Duel Pelatih Persib Vs Arema di BRI Super League: Bojan Hodak Tak Pernah Rasakan Kekalahan

Persib Bandung lebih diunggulkan saat menjamu Arema FC dalam lanjutan BRI Super League, Jumat (24/4/2026).

Bola.com, Bandung - Persib Bandung lebih diunggulkan saat menjamu Arema FC dalam lanjutan BRI Super League, Jumat (24/4/2026).

Persib di puncak klasemen, sedangkan Arema tertahan di urutan 11. Faktor lainnya, Persib unggul head to head. Mereka tak pernah kalah dalam 8 laga terakhir menghadapi Singo Edan.

Ini sekaligus jadi sebuah tantangan bagi pelatih kedua tim. Bojan Hodak yang jadi arsitek Maung Bandung, julukan Persib sudah empat kali merasakan duel melawan Arema. Hasilnya, dia tidak pernah menderita kekalahan.

Dua kali menang di Malang dan dua imbang ketika bermain di Bandung. Statistik yang agak unik, karena Persib selalu menang ketika main tandang. Tapi hanya imbang saat tampil di depan pendukungnya sendiri.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Kesempatan Bojan Perbaiki Catatan

Kini Bojan punya kesempatan memperbaiki catatan ketika menghadapi Arema di Bandung, mengingat laga nanti akan berlangsung di kandang sendiri, Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Sementara, Marcos Santos yang jadi pelatih Arema musim ini punya catatan yang belum konsisten. Terkadang Singo Edan tampil garang. Namun beberapa kali mereka kehilangan taji. Marcos juga baru satu kali membawa Arema menghadapi Persib. Dia menelan kekalahan 1-2 saat putaran pertama musim ini.

Pelatih asal Brasil ini sangat menyesali hasil tersebut, karena Arema unggul lebih dulu. Namun harus kalah meski Persib hanya bermain dengan 10 orang. Lantaran satu pemain asing, Frans Putros diganjar kartu merah di awal babak kedua.

Beda Karakter

Melihat dari karakternya, Bojan dan Marcos merupakan sosok dengan karkater berbeda. Bojan pelatih yang mengandalkan barisan pemain berpengalaman. Selain itu dia membentuk kedalaman skuat yang seimbang di setiap musim. Wajar jika dia berhasil dua kali membawa Persib Bandung jadi juara Liga 1 dua kali beruntun.

Musim ini, Persib punya deretan pemain berpengalaman seperti Mark Klok, Tom Haye, Federico Barba, Layvin Kurzawa, hingga Adam Alis. Mereka dipadukan dengan pemain yang dalam usia emas.

Seperti Beckham Putra, Saddil Ramdani, dan Eliano Reijnders dan lainnya. Bisa dibilang Arema kalah kelas dari segi materi pemain. Sehingga Bojan tidak pusing dalam menyusun starting eleven atau pergantian pemain saat pertandingan.

Ujian Marcos Santos

Berbeda dengan Marcos Santos di Arema. Di musim pertamanya ini, dia mendapat banyak ujian. Dia sering tampil dengan skuat yang tidak lengkap. Ada saja pemain cedera atau akumulasi kartu.

Sementara, kualitas pelapis Singo Edan bisa dibilang timpang, terutama di lini belakang. Marcos PUN harus bereksperimen dengan menaruh para gelandang bertahan sebagai stoper. Karena musim ini dia sudah kehilangan dua stoper asing karena cedera berat, yakni Luiz Gustavo dan Walisson Maia.

Jadi, laga ini juga membuat tantangan bagi Marcos. Bisakan pelatih 46 tahun asal Brasil itu mengakhiri rekor buruk Arema dalam 8 laga terakhir melawan Persib.

Video Populer

Foto Populer