6 Penantang Erling Haaland dalam Perburuan Sepatu Emas Liga Inggris 2026/2027

Berikut enam kandidat yang bisa menjadi penantang Haaland dalam perburuan Sepatu Emas Liga Inggris 2026/2027.

Bola.com, Jakarta - Erling Haaland kembali menjadi favorit utama dalam perburuan Sepatu Emas Liga Inggris 2026/2027.

Striker Manchester City itu berpeluang menyamai rekor empat gelar top scorer milik Thierry Henry dan Mohamed Salah.

Haaland telah tiga kali menjadi pencetak gol terbanyak Premier League dalam empat musimnya di Inggris. Musim lalu, penyerang asal Norwegia itu mencetak 27 gol.

Namun, persaingan musim ini diprediksi tetap sengit. Sejumlah striker memiliki kemampuan dan catatan gol yang cukup untuk mengganggu dominasi Haaland.

Berikut enam kandidat yang bisa menjadi penantang Haaland dalam perburuan Sepatu Emas Liga Inggris 2026/2027.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

1. Alexander Isak

Alexander Isak menjadi salah satu nama paling serius untuk menantang Haaland.

Striker Liverpool itu pernah mencetak 23 gol pada Premier League 2024/2025 ketika masih memperkuat Newcastle United. Catatan tersebut membuatnya finis di posisi kedua dalam daftar pencetak gol.

Namun, musim lalu berjalan mengecewakan setelah kepindahannya ke Liverpool dengan nilai transfer £125 juta. Isak hanya mencetak empat gol dalam 22 pertandingan di semua kompetisi.

Jika mampu menjaga kebugaran dan mendapatkan suplai bola lebih baik dari lini tengah Liverpool, Isak berpeluang kembali ke performa terbaiknya.

2. Igor Thiago

Igor Thiago menjadi salah satu kejutan terbesar musim lalu.

Penyerang Brentford tersebut langsung mencetak 22 gol pada musim pertamanya bermain secara penuh di Premier League. Catatan itu membuatnya finis kedua di bawah Haaland dalam perburuan Sepatu Emas.

Performa tersebut juga mengantarkan Thiago ke Timnas Brasil untuk Piala Dunia 2026.

Tantangan berikutnya adalah membuktikan bahwa ketajamannya bukan sekadar kejutan satu musim.

Joao Pedro

Joao Pedro juga patut diperhitungkan setelah mencetak 15 gol Premier League musim lalu bersama Chelsea.

Namun, situasinya sedikit berbeda pada musim ini. Penyerang asal Brasil itu harus bersaing dengan sejumlah pemain untuk mendapatkan tempat utama.

Selain itu, kehadiran Xabi Alonso sebagai pelatih baru Chelsea membuat perannya menarik untuk diamati.

Alonso dikenal memiliki sistem yang membuat gol tersebar ke banyak pemain. Saat menangani Bayer Leverkusen pada musim 2023/2024, tidak ada pemain yang mencetak lebih dari 14 gol di Bundesliga.

 

Viktor Gyokeres

Viktor Gyokeres menjalani musim debut yang cukup baik bersama Arsenal.

Striker asal Swedia itu mencetak 14 gol di Premier League dan 21 gol di semua kompetisi. Menariknya, 14 gol tersebut dicetak setelah pergantian tahun.

Hal itu menunjukkan bahwa Gyokeres mulai semakin nyaman dengan sepak bola Inggris.

Jika Arsenal memberikan kebebasan lebih besar setelah berhasil mengakhiri penantian panjang untuk gelar Premier League, Gyokeres berpotensi meningkatkan jumlah golnya secara signifikan.

5. Ollie Watkins

Ollie Watkins merupakan salah satu pencetak gol paling konsisten di Premier League dalam beberapa tahun terakhir.

Sejak bermain di kasta tertinggi bersama Aston Villa pada 2020, Watkins telah mengoleksi 91 gol di Premier League. Catatan tersebut hanya kalah dari Haaland dan Salah dalam periode yang sama.

Musim lalu, Watkins mencetak 16 gol.

Namun, untuk benar-benar bersaing dalam perebutan Sepatu Emas, penyerang berusia 30 tahun itu kemungkinan harus mendekati atau melampaui catatan 25 gol yang pernah dibuatnya saat masih bermain untuk Brentford di Championship.

 

6. Benjamin Sesko

Benjamin Sesko bisa menjadi salah satu kandidat yang menarik.

Penyerang Manchester United itu mencetak 11 gol pada musim pertamanya di Premier League. Menariknya, sembilan gol di antaranya lahir setelah Ruben Amorim meninggalkan klub pada Januari dan Manchester United mengubah sistem permainan.

Dalam periode tersebut, hanya Morgan Gibbs-White dari Nottingham Forest yang mencetak lebih banyak gol di Premier League.

Dengan usia yang baru 23 tahun, Sesko masih memiliki ruang besar untuk berkembang. Jika mampu mempertahankan performanya selama satu musim penuh di bawah Michael Carrick, bukan tidak mungkin ia masuk persaingan pencetak gol terbanyak.

Sumber: BBC

Trilogi Sepak Bola Putri
Trilogi Sepak Bola Putri
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer