5 Kesalahan Manchester United di Bursa Transfer Musim Panas 2026: Bisa Jadi Bumerang!

Manchester United dinilai melakukan sejumlah kesalahan pada bursa transfer musim panas 2026.

Bola.com, Jakarta - Manchester United dinilai melakukan sejumlah kesalahan pada bursa transfer musim panas 2026. Aktivitas transfer yang minim membuat Setan Merah berisiko kesulitan bersaing musim ini.

MU hanya mendatangkan dua pemain baru hingga empat hari sebelum pertandingan pembuka Premier League 2026/2027 melawan Hull City. Kedua pemain tersebut adalah Youri Tielemans dan Andrey Santos.

Padahal, Manchester United semula diprediksi aktif pada bursa transfer kali ini. Kepergian Casemiro, penunjukan Michael Carrick sebagai manajer, serta kembalinya Setan Merah ke Liga Champions menjadi alasan klub seharusnya memperkuat skuad.

INEOS sebenarnya mengawali bursa transfer dengan cukup menjanjikan. Setan Merah memiliki kesempatan untuk kembali ke persaingan papan atas setelah kepergian Pep Guardiola dari Manchester City. Namun, minimnya aktivitas transfer membuat kesempatan tersebut berpotensi terlewatkan.

Berikut lima kesalahan Manchester United di bursa transfer musim panas 2026 yang bisa menjadi bumerang.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

1. Terlambat Mengejar Lewis Hall

MU membutuhkan bek kiri baru meski Luke Shaw masih tersedia. Pemain asal Inggris itu memang tampil dalam seluruh pertandingan Premier League musim lalu, tetapi usianya yang sudah 31 tahun membuat klub membutuhkan persaingan yang lebih baik di posisi tersebut.

Lewis Hall menjadi salah satu nama yang banyak diinginkan penggemar Manchester United bahkan sebelum bursa transfer dibuka. Namun, INEOS baru menunjukkan ketertarikan kepada pemain Newcastle United tersebut pada awal Agustus.

Keputusan itu dinilai terlambat karena Newcastle United sudah mendapatkan dana besar dari penjualan Sandro Tonali senilai £100 juta, Bruno Guimaraes seharga £75 juta, dan Anthony Gordon sebesar £69,3 juta.

Manchester United kemudian mendapat penegasan bahwa Newcastle tidak berniat menjual Hall. Situasi tersebut mungkin berbeda jika Setan Merah bergerak lebih cepat sebelum Guimaraes pindah ke Arsenal dan Tonali bergabung dengan Tottenham Hotspur.

 

2. Tidak Rekrut Pelapis Benjamin Sesko

Manchester United juga belum mendatangkan penyerang yang dapat menjadi pelapis Benjamin Sesko. Joshua Zirkzee mengalami periode buruk sejak bergabung dengan Setan Merah dan belum mampu tampil meyakinkan ketika Sesko absen.

Kondisi tersebut membuat kebutuhan terhadap penyerang baru semakin jelas. Manchester United sebenarnya memiliki Marcus Rashford sebagai salah satu opsi karena pemain tersebut diperkirakan bertahan.

Namun, Rashford tidak selalu tampil konsisten dan posisi favoritnya berada di sisi kiri. Karena itu, Manchester United tetap membutuhkan penyerang yang bisa menjadi alternatif utama bagi Sesko.

Klub juga dapat mempertimbangkan Nicolas Jackson dari Chelsea. Penyerang asal Senegal itu memang akan membutuhkan biaya transfer yang tinggi, tetapi situasinya di Stamford Bridge membuat peluang transfer tersebut terlihat terbuka.

 

3. Enggan Mengeluarkan Dana Besar

Manchester United kini menjadi satu-satunya klub dari enam besar Premier League yang belum mengeluarkan £100 juta untuk seorang pemain.

Kondisi tersebut sebenarnya dapat dianggap sebagai bentuk kehati-hatian. Namun, MU berisiko tertinggal dari rival-rivalnya dalam perebutan pemain top jika terus enggan mengeluarkan dana besar.

Elliot Anderson dan Morgan Rogers memang tidak bisa disebut layak dihargai lebih dari £100 juta. Namun, kondisi tersebut menggambarkan harga pemain di pasar transfer saat ini.

Aurelien Tchouameni menjadi salah satu pemain yang dinilai layak diperjuangkan Manchester United. Gelandang Real Madrid itu memiliki kualitas yang dibutuhkan untuk menggantikan Casemiro.

United juga disebut menyukai Tchouameni. Namun, klub terlihat enggan memecahkan anggaran transfer untuk mendapatkan pemain yang mereka anggap terlalu mahal.

Sikap hati-hati tersebut sebelumnya juga menjadi kritik terhadap Manchester United. Namun, keputusan untuk tetap berhati-hati pada bursa transfer yang seharusnya digunakan untuk membangun skuad kompetitif bagi Carrick menjadi perhatian tersendiri.

 

4. Masih Kesulitan Menjual Pemain

Manchester United juga masih kesulitan mendapatkan harga yang layak dari penjualan pemain. Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan Chelsea yang mampu memperoleh biaya besar dari pemain yang bahkan belum tampil untuk klub.

Andre Onana dan Altay Bayindir masih terikat kontrak dengan Manchester United. Kedua penjaga gawang tersebut justru dipinjamkan setelah klub kesulitan melepas mereka secara permanen.

INEOS juga berusaha melepas Marcus Rashford untuk mengurangi beban gaji klub. Namun, Barcelona menolak memenuhi harga £26 juta yang ditetapkan MU.

Harga tersebut sebenarnya dinilai cukup masuk akal. Namun, klub-klub peminat tetap harus mempertimbangkan besarnya gaji Rashford.

Manchester United juga sempat berusaha melepas Manuel Ugarte sebelum pemain Uruguay itu mengalami cedera di Piala Dunia. Bahkan, klub hanya meminta sedikit lebih dari £20 juta untuk pemain yang mereka datangkan seharga £50 juta dua musim lalu.

 

5. Tidak Serius Mengejar Tchouameni

Manchester United membutuhkan gelandang bertahan kelas dunia yang dapat menjadi jangkar lini tengah dalam jangka panjang.

Kebutuhan tersebut semakin terlihat setelah sejumlah rival memperkuat lini tengah mereka. Arsenal mendatangkan Guimaraes, Tottenham merekrut Tonali, sedangkan Manchester City mendapatkan Anderson. Sebelumnya, Chelsea juga membayar mahal untuk Moises Caicedo dan Liverpool melakukan hal serupa untuk Dominik Szoboszlai.

Tchouameni dinilai cocok dengan kebutuhan Manchester United. Pemain asal Prancis itu memiliki kekuatan fisik dan kemampuan membantu tim ketika melakukan transisi.

Real Madrid merekrut Tchouameni pada musim panas 2022 sebagai pengganti Casemiro. Karena itu, profil sang pemain dinilai sangat sesuai dengan kebutuhan Setan Merah.

Peluang United mendapatkan Tchouameni sempat terlihat terbuka setelah Setan Merah mengakui kekalahan dari Manchester City dalam persaingan mendapatkan Anderson.

Namun, INEOS belum melakukan langkah konkret untuk membawa Tchouameni ke Old Trafford. Kondisi tersebut membuat Manchester United kembali berisiko tertinggal dari rival-rivalnya yang telah lebih dahulu mendapatkan gelandang elite.

Sumber: Give Me Sport

Penulis: Fauzi Ananta Dharmawan

Trilogi Sepak Bola Putri
Trilogi Sepak Bola Putri
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer