Sukses


MotoGP 2024: Satu Hal yang Bikin Francesco Bagnaia Kurang Puas dengan Motor GP24

Bola.com, Jakarta - Francesco Bagnaia masih memiliki satu hal yang mengganjal meski memuncaki timesheet pada tes pramusim MotoGP 2024 di Qatar, Senin (19/2/2024) malam waktu setempat.

Pembalap pabrikan Ducati itu menandai putaran awal musim baru dengan menjadi yang tercepat pada tes dua hari pertama, di depan rival perebutan gelar MotoGP tahun lalu Jorge Martin.

Mereka berdua sedang menyesuaikan diri dengan Ducati 2024 yang menyertakan fairing yang perlu waktu agar Bagnaia dan Martin terbiasa.

"Senang, secara keseluruhan," kata Bagnaia setelah Senin di Qatar.

"Kami berhasil melakukan pekerjaan dengan sangat baik dalam segala hal. Senang juga karena saya mencatat waktu putaran yang sama seperti tahun lalu di kualifikasi tanpa memasang ban lunak. Yang pasti, lintasan di penghujung hari itu cukup cepat."

"Kami telah meningkatkan level performa motor kami."

--

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 3 halaman

Masih Mengganjal

Namun itu bukanlah hari yang sempurna bagi Bagnaia. Disinggung soal ciri-ciri GP24 yang digelutinya, Bagnaia menyampaikan update perkembangannya.

“Jadi, saya pikir kami masih memiliki keraguan di beberapa area, namun kami punya waktu (pada Selasa) untuk bekerja,” akunya.

“Cukup stabil. Tapi, ketika Anda mencobanya dengan rem, keadaannya menjadi lebih buruk. Jika kami bisa menyesuaikan pengaturannya dengan hal itu, maka 100% kami akan melakukannya."

“Dalam hal ini, kami akan memutuskannya sebelum putaran pertama.”

3 dari 3 halaman

Gearbox Bermasalah?

Lap terbaik Bagnaia pada hari Senin, 1 menit 52,040 detik, hanya terpaut sepersepuluh dari rekor pole resmi.

Dia bersikeras bahwa dia tidak dapat memperhatikan pebalap Pramac Martin, yang menjadi yang tercepat kedua pada hari Senin dan kemungkinan akan menjadi penantang kejuaraan lagi pada tahun 2024.

“Sulit dalam tes untuk memahami berapa lap yang dilakukan pembalap di depan dengan bannya,” kata Bagnaia.

“Penting bagi saya untuk memahami gearbox karena saya melakukannya sepanjang hari tanpa slipstream. Saya beruntung bisa mengikuti Jorge jadi kami mencoba melihat apakah gearbox kami baik-baik saja."

“Menurut saya, dalam ujian, tidak ada gunanya mengikuti seseorang.”

Sumber: Crash

Sepak Bola Indonesia

Video Populer

Foto Populer