Bola.com, Jakarta - Sejumlah ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru kembali menjadi perhatian publik.
Alih-alih dipandang sebagai pembaruan atas hukum pidana warisan kolonial Belanda, sejumlah pasal justru dinilai membawa ancaman pidana yang lebih berat dan membuka peluang kriminalisasi warga negara.
Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) menilai satu di antara persoalan utama terletak pada pengaturan kebebasan berpendapat di ruang publik.
Ketua Umum YLBHI, Muhammad Isnur, menjelaskan selama ini aksi unjuk rasa diatur melalui Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998.
Dalam aturan tersebut, sanksi tidak diarahkan kepada peserta aksi dalam bentuk pidana.
Konsekuensinya sebatas pembubaran kegiatan jika tidak memenuhi syarat, sementara ancaman pidana justru ditujukan kepada pihak yang menghalangi jalannya demonstrasi.
Kabar baik datang dari cabang angkat besi Indonesia jelang Olimpiade Los Angeles 2028. Dua lifter andalan, Rizki Juniansyah dan Rahmat Erwin Abdullah, dipastikan akan tampil di nomor berbeda. Keputusan ini diharapkan membuka peluang dua medali emas u...
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Norma Baru
Ketentuan itu berubah dalam KUHP baru. Melalui Pasal 256, kegiatan unjuk rasa, pawai, atau demonstrasi yang dilakukan tanpa pemberitahuan dapat berujung pidana penjara hingga enam bulan.
"Jadi, KUHP baru ini menimbulkan norma baru di mana orang yang mengekspresikan pendapatnya bisa dipidana," kata Isnur dalam keterangannya, Senin (5-1-2026).
Sorotan serupa juga diarahkan pada Pasal 510 dan 511 yang mengatur arak-arakan serta aktivitas di jalan umum.
Dalam KUHP lama peninggalan kolonial, pelanggaran terkait kegiatan tersebut hanya diancam denda ratusan rupiah atau kurungan singkat selama beberapa hari.
Namun, dalam KUHP baru, ancamannya meningkat signifikan hingga pidana penjara selama enam bulan. Menurut Isnur, situasi ini terasa kontras dengan kondisi demokrasi saat ini.
"Di tengah situasi demokrasi yang sedang rusak, pasal ini seolah menghidupkan kembali pasal kolonial yang lama. Ancaman pidananya pun mencapai enam bulan," ucapnya.
Aspek Keseharian
Selain itu, YLBHI menyoroti perubahan pada pasal makar. Jika dalam KUHP lama ancaman maksimalnya adalah penjara seumur hidup, KUHP baru menambahkan alternatif hukuman yang lebih berat.
"Jika bicara soal tuduhan makar, pada KUHP lama (kolonial) ancamannya adalah penjara seumur hidup. Namun, sekarang, ada tambahannya berupa pidana mati," ujar Isnur.
Pengetatan aturan tidak hanya menyentuh ranah politik, tetapi juga aspek keseharian.
Isnur mencontohkan pengaturan terkait hewan. Pada KUHP lama, pelanggaran akibat kelalaian atau gangguan terhadap hewan hanya diancam kurungan beberapa hari.
Dalam KUHP baru, perbuatan serupa dapat dikenai pidana penjara hingga enam bulan.
"Padahal klaimnya KUHP ini ingin lebih menjamin perlindungan Hak Asasi Manusia, tapi kenyataannya ancamannya lebih mengerikan," ucapnya.
Aturan mengenai interaksi dengan narapidana juga mengalami peningkatan ancaman pidana. Jika sebelumnya memberi atau menerima barang dari narapidana tanpa izin hanya dikenai kurungan enam hari, kini ancamannya berubah menjadi penjara enam bulan.
"Ini lebih lama dibandingkan KUHP kolonial," tandas Isnur.
Sumber: merdeka.com
bola:strip_icc()/kly-media-production/avatars/337821/original/058832000_1460136394-Anugraheni_Prasetyaningjati.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4612825/original/014284200_1697463859-still-life-with-scales-justice_1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4391105/original/011300200_1681216827-tingey-injury-law-firm-veNb0DDegzE-unsplash_1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5412362/original/085156000_1763089671-500x656_-_Timnas_Indonesia__2_.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5464762/original/008146900_1767715008-vie.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5460758/original/071592100_1767283287-000_1HJ13D.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5091359/original/073128100_1736672071-Screenshot_2025-01-12_155313.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5461740/original/090215100_1767436894-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5429073/original/001791400_1764572941-John_Herdman.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5460544/original/012952900_1767257018-063_1498828068.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5340200/original/078462000_1757154201-20250904AA_Timnas_Indonessia_Vs_China_Taipei-004.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5461719/original/099491300_1767433319-WhatsApp_Image_2026-01-03_at_15.59.48__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5461718/original/089739600_1767433302-WhatsApp_Image_2026-01-03_at_15.59.48.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5241618/original/oud_of_this_group_of_goalkeepers._They_are_pushing_each_other_to_a_higher_lever_every_day__Ready_for_the_upcoming_games_____Saya_bangga_dengan_kelompok_penjaga_gawang_ini._Mereka_saling_mendorong_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5460545/original/051726600_1767257018-000_32WF7MJ.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5464341/original/085335900_1767686119-minyak_venezuela.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5462357/original/078571700_1767566430-trump.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5456748/original/027442500_1766937956-kalender.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5464762/original/008146900_1767715008-vie.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5460758/original/071592100_1767283287-000_1HJ13D.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5091359/original/073128100_1736672071-Screenshot_2025-01-12_155313.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5461740/original/090215100_1767436894-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5429073/original/001791400_1764572941-John_Herdman.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5460544/original/012952900_1767257018-063_1498828068.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3151457/original/090570000_1591975260-Rossi_dan_Marquez.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5393845/original/026693900_1761616852-betting.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3359000/original/089399800_1611581611-Chelsea_-_Roman_Abramovich.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5230723/original/055162000_1748008675-UEFA.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5448133/original/086619200_1766005840-rayan-cherki-manchester-city-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3598595/original/061120000_1633934553-000_98V74Q.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5464723/original/094768200_1767702371-IMG-20260106-WA0039.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5464625/original/068414300_1767696847-1000321248.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5464743/original/041336700_1767706909-imgi_34_565504321_18329510038231436_7535929383593612860_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5399822/original/035965200_1762010782-Dewa_United_vs_Shan_United-25.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5463500/original/060974800_1767619666-ezra_w.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5427332/original/037542200_1764379619-Persija_vs_PSIM-52.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5083118/original/020267900_1736237221-20250107-Diskon_Tarif_Lstrik-HER_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/5216547/original/087226100_1746977085-voli-e3f228.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5214047/original/099114000_1746709930-Grand_Final_PROLIGA_PLN.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5201761/original/052430600_1745832872-WhatsApp_Image_2025-04-28_at_15.06.14.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5084947/original/041382900_1736372756-logo_proliga.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4890375/original/005197100_1720795966-Electric.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4991090/original/087593900_1730734556-Ruben_Omarim_Pelatih_Man_United.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5448204/original/090616600_1766022345-messi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5406878/original/062536700_1762622277-AP25312526282030.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5287943/original/081712300_1752847208-amorim.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5356498/original/043928700_1758449346-AP25263596563987.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2988184/original/039832400_1575602629-20191206-Kalah-dari-Liverpool_-Everton-Pecat-Pelatih-Marco-Silva-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5463553/original/094826900_1767661100-AP26005680161829.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5462408/original/040836500_1767577893-Enzo_Fernandez_Manchester_City_vs_Chelsea-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5463581/original/004253500_1767663525-000_89PP82T.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5462111/original/075427300_1767506152-20260104AA_Persija_vs_Persijap-15.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5458939/original/057512900_1767142292-MU_vs_Wolves__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5464766/original/023928000_1767721289-Gelembung_gas_bermunculan_usai_banjir_di_Aceh_surut.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5464765/original/006769700_1767718332-Kebiasaan_warga_bakar_sampah_picu_kebakaran_hebat_di_Jakut.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5464763/original/029949000_1767716100-Polisi_gagalkan_pengiriman_65_amunisi_dari_Makassar_ke_Semarang.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5464757/original/088337700_1767712880-Sumur_minyak_di_Blora_terbakar.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5464755/original/055406700_1767711700-IMG_6304.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5464754/original/012987500_1767710663-Puncak_Gunung_Gede.png)