Mohamed Salah Tinggalkan Liverpool dengan Bangga: Sudah Mengembalikan The Reds ke Elite Dunia

Pemain asal Mesir itu meninggalkan Anfield sebagai pencetak gol terbanyak ketiga sepanjang sejarah klub dengan koleksi 257 gol.

Bola.com, Jakarta - Mohamed Salah resmi memainkan laga terakhirnya bersama Liverpool pada akhir pekan lalu. Dalam pertandingan melawan Brentford yang berakhir imbang 1-1, Salah mencatat assist ke-93 dan terakhirnya di Premier League untuk gol Curtis Jones.

Pemain asal Mesir itu meninggalkan Anfield sebagai pencetak gol terbanyak ketiga sepanjang sejarah klub dengan koleksi 257 gol.

Selama sembilan musim membela Liverpool, Mohamed Salah menjadi top scorer tim dalam delapan musim dan membantu The Reds memenangkan dua gelar Liga Inggris, Liga Champions 2019, Piala Dunia Antarklub, Piala FA 2022, serta dua trofi Piala Liga Inggris.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Sudah Membantu Mengembalikan Kejayaan Liverpool

Mohamed Salah mengaku puas dengan warisan yang ia tinggalkan di Liverpool. Menurutnya, ia berhasil membantu klub kembali menjadi salah satu kekuatan terbesar sepak bola dunia.

“Syukurlah saya mengakhiri karier saya di Liverpool seperti ini. Saya menyadari semuanya, saya pergi dan orang-orang bangga dengan apa yang saya lakukan,” ujar Salah kepada beIN Sports.

“Saya merasa telah membawa tim kembali, dalam persentase yang besar, ke tempat yang layak di antara klub-klub elite. Itu adalah hal terpenting bagi saya,” lanjutnya.

Salah juga mengaku tak pernah membayangkan bisa meraih begitu banyak kesuksesan bersama Liverpool.

“Saya mengharapkan hal-hal baik, tetapi saya tidak menyangka bisa mencapai semuanya bersama tim dan untuk diri saya sendiri. Saya memenangkan hampir semua gelar,” ujar pemain asal Mesir itu.

Perpisahan Emosional di Anfield

Laga terakhir di Anfield menjadi momen emosional bagi Mohamed Salah. Ia mengaku sangat berat meninggalkan tempat yang telah menjadi rumahnya selama sembilan tahun.

“Pertandingan hari ini sangat sulit secara psikologis bagi saya, karena ini adalah pertandingan terakhir saya di tempat di mana saya hidup selama sembilan tahun, tempat saya menjalani masa-masa terbaik dalam hidup saya,” ujar Salah.

“Namun, syukurlah ketika saya melihat ke belakang, saya merasa telah menikmati masa muda. Saya melakukan segalanya dalam sepak bola dan mencapai semuanya dalam sepak bola.”

“Saya menjalani hidup seperti yang saya jalani bersama klub ini, dan tidak ada lagi yang bisa saya impikan lebih dari itu,” lanjutnya.

Masa Depan Salah Baru Diputuskan Setelah Piala Dunia

Mohamed Salah memastikan dirinya akan meninggalkan Liverpool dengan status bebas transfer. Ia juga mengungkapkan keputusan mengenai klub berikutnya baru akan ditentukan setelah Piala Dunia 2026 selesai.

“Saya masih akan melihat nanti ke mana saya pergi. Sekarang saya punya waktu, saya akan pergi ke Piala Dunia dan setelah itu semuanya akan menjadi jelas,” ujar Salah.

“Jika ada peluang bagus sebelum itu, saya akan memutuskannya. Jika tidak ada, saya akan membuat keputusan setelah Piala Dunia,” lanjutnya.

Selain membahas masa depannya, Mohamed Salah juga berharap kesuksesannya di Eropa bisa menginspirasi banyak pemain muda Mesir.

“Saya berharap banyak orang Mesir bisa mencapai apa yang saya lakukan, karena itu adalah salah satu impian saya ketika pertama kali pergi ke Eropa, membuka jalan bagi banyak orang agar sepak bola bisa menjadi profesi,” ujar Mohamed Salah.

“Saya berharap, insyaallah, akan ada banyak orang dari Mesir yang bisa melakukan apa yang saya lakukan, bahkan lebih,” lanjutnya.

Sumber: Liverpool Echo

Persaingan di Premier League

Video Populer

Foto Populer