Bruno Fernandes Jadi Sasaran Kritik, Ander Herrera: Dia Memikul Sejarah MU di Pundaknya

Bruno Fernandes layak mendapatkan rasa hormat setelah "memikul sejarah MU di pundaknya".

Bola.com, Jakarta - Ander Herrera meminta para pengkritik Bruno Fernandes menghargai kontribusi kapten Manchester United itu.

Menurutnya, Fernandes telah memikul tanggung jawab besar selama beberapa musim terakhir, termasuk ketika tim melewati masa sulit.

Fernandes menjadi sasaran kritik setelah MU hanya meraih dua kemenangan dalam sembilan pertandingan pertama musim ini di semua kompetisi.

Performa gelandang asal Portugal itu juga dinilai belum maksimal.

Berbicara dalam siniar "Rio Ferdinand Presents", Herrera menyebut Fernandes sebagai pemimpin yang berkali-kali membantu MU melewati situasi sulit.

Ia menilai sang kapten layak mendapat apresiasi karena tetap bertahan dan mengambil tanggung jawab ketika tim menghadapi tekanan.

"Dia membawa sejarah Manchester United di pundaknya. Dalam masa-masa sulit, dia selalu berani meminta bola, mencetak gol, memberikan assist, dan berbicara kepada media setelah kekalahan," kata Herrera, dikutip dari Mirror.

"Bagaimana mungkin Bruno dianggap sebagai masalah? Berkali-kali dia justru menjadi solusi," imbuhnya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Dukung Carrick

Herrera juga memberikan dukungan kepada Michael Carrick yang sedang mendapat tekanan setelah MU melewati enam pertandingan tanpa kemenangan.

Ia meminta publik memberikan waktu kepada sang pelatih untuk membangun tim di tengah persaingan Premier League yang makin ketat.

Mantan gelandang MU itu yakin Carrick mampu membawa klub kembali meraih trofi.

"Saya ingin dia menjadi sosok yang tepat, dan saya juga percaya dia bisa membawa trofi ke klub. Saya tidak tahu apakah dia akan menjuarai Premier League dalam dua atau tiga tahun, tetapi dia akan berada dalam persaingan," ujarnya.

Herrera Mengenang Masa di MU

Herrera memperkuat MU selama lima tahun dan meraih empat trofi, termasuk Piala FA.

Namun, ia akhirnya meninggalkan Old Trafford dan bergabung dengan Paris Saint Germain setelah kecewa dengan cara klub menangani kontraknya.

Herrera mengaku ingin bertahan setelah meraih penghargaan Pemain Terbaik klub pada musim ketiganya.

Ia bahkan bersedia menerima tawaran apa pun, tetapi manajemen justru mengirim surat pemberitahuan perpanjangan kontrak otomatis selama 12 bulan tanpa menghubunginya secara langsung.

"Mereka bahkan tidak menelepon untuk mengatakan ingin saya bertahan. Mereka hanya mengirim surat. Ketika menerimanya, saya merasa semuanya sudah selesai. Hati saya sudah sedikit terluka," kenang Herrera.

 

Sumber: Mirror

Persaingan Terkini

Video Populer

Foto Populer