Marc Marquez Terlalu Kuat, Jorge Martin: Bahkan di Hari Terbaik Saya, Mustahil Mengalahkannya

Jorge Martin akui Marc Marquez mustahil dikalahkan di MotoGP Jepang 2026.

Bola.com, Jakarta - Jorge Martin mengakui Marc Marquez terlalu kuat untuk dikalahkan pada MotoGP Jepang 2026.

Bahkan ketika merasa sedang menjalani satu di antara penampilan terbaiknya, Martin menilai tidak mungkin menaklukkan pembalap Ducati berusia 33 tahun itu.

Martin sebenarnya mampu memberikan perlawanan setelah Aprilia tampil jauh lebih kompetitif di Motegi dibandingkan tahun lalu. Pembalap Spanyol itu memulai balapan dari pole position dan memimpin pada lap-lap awal.

Namun, Martin tidak mampu mempertahankan keunggulan ketika Marquez menyalipnya di Tikungan 9 sebelum balapan mencapai separuh jarak.

Martin berusaha mengikuti laju rivalnya, tetapi perlahan tertinggal dan finis kedua dengan selisih 1,363 detik.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Terpaut Dua Poin

Kemenangan di Motegi menjadi kemenangan keenam Marquez dalam sembilan seri terakhir sekaligus kemenangan ganda kelimanya. Hasil itu membuat Marquez kini hanya terpaut dua poin dari Martin dalam persaingan gelar juara dunia.

"Sepanjang akhir pekan, dia memiliki sesuatu yang tidak saya miliki," kata Martin kepada TNT Sport, dilansir Motorsport.

"Melawan Marc, Anda tidak boleh melakukan kesalahan, baik dalam berkendara maupun mengatur balapan. Dia lebih kuat."

"Saya sudah melakukan yang terbaik dan berusaha terus menekan hingga akhir. Ritmenya sangat cepat, tetapi bahkan pada salah satu hari terbaik saya, mustahil mengalahkannya," ungkap Martin.

 

Coba Menekan hingga Akhir

Martin juga mengungkapkan dirinya sempat harus mengatur ritme karena konsumsi bahan bakar. Kondisi itu memberi Marquez kesempatan untuk mengambil alih posisi terdepan.

"Saya mengalami beberapa masalah dengan konsumsi bahan bakar sehingga harus sedikit mengatur ritme. Pada saat itu, dia mendapatkan keuntungan," ujar Martin.

"Saya sudah melakukan yang terbaik. Saya mencoba terus menekan hingga akhir, berharap dia melakukan kesalahan dan bisa memperkecil jarak, tetapi itu benar-benar sangat sulit," aku juara dunia musim 2024 itu.

 

Sisi Positif

Kendati gagal menang, Martin tetap melihat sisi positif dari performa Aprilia di Motegi. Ia menyebut timnya akhirnya meraih podium di lintasan yang sebelumnya sulit bagi Aprilia.

"Di sirkuit yang sebelumnya menjadi tempat Aprilia kesulitan, akhirnya kami mendapatkan podium pertama dan rekor lap. Saya merasa siap menghadapi apa yang akan datang," katanya.

"Saya merasa akan sangat sulit mengalahkannya, tetapi saya merasa terhormat bisa bersaing dengan Marc pada tahap kejuaraan seperti sekarang," imbuh Martin.

 

Sumber: Motorsport

Video Populer

Foto Populer