Bos Ducati Sebut Marc Marquez Pembalap Terpenting Sepanjang Masa, Gelar MotoGP 2026 di Depan Mata

Kemenangan di Sepang membuat Marquez unggul 44 poin dan berpeluang mengunci gelar di Qatar.

Bola.com, Jakarta - Marc Marquez semakin dekat dengan gelar juara dunia MotoGP 2026 setelah memenangi Grand Prix Malaysia di Sirkuit Sepang, Minggu (1/11/2026).

Hasil itu memperlebar keunggulannya di klasemen menjadi 44 poin dan membuka kesempatan untuk memastikan gelar pada seri Qatar.

Penampilan Marquez di Sepang juga mendapat pujian dari manajer tim Ducati, Davide Tardozzi. Ia menyebut Marquez sebagai salah satu pembalap terpenting dalam sejarah Ducati dan menyoroti pengaruhnya terhadap kepercayaan diri tim.

Marquez merebut posisi terdepan dari sang adik, Alex Marquez, sejak awal balapan. Setelah mendapat tekanan di tikungan awal, ia mampu mengendalikan lomba dan finis lebih dari empat detik di depan Pedro Acosta.

Ini menjadi kemenangan ketujuh Marquez musim ini. Dengan tiga seri tersisa, pembalap asal Spanyol itu berpeluang meraih gelar kelas premier kedelapan dalam kariernya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Marc Marquez Tampil Cerdas

Tardozzi menilai Marquez tampil cerdas sejak awal balapan di Sepang. Ia juga memuji kemampuan sang pembalap dalam mengelola ban belakang, yang membantunya menjaga kecepatan hingga finis.

"Saya pikir Marc menjalani balapan yang luar biasa. Dia sangat cerdas sejak awal. Dia tampil cepat sekaligus mampu mengelola kondisi ban belakang dengan sangat sempurna," kata Tardozzi. 

"Kami melihat Marco Bezzecchi pada akhirnya mengalami beberapa masalah."

“Kami benar-benar bisa mengatakan Marc adalah salah satu pembalap terpenting yang pernah ada,” ujar Tardozzi, dikutip dari Crash.net, Minggu (1/11/2026).

Menurut Tardozzi, kontribusi Marquez tidak hanya terlihat dari hasil di lintasan. Kepercayaan Marquez kepada tim dan kemampuannya mendorong para kru Ducati untuk yakin pada peluang mereka turut menjadi bagian penting dari hubungan tersebut.

"Kami memahami karakter Marc, tahu bagaimana pola pikirnya, bagaimana dia menaruh kepercayaan, serta mendorong kami sebagai tim untuk percaya pada kemampuan yang kami miliki," tutur Tardozzi. 

"Dia adalah orang pertama yang melakukannya, kemudian Gigi Dall’Igna dan para insinyur juga melakukan hal yang sama. Menurut saya, itulah hal terpenting, yakni seberapa dekat hubungan antara pembalap dan tim."

Peluang Juara MotoGP 2026 Terbuka

Marquez menuju seri Qatar dengan keunggulan 44 poin atas Jorge Martin. Pembalap Aprilia itu tidak menyelesaikan MotoGP Malaysia setelah mengalami patah tulang pergelangan tangan dalam balapan di Phillip Island.

Marquez berpeluang mengunci gelar di Qatar. Untuk memastikan titel, ia perlu mengakhiri akhir pekan balapan dengan keunggulan setidaknya 74 poin di klasemen.

Marco Bezzecchi, salah satu pesaing dalam perebutan gelar, finis kelima di Sepang dan kini tertinggal 67 poin dari Marquez. Hasil tersebut membuat peluang Marquez semakin terbuka, meski kepastian gelar tetap bergantung pada hasil di Qatar.

Marquez menegaskan tidak akan mengubah pendekatannya menjelang seri penentuan. Ia ingin tetap fokus dan terus mendorong performa hingga musim berakhir.

“Saya sangat berkonsentrasi sepanjang akhir pekan. Kami menjalani balapan yang sempurna. Namun, mentalitas saya tidak boleh berubah, tetap fokus dan terus mendorong diri,” ujar Marquez, dilansir dari Crash.net, Minggu (1/11/2026).

Sumber: Crash.net

 

Video Populer

Foto Populer