Mengenal Bilal Hasan, Petarung Berdarah Indonesia yang Siap Tampil di UFC

Mengenal Bilal Hasan, Petarung Berdarah Indonesia yang Siap Tampil di UFC

Bola.com, Jakarta - Nama Bilal Hasan mulai mencuri perhatian pencinta olahraga tarung Indonesia. Petarung berdarah Indonesia itu resmi mendapatkan kontrak Ultimate Fighting Championship (UFC) setelah tampil impresif di Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10.

Bilal Hasan mengalahkan petarung India, Mridul Saikia, hanya dalam waktu 45 detik pada pertarungan di UFC Apex, Las Vegas, Amerika Serikat, Selasa (11/8/2026) waktu setempat.

Petarung kelahiran Honolulu itu menghentikan Saikia melalui technical knockout (TKO) setelah melancarkan serangkaian pukulan.

Kemenangan tersebut membuat Bilal mempertahankan rekor sempurnanya. Ia kini mengoleksi sembilan kemenangan dari sembilan pertarungan profesional sekaligus mengamankan tiket menuju UFC.

Bagi penggemar MMA di Indonesia, perjalanan Bilal terasa spesial. Meski lahir dan besar di Amerika Serikat, ia memiliki darah Indonesia dari kedua orang tuanya yang berasal dari Jakarta.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Lahir di Honolulu, Berawal dari Taekwondo

Bilal Alakai Hasan lahir di Honolulu, Hawaii, pada 16 Juli 2001. Kedua orang tuanya berasal dari Jakarta sehingga darah Indonesia mengalir dalam dirinya.

Bilal kemudian pindah ke Washington ketika berusia sekitar 10 atau 11 tahun. Ia tumbuh dan menjalani sebagian besar kehidupannya di Amerika Serikat, tetapi tetap memiliki hubungan dengan Indonesia melalui keluarga.

Latar belakang tersebut membuat perjalanan Bilal menuju UFC mendapat perhatian khusus dari pencinta MMA di Tanah Air.

Kini, ia memiliki kesempatan memperkenalkan dirinya kepada penonton UFC sekaligus membawa cerita mengenai akar keluarganya ke panggung MMA terbesar di dunia.

Perjalanan Bilal di dunia bela diri dimulai ketika ia berusia sekitar lima tahun. Taekwondo menjadi olahraga pertama yang ditekuninya sebelum akhirnya beralih ke MMA.

Awal perjalanannya tidak langsung berjalan mulus. Bilal harus menerima kekalahan dalam dua pertandingan pertamanya, masing-masing dari lawan perempuan.

Namun, hasil tersebut tidak membuatnya menyerah. Ketertarikannya terhadap bela diri justru semakin besar setelah menonton film The Karate Kid.

Bilal terinspirasi oleh gerakan tendangan dan teknik mengambil sudut yang diperagakan dalam film tersebut. Ia kemudian semakin serius berlatih taekwondo.

Kerja kerasnya membuahkan hasil. Pada 2017, Bilal berhasil menjadi juara PAN-American Taekwondo Junior Championships.

Empat tahun berselang, ia mulai beralih ke MMA. Kemampuan striking yang diperoleh dari taekwondo kemudian menjadi salah satu modal penting dalam membangun karier profesionalnya.

Juara CFFC Sebelum Menuju UFC

Sebelum mendapatkan kontrak UFC, Bilal Hasan lebih dulu membangun reputasi di Cage Fury Fighting Championships (CFFC). Ia menjadi juara kelas flyweight pada 2024 dan tiga kali mempertahankan sabuk tersebut.

Pengalaman itu menjadi modal penting saat Bilal tampil di Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10. Menghadapi petarung India, Mridul Saikia, Bilal hanya membutuhkan 45 detik untuk meraih kemenangan TKO.

Penampilan impresif tersebut membuat Dana White terkesan dan memberinya kontrak UFC. Bilal pun mempertahankan rekor sempurnanya menjadi 9-0.

Usai pertarungan, Bilal merayakan kemenangan dengan melakukan moonwalk, yang menjadi salah satu ciri khasnya. Ia juga tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada keluarga, teman-teman, Charlie's Combat Club, serta Indonesia.

Kini, Bilal memasuki babak baru di UFC. Rekor 9-0 dan pengalaman sebagai mantan juara CFFC membuat kiprahnya layak dinantikan pencinta MMA Indonesia.

Penulis: Fauzi Ananta Dharmawan

Trilogi Sepak Bola Putri
Trilogi Sepak Bola Putri
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer