedua dengan mengganti pemain dan permainan lebih baik. Beberapa peluang juga bisa diciptakan," ucap pelatih asal Brasil tersebut.

3 dari 4 halaman

Pertandingan Sulit

Pemain Madura United, Taufik Hidayat, menyatakan pertandingan berlangsung sulit karena beberapa kali insiden yang menurutnya sangat merugikan.

Dia meminta maaf kepada suporter karena gagal membawa pulang poin pada laga kali ini.

"Saya minta maaf kepada fans Madura, kami tidak bisa bawa pulang poin dari sini. Ini pertandingan yang tidak mudah, kami dapat dua kali penalti yang mungkin bisa dipertanyakan. Tadi saya juga dapat pelanggaran yang riskan, tapi wasit tidak melindungi pemain saat itu," kata Taufik seusai pertandingan.

Hasil ini membuat Madura United menelan tiga kekalahan beruntun dan kini hanya mengemas 17 poin dalam 18 laga. Berikutnya, mereka akan menjamu PSIM Yogyakarta dalam laga pekan ke-18, Sabtu (31-1-2026) malam. 

4 dari 4 halaman

Cek Persaingan Terkini

Video Populer

Foto Populer