Desakan Glazers Out, Stadion Baru dan Nasib Man City Bisa Pengaruhi Masa Depan MU

Legenda Manchester United, Gary Neville, mendesak keluarga Glazer segera menjual klub berjuluk Setan Merah tersebut.

Bola.com, Jakarta - Legenda Manchester United, Gary Neville, mendesak keluarga Glazer segera menjual klub berjuluk Setan Merah tersebut. Menurutnya, perubahan kepemilikan menjadi hal yang perlu dilakukan di tengah performa tim yang terus mengecewakan.

Tekanan terhadap Manchester United semakin meningkat setelah mereka kembali kesulitan meraih kemenangan. Setan Merah terakhir kali menang pada September 2026 ketika mengalahkan Sabah FK dengan skor 4-0. Setelah itu, performa tim asuhan Michael Carrick menjadi sorotan.

Manchester United kini berada di posisi ke-16 klasemen dengan koleksi tujuh poin dari delapan pertandingan. Mereka juga sudah kebobolan 13 gol. Situasi tersebut membuat masa depan Carrick mulai dipertanyakan, meski sejumlah suporter menilai pergantian pelatih saja tidak akan menyelesaikan persoalan klub.

Berbicara dalam acara The Overlap, Neville menilai keluarga Glazer harus bertanggung jawab atas kondisi Manchester United. Ia juga mengkritik keputusan pemilik klub yang menyerahkan pengelolaan sektor sepak bola kepada INEOS, tetapi dinilai belum mampu membawa perubahan berarti.

“Glazer harus menjual klub. Mereka harus menjualnya sekarang. Waktunya sudah tiba,” ujar Neville.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 Skenario MU Dijual

Menurut laporan ESPN, terdapat dua skenario yang berpotensi membuat keluarga Glazer bersedia melepas kepemilikan Manchester United.

1. Pembangunan Stadion Baru Old Trafford Rampung

Skenario pertama berkaitan dengan pembangunan stadion baru Manchester United. Keluarga Glazer disebut berpotensi mempertimbangkan penjualan klub setelah proyek tersebut selesai.

Pembangunan stadion baru menjadi bagian dari rencana pengembangan infrastruktur Manchester United. Penyelesaian proyek itu dapat menjadi salah satu titik penting bagi keluarga Glazer dalam mempertimbangkan masa depan kepemilikan klub.

2. Manchester City Terdegradasi dari Premier League

Skenario kedua berkaitan dengan kasus dugaan pelanggaran aturan finansial yang melibatkan Manchester City. Menurut laporan tersebut, keluarga Glazer juga berpotensi mempertimbangkan penjualan Manchester United jika rival sekota mereka itu dikeluarkan dari Premier League melalui sanksi degradasi.

Manchester City menghadapi berbagai tuduhan terkait aturan keuangan liga. Jika pelanggaran yang relevan terbukti dan sanksi berat dijatuhkan, klub tersebut berpotensi menerima hukuman pengurangan poin dalam jumlah besar hingga degradasi, bergantung pada keputusan resmi.

Meski demikian, kedua skenario tersebut belum menjadi kepastian bahwa keluarga Glazer akan menjual Manchester United. Laporan yang sama menyebut belum ada indikasi penjualan bakal dilakukan dalam waktu dekat, salah satunya karena minimnya minat pasar.

 

Kritik Kebijakan

Mantan bek Manchester United itu turut mengkritik kebijakan pembagian dividen kepada keluarga Glazer pada tahun-tahun sebelumnya. Ia menegaskan bahwa pemilik klub harus mengambil tanggung jawab penuh, bukan sekadar menyerahkan pengelolaan sepak bola kepada pihak lain.

“Sudah cukup. Mereka harus menjual seluruh klub,” tegas Neville.

Desakan Neville menambah panjang daftar kritik terhadap keluarga Glazer yang telah menjadi sasaran protes suporter sejak mengambil alih Manchester United pada 2005. Di tengah performa tim yang belum stabil, persoalan kepemilikan, utang, dan investasi infrastruktur kembali menjadi perbincangan utama di Old Trafford.

Sumber: The Overlap via Tribal Football, ESPN

Video Populer

Foto Populer