Blak-blakan, Alejandro Garnacho Akui Kesalahan yang Picu Kepergiannya dari MU

Alejandro Garnacho akui kesalahan fatal di MU, kini masih cari jati diri di Chelsea.

Bola.com, Jakarta - Pengakuan jujur datang dari Alejandro Garnacho soal akhir kariernya di Manchester United. Winger asal Argentina itu mengakui, kepergiannya dari Old Trafford tidak lepas dari sikapnya sendiri, dan rasa sakitnya ternyata lebih besar dari yang ia tunjukkan saat itu.

Garnacho meninggalkan MU pada musim panas lalu dan bergabung dengan Chelsea dengan nilai transfer 40 juta paun.

Namun, alih-alih mendapatkan awal baru yang mulus, perjalanannya justru belum berjalan sesuai harapan.

Dalam wawancara terbarunya, Garnacho secara terbuka membahas masa-masa terakhirnya di Manchester.

Ia mengakui performanya menurun dan situasi di dalam tim makin rumit, terutama saat hubungannya dengan pelatih Ruben Amorim memburuk.

Pada periode itu, Garnacho mulai sering dicadangkan. Situasi tersebut diperparah dengan isu indisipliner serta aktivitas di media sosial yang ikut memicu ketegangan.

Satu di antara yang paling disorot adalah ketika ia mengenakan seragam Aston Villa bertuliskan nama dan nomor Marcus Rashford, gestur yang dianggap provokatif.

"Saya ingat dalam enam bulan terakhir, saya tidak bermain seperti sebelumnya di Manchester United. Saya mulai duduk di bangku cadangan. Itu sebenarnya bukan hal buruk, saya baru 20 tahun, tetapi di pikiran saya, saya merasa harus bermain di setiap pertandingan," kata Garnacho.

"Dalam pikiran saya, mungkin ini juga kesalahan saya, saya mulai melakukan beberapa hal yang tidak baik. Tapi, ya, itu hanya fase dalam hidup, dan kadang Anda harus membuat keputusan. Saya sangat bangga bisa berada di sini dan masih bermain di liga Inggris di klub seperti ini," imbuhnya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Tetap Cinta MU

Kendati kepergiannya diwarnai situasi yang tidak menyenangkan, Garnacho menegaskan tidak menyimpan dendam terhadap mantan klubnya.

"Di Manchester United, saya tidak punya hal buruk untuk dikatakan tentang klub atau rekan setim, tidak ada. Itu hanya momen dalam hidup yang berubah. Hidup saya terus berjalan, jadi kami harus terus melihat ke depan," ujarnya.

Saat ditanya apakah kepergian itu menyakitkan, Garnacho menjawab jujur.

"Ya, mungkin iya, karena saya mencintai klub itu. Mereka memberi saya kepercayaan sejak awal, dari Spanyol, membawa saya ke akademi, lalu ke tim utama. Itu sekitar empat atau lima tahun, dengan cinta luar biasa dari semua orang, penggemar, stadion, semuanya sangat baik," ungkapnya.

"Kadang Anda harus berubah demi kebaikan hidup atau langkah berikutnya. Saya hanya punya kenangan indah tentang Manchester United."

Karier di Chelsea

Sayangnya, kehidupan Garnacho di Chelsea juga tidak berjalan mudah. Ia datang ke Stamford Bridge dengan ekspektasi tinggi dan kontrak jangka panjang hingga 2032, tetapi belum mampu menunjukkan konsistensi.

Sejauh musim ini, ia baru mencetak satu gol dari 20 penampilan di liga Inggris. Pergantian pelatih dari Enzo Maresca ke Liam Rosenior juga belum memberikan dampak signifikan.

Performa Chelsea yang kurang stabil di liga serta kegagalan di kompetisi antarklub Eropa makin mempertegas bahwa baik pemain maupun klub masih belum menemukan kecocokan.

Di Persimpangan

Kini, di usia 21 tahun, Garnacho berada di persimpangan. Ia yang dulu digadang-gadang sebagai masa depan lini serang MU, kini justru disebut-sebut berpeluang dipinjamkan ke Argentina.

Pelatih River Plate, Eduardo Coudet, bahkan dikabarkan telah menghubunginya secara langsung untuk membahas kemungkinan tersebut, sebuah skenario yang sebelumnya sulit dibayangkan.

Delapan bulan setelah kepindahannya, Chelsea masih menunggu sosok Garnacho yang mereka harapkan.

Di sisi lain, sang pemain sendiri mengakui bahwa ia pun masih berusaha menemukan kembali versi terbaiknya.

 

Sumber: Give Me Sport

Video Populer

Foto Populer