Arne Slot Dapat Pekerjaan Baru di UEFA

Mantan manajer Liverpool, Arne Slot, akhirnya mendapatkan peran baru setelah meninggalkan Anfield pada 30 Mei 2026.

Bola.com, Jakarta - Mantan manajer Liverpool, Arne Slot, akhirnya mendapatkan peran baru setelah meninggalkan Anfield pada 30 Mei 2026.

Pelatih asal Belanda itu kini bergabung dengan UEFA Technical Observer Group, sebuah kelompok yang bertugas menganalisis pertandingan dan perkembangan taktik sepak bola.

Slot sebelumnya membawa Liverpool meraih gelar Premier League pada musim debutnya. Namun, performa The Reds merosot pada musim berikutnya hingga hanya finis di posisi kelima klasemen dengan koleksi 60 poin.

Kegagalan mempertahankan gelar membuat posisi Slot semakin sulit. Ia mendapat kritik dari suporter akibat penurunan performa tim dan pendekatan taktik yang dinilai kurang sesuai dengan karakter Liverpool.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Arne Slot Gabung Kelompok Pengamat Teknis UEFA

UEFA Technical Observer Group beranggotakan mantan pemain, pelatih, dan manajer berpengalaman yang bertugas mengamati pertandingan di berbagai kompetisi Eropa.

Mereka menganalisis jalannya pertandingan untuk mengidentifikasi perkembangan taktik, tren permainan, serta aspek teknis yang menjadi perhatian dalam sepak bola modern.

Slot akan bergabung dengan sejumlah nama berpengalaman, termasuk Thomas Frank, Gareth Southgate, Roberto Martinez, dan Zlatko Zahovic. Dua mantan manajer Liverpool, Rafa Benitez dan Roy Hodgson, juga menjadi bagian dari kelompok tersebut.

Peran ini memberikan kesempatan bagi Slot untuk tetap berkecimpung di dunia sepak bola meski belum kembali menangani klub. Pengalamannya memimpin Liverpool dan meraih gelar Premier League menjadi bekal berharga dalam menganalisis permainan di level tertinggi.

Dipecat Setelah Gagal Pertahankan Gelar Liverpool

Slot menjalani musim debut yang sukses bersama Liverpool dengan mengantarkan klub meraih gelar liga ke-20 sepanjang sejarahnya. Namun, musim berikutnya berjalan jauh lebih sulit bagi The Reds.

Liverpool hanya mengumpulkan 60 poin dan mengakhiri Premier League di peringkat kelima, tertinggal 25 poin dari Arsenal yang menjadi juara. Hasil tersebut terasa mengecewakan setelah klub menggelontorkan dana sekitar 450 juta poundsterling pada bursa transfer musim panas sebelumnya.

Penurunan performa dan pendekatan permainan yang dianggap kurang agresif membuat Slot mendapat tekanan besar. Sebagian suporter bahkan melontarkan kritik dan mencemoohnya ketika Liverpool kesulitan memenuhi ekspektasi.

Manajemen klub kemudian memutuskan mengakhiri masa jabatan Slot pada 30 Mei 2026. Liverpool selanjutnya menunjuk Andoni Iraola, yang dinilai lebih sesuai dengan pendekatan permainan menyerang dan agresif yang diinginkan klub.

Sumber: Liverpool Echo

Video Populer

Foto Populer