Caretaker Persijap Ungkap Kondisi Tim setelah Kepergian Mario Lemos, Berusaha Jaga Kekompakan Tim

Persijap mendepak pelatih Mario Lemos dari jabatannya. Lantas, bagaimana kondisi skuad jelang duel melawan Isenmulang FC?

Bola.com, Jakarta - Pelatih sementara Persijap Jepara, Antonio Claudio, mengungkapkan kondisi timnya setelah ditinggalkan oleh Mario Lemos menjelang laga menghadapi Isenmulang FC pada pekan kelima BRI Super League 2026/2027.

Antonio Claudio berusaha keras menjaga agar Persijap tetap kompak jelang pertandingan di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Jepara, Jumat (16-10-2026) pukul 19.00 WIB.

Menurutnya, penting bagi Laskar Kalinyamat untuk bersatu agar bisa melewati situasi buruk ini dengan kuat.

Pelatih kelahiran Brasil itu memastikan, timnya akan berusaha memberikan yang terbaik saat menjamu Isenmulang FC.

"Kami ditugaskan di sini dengan dukungan dari seluruh manajemen, seluruh pemain, kami akan tetap dengan satu tujuan, bagaimana tim ini tetap kompak, tetap berjalan ke depan, dan kami akan mencoba berikan yang maksimal," ujarnya.

 

Dapatkan informasi klasemen terkini BRI Super League 2026/2027 di sini.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Pemain Siap Tempur

Selain itu, pelatih berusia 53 tahun ini memastikan pemainnya sudah siap tempur untuk menantang Laskar Tambun Bungai. Tidak ada pemain yang cedera. Laskar Kalinyamat bakal berusaha mengincar hasil maksimal.

"Tidak ada, semua pemain dalam kondisi siap, dan siap berikan yang terbaik. Semua pemain tahu pentingnya laga ini. Apalagi kami tahu yang kami sangat butuhkan, yakni hasil maksimal," kata Antonio Claudio.

"Kami akan berusaha kembali dan bermain tangguh ketika bertanding di kandang. Kami pernah lakukan di putaran kedua musim lalu dan kami akan terapkan lagi, mencoba jadi tim yang tangguh, jadi neraka bagi tim tamu," imbuhnya.

 

Komposisi Pemain

Antonio juga menegaskan, Persijap bakal berusaha menurunkan komposisi terbaiknya. Dia akan memilih pemain yang sudah siap secara fisik dan mental agar bisa mendapatkan target yang diinginkan, yakni tiga poin.

"Untuk komposisi menghadapi laga ini, kami akan menurunkan pemain yang paling siap. Memang kekalahan kemarin menjadi pelajaran buat kami semua, dan yang paling penting di mata tim pelatih, pemain harus siap untuk laga ini."

"Kami akan turunkan pemain terbaik. Evaluasi pasti ada, dan yang paling penting bagaimana kami menghindari buat kesalahan-kesalahan secara individu karena kesalahan seminimal mungkin akan lebih baik buat tim sendiri," lanjutnya.

 

Perbaiki Rekor Buruk

Setelah menggelar persiapan yang terbilang compang-camping, Persijap akhirnya harus merasakan efek dari kondisi ini di awal musim. Laskar Kalinyamat pontang-panting dihajar lawan-lawannya dan mengalami empat kekalahan.

Di awal musim, Sendri Johansyah dkk. digebuk Madura United (0-2) dan Borneo FC (0-1). Setelah itu, mereka kembali menelan hasil minor setelah dilumat Persib Bandung (1-2) dan Bali United (1-6).

Dengan hasil ini, Persijap menjadi satu di antara tim dengan jumlah kebobolan tertinggi di BRI Super League.

Status yang sama juga dimiliki oleh Isenmulang FC. Keduanya sama-sama kemasukan 11 gol dari empat laga.

Video Populer

Foto Populer