Manchester City Tersandung Kasus 114 Pelanggaran, Frank Lampard Pilih Jaga Jarak

Frank Lampard pilih menepi dari polemik 114 pelanggaran Manchester City, pilih tunggu hasil banding.

Bola.com, Jakarta - Frank Lampard memilih tidak banyak berkomentar mengenai kasus Manchester City yang dinyatakan melanggar 114 aturan Premier League.

Manajer Coventry City itu ingin menunggu hasil banding sebelum menyampaikan pandangannya.

Kasus yang menjerat Man City kembali menjadi sorotan setelah komisi independen menyatakan The Citizens bersalah atas 114 dari total 115 dugaan pelanggaran regulasi keuangan Premier League.

Keputusan itu mencuat saat jeda internasional.

Man City telah mengajukan banding atas putusan tersebut. Situasi ini pun masih menjadi bahan pembicaraan di sepak bola Inggris hingga keputusan akhir ditetapkan.

Manajer Aston Villa, Unai Emery, sebelumnya mengaku tidak terkejut dengan perkembangan kasus tersebut.

Sementara itu, para pelatih lain di Premier League diperkirakan turut dimintai tanggapan dalam konferensi pers pada Kamis dan Jumat.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Komentar Lampard

Lampard menjadi satu di antara sosok yang menarik perhatian karena pernah memperkuat Man City pada musim 2014/2015. Periode tersebut termasuk rentang waktu dugaan pelanggaran yang diselidiki.

Berbicara kepada awak media pada Kamis sore waktu setempat, Lampard menegaskan dirinya tidak mengetahui secara langsung persoalan yang sedang dihadapi mantan klubnya.

Ia juga memilih menunggu proses banding sebelum memberikan penilaian lebih jauh.

"Kita semua sudah melihat beritanya. Ini jelas berita besar dan Manchester City sedang mengajukan banding. Jadi, apa yang bisa dikatakan ketika proses banding masih berlangsung?" ujar Lampard, dikutip dari Sport Witness.

"Saya tidak berada di dalam persoalan ini dan sepenuhnya berada di luar. Saya pernah bermain untuk Manchester City cukup lama lalu, hanya selama satu tahun. Kita tunggu hasil bandingnya dan apa yang terjadi selanjutnya. Saya sama sekali tidak tahu berapa lama proses ini akan berlangsung," lanjutnya.

Tunggu Hasil Banding

Lampard juga menegaskan dirinya tidak mengetahui perkembangan internal kasus tersebut. Saat ini, ia memilih mencurahkan perhatian pada tanggung jawabnya sebagai pelatih Coventry City.

"Saya tidak mengetahui banyak hal mengenai persoalan ini. Saya punya pekerjaan sendiri dan sejumlah hal yang harus saya benahi. Saya selalu menghormati seorang manajer dalam situasi apa pun karena ada banyak hal yang tidak kita ketahui," kata Lampard.

Meski begitu, Lampard mengakui Man City merupakan klub besar dengan deretan pemain berkualitas. Ia kembali menegaskan perkembangan kasus tersebut masih harus ditunggu.

"Ini memang sesuatu yang kita ketahui. Namun, mereka sekarang merupakan klub sepak bola besar dengan skuad yang dipenuhi pemain berkualitas. Kita lihat saja nanti," tuturnya.

Fokus ke Coventry

Lampard kini lebih berfokus membawa Coventry City memperbaiki posisi di klasemen Premier League.

Mantan gelandang asal Inggris itu tercatat pernah tampil sebanyak 38 kali bersama Man City.

Ia selanjutnya mempersiapkan Coventry City untuk menghadapi Newcastle United dalam pertandingan Premier League, Selasa (13-10-2026) dini hari WIB.

 

Sumber: Sport Witness

Video Populer

Foto Populer